Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

  • account_circle -
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Toyota memutuskan menghentikan penjualan Toyota Fortuner di Australia. Penyebabnya karena performa penjualan Fortuner di pasar Australia tidak sebaik model Toyota lain.

Fortuner pertama kali meluncur di Australia pada 2015. Selama satu dekade, SUV ini dikenal sebagai salah satu model Toyota dengan penjualan paling lambat di negara tersebut.

Vice President Sales and Marketing Toyota Australia, Sean Hanley, mengatakan keputusan ini diambil karena adanya perubahan selera konsumen terhadap SUV tangguh di Australia.

“Fortuner telah menjadi produk yang bagus bagi kami selama bertahun-tahun dan memiliki basis pelanggan yang kecil namun antusias. Tapi dengan perubahan preferensi konsumen di Australia, kami memutuskan untuk menghentikan Fortuner,” kata Hanley, dikutip dari CarExpert, Rabu (12/11/2025).

Fortuner akan resmi keluar dari showroom Australia pada pertengahan 2026. Meski demikian, banyak konsumen yang sudah lebih dulu beralih ke model Toyota lain yang lebih sesuai kebutuhan.

“Sebagian besar pelanggan kini kembali ke Hilux, atau beralih ke SUV seperti Land Cruiser Prado dan Land Cruiser 300 Series,” ujar Hanley.

Berdasarkan data penjualan periode Januari hingga Oktober 2025, Fortuner terjual 2.928 unit. Angka tersebut jauh di bawah pesaing utamanya, Ford Everest dengan 21.915 unit dan Isuzu MU-X dengan 12.499 unit.

Saat pertama kali diluncurkan, Fortuner dijual mulai 47.990 dolar Australia atau sekitar Rp 500 jutaan. Mobil ini diposisikan sebagai alternatif diesel dari Toyota Kluger yang saat itu masih bermesin bensin, dan kini sudah bertransformasi menjadi SUV hybrid sepenuhnya.

Di pasar Australia, Fortuner dijual lebih murah dari Ford Everest yang juga lahir pada 2015 dengan harga mulai 54.990 dolar Australia atau sekitar sekitar Rp 571,9 juta dengan nilai tukar saat ini.

Namun Everest disebut menempati segmen yang lebih premium karena dibangun dari rangka Ford Ranger dan ditujukan menantang Toyota Land Cruiser Prado. Rata-rata penjualan Fortuner sejak 2016 hingga 2024 hanya sekitar 3.400 unit per tahun.

Bantah Gagal Meski performa Fortuner tidak begitu moncer, Toyota tidak menganggap keberadaannya di Australia sebagai kegagalan.

“Setiap produk yang kami hadirkan punya peran. Fortuner punya perannya sendiri, dan kami tahu sejak awal bahwa mobil ini tidak akan menjadi Toyota terlaris,” ujar Hanley.

“Fortuner sudah berhasil menjalankan fungsinya sesuai harapan. Namun dengan perluasan lini HiLux dan penyederhanaan produk, keputusan ini menjadi langkah bisnis yang wajar bagi kami,” katanya.(*)

 

  • Penulis: -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cat Chrome Buat Mobil Tampil Menyala, Segini Biayanya

    Cat Chrome Buat Mobil Tampil Menyala, Segini Biayanya

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia modifikasi otomotif kembali kedatangan tren baru yang menyedot perhatian para pecintanya. Selama ini tampilan chrome pada bodi mobil identik dengan pelapisan stiker. kini ada terobosan baru yaitu chrome lewat proses pengecatan asli. Bukan lagi ditempel. Mengutip Kompas, inovasi tersebut datang dari cat spider. Merek cat lokal yang diklaim sebagai produk pertama di […]

  • Amazon Salip Walmart, Jadi Perusahaan dengan Penjualan Terbesar Dunia 2025

    Amazon Salip Walmart, Jadi Perusahaan dengan Penjualan Terbesar Dunia 2025

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Amazon resmi menggeser Walmart sebagai perusahaan dengan penjualan terbesar di dunia pada 2025. Capaian ini mengakhiri dominasi Walmart yang telah bertahan selama 13 tahun di posisi teratas. Berdasarkan laporan kinerja tahunan, Amazon membukukan penjualan sebesar USD 717 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Walmart yang mencatatkan penjualan USD 713 miliar […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai siap menjadi salah satu pusat suplai energi baru dan terbarukan (EBT) nasional untuk mendukung agenda Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi. Pakar energi Prof. Fredrik L. Benu mengungkapkan bahwa NTT memiliki dua sumber energi strategis yang berpotensi besar menopang bauran energi nasional, yaitu biomassa serta energi […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Jambi pada Kamis, 13 November 2025, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa kabupaten dan kota. Suhu udara rata-rata berada pada kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 98 persen. Berdasarkan data prakiraan cuaca harian BMKG, berikut […]

  • Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara terkait sengketa lahan antara Jusuf Kalla (JK) dan pihak GMTD di Makassar, Sulawesi Selatan. Nusron menegaskan bahwa berdasarkan data resmi, tanah seluas 16,4 hektare tersebut sah dimiliki oleh Jusuf Kalla melalui perusahaan miliknya, PT Hadji Kalla. “Di atas tanah tersebut […]

expand_less