Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkes Budi Ungkap BPJS Kesehatan Rugi Lagi, Bakal Positif Kalau Iuran Naik

Menkes Budi Ungkap BPJS Kesehatan Rugi Lagi, Bakal Positif Kalau Iuran Naik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang kembali mencatat defisit. Menurutnya, lembaga jaminan sosial ini hanya bisa mencatatkan hasil keuangan positif jika iuran peserta dinaikkan. Budi menjelaskan, beban klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kerap lebih tinggi dibanding pendapatan iuran yang diterima BPJS Kesehatan. Kondisi surplus hanya terjadi pada periode ketika iuran mengalami penyesuaian.

“BPJS Kesehatan itu tidak pernah benar-benar sustainable. Biasanya positif hanya setelah iurannya dinaikkan,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kamis (13/11/2025).

Ia mencontohkan, BPJS sempat mencatat surplus di tahun 2016 setelah kenaikan iuran, serta di periode 2020–2022. Namun, pada 2023 hingga 2025, beban kembali melampaui pendapatan.

Data Keuangan BPJS Kesehatan

  • 2019: Pendapatan Rp111,8 triliun – Beban Rp108,5 triliun
  • 2020: Pendapatan Rp139,9 triliun – Beban Rp95,5 triliun
  • 2022: Pendapatan Rp144 triliun – Beban Rp113,5 triliun
  • 2023: Pendapatan Rp151,7 triliun – Beban Rp158,7 triliun
  • 2025: Pendapatan Rp129,9 triliun – Beban Rp139,4 triliun

“Secara politis memang sensitif, tapi penyesuaian iuran ini penting agar BPJS tetap berkelanjutan dan bisa memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” tambah Budi.

Sementara itu, Menko PMK Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan akan dimulai pada akhir 2025. Peserta yang memiliki utang iuran diminta untuk melakukan registrasi ulang agar status kepesertaannya kembali aktif.

“Pemutihan utang peserta BPJS akan dilakukan melalui registrasi ulang. Setelah itu, tanggungan akan diambil alih oleh BPJS Kesehatan,” jelas Muhaimin.

Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan meningkatkan jumlah peserta aktif di tahun mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

    Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (8/4/2026). Penguatan itu didorong pelemahan dolar global usai kabar gencatan senjata Iran. Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah pagi ini menguat 120 poin atau 0,70 persen menjadi Rp16.985 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.105 per dolar AS.  Sementara […]

  • Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Dihapus, Ini Biaya yang Tetap Wajib Dibayar

    Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Dihapus, Ini Biaya yang Tetap Wajib Dibayar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menghapus bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) II untuk kendaraan bekas. Kebijakan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin membeli mobil atau motor bekas. Dengan aturan baru ini, biaya balik nama kendaraan bekas tidak lagi dikenakan tarif tambahan seperti sebelumnya. […]

  • Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025). “Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp […]

  • Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

    Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan kenaikan harga minyak dunia berpotensi menambah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lonjakan harga energi dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Menurut Juda, setiap kenaikan harga minyak mentah acuan Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sebesar satu […]

  • Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Legenda Manchester United, David Beckham mungkin menjadi salah satu individu yang terlibat dalam upaya akuisisi sebagian saham klub Setan Merah dari keluarga Glazer. Dalam laporan yang diturunkan oleh The Sun, disebutkan bahwa mantan pesepak bola berusia 50 tahun ini sedang didekati oleh sekelompok miliarder dari Uni Emirat Arab untuk bergabung dalam konsorsium mereka. […]

  • Minat Beli Emas di Jambi Tetap Tinggi, Gelang ‘Charm’ Ringan Jadi Tren yang Digandrungi

    Minat Beli Emas di Jambi Tetap Tinggi, Gelang ‘Charm’ Ringan Jadi Tren yang Digandrungi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meski mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu, antusiasme masyarakat Jambi untuk berinvestasi dan membeli perhiasan emas rupanya tidak luluh. Menurut Andra, Pemilik Toko Emas Sumatera Kota Jambi, hingga saat ini, pasar emas di Jambi terpantau masih sangat diminati dan ramai diburu Toko Emas Sumatera Kota Jambi, Andra Menurutnya, […]

expand_less