Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menkes Budi Ungkap BPJS Kesehatan Rugi Lagi, Bakal Positif Kalau Iuran Naik

Menkes Budi Ungkap BPJS Kesehatan Rugi Lagi, Bakal Positif Kalau Iuran Naik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang kembali mencatat defisit. Menurutnya, lembaga jaminan sosial ini hanya bisa mencatatkan hasil keuangan positif jika iuran peserta dinaikkan. Budi menjelaskan, beban klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kerap lebih tinggi dibanding pendapatan iuran yang diterima BPJS Kesehatan. Kondisi surplus hanya terjadi pada periode ketika iuran mengalami penyesuaian.

“BPJS Kesehatan itu tidak pernah benar-benar sustainable. Biasanya positif hanya setelah iurannya dinaikkan,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kamis (13/11/2025).

Ia mencontohkan, BPJS sempat mencatat surplus di tahun 2016 setelah kenaikan iuran, serta di periode 2020–2022. Namun, pada 2023 hingga 2025, beban kembali melampaui pendapatan.

Data Keuangan BPJS Kesehatan

  • 2019: Pendapatan Rp111,8 triliun – Beban Rp108,5 triliun
  • 2020: Pendapatan Rp139,9 triliun – Beban Rp95,5 triliun
  • 2022: Pendapatan Rp144 triliun – Beban Rp113,5 triliun
  • 2023: Pendapatan Rp151,7 triliun – Beban Rp158,7 triliun
  • 2025: Pendapatan Rp129,9 triliun – Beban Rp139,4 triliun

“Secara politis memang sensitif, tapi penyesuaian iuran ini penting agar BPJS tetap berkelanjutan dan bisa memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” tambah Budi.

Sementara itu, Menko PMK Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan akan dimulai pada akhir 2025. Peserta yang memiliki utang iuran diminta untuk melakukan registrasi ulang agar status kepesertaannya kembali aktif.

“Pemutihan utang peserta BPJS akan dilakukan melalui registrasi ulang. Setelah itu, tanggungan akan diambil alih oleh BPJS Kesehatan,” jelas Muhaimin.

Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan meningkatkan jumlah peserta aktif di tahun mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidaksinkronan data impor antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian yang memicu kelebihan alokasi impor baja dan produk turunannya. Selisih realisasi impor itu diperkirakan mencapai 83,6 ribu metrik ton dengan nilai sekitar Rp895 miliar. Laporan tersebut berasal dari pemeriksaan perizinan impor periode 2023 hingga semester I tahun 2024. BPK […]

  • Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN

    Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperkuat perlindungan jaminan kesehatan bagi pengemudi mitra Gojek dengan kolaborasi pada Program JKN, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Kerja sama ini ditujukan untuk memastikan pekerja transportasi online memperoleh akses perlindungan kesehatan yang […]

  • Pertumbuhan Industri Digital Dorong Kebutuhan Data Center di Indonesia

    Pertumbuhan Industri Digital Dorong Kebutuhan Data Center di Indonesia

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan industri digital Indonesia terus meningkat seiring kemajuan teknologi artificial intelligence (AI). Berdasarkan proyeksi Bank Dunia, permintaan atas pusat data (data center) di Indonesia diperkirakan meningkat sebesar 16,8 persen per tahun hingga 2029, setara dengan kapasitas 1,41 gigawatt (GW). Namun, peningkatan kebutuhan tersebut juga diikuti oleh lonjakan konsumsi energi listrik yang cukup besar. […]

  • Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan siap mengundurkan diri jika terbukti berbohong terkait informasi dana Rp 4,1 triliun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang disebut masih mengendap di bank. Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam perjalanan menuju Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Momen […]

  • Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal, khususnya untuk kategori makanan dan minuman. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait perjanjian dagang antara Indonesia dan AS. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa tidak […]

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

expand_less