Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali turun pada perdagangan Kamis (6/11/2025) atau Jumat pagi waktu Jakarta. Penurunan ini terjadi karena investor menimbang potensi kelebihan pasokan serta pelemahan permintaan dari Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia. Mengutip CNBC, harga minyak mentah Brent turun 0,22% atau 14 sen menjadi USD 63,38 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,29% atau 17 sen ke posisi USD 59,43 per barel.

Penurunan harga ini memperpanjang tren negatif selama tiga bulan berturut-turut, di tengah kekhawatiran pasar terhadap kelebihan pasokan global. Kondisi ini dipicu oleh OPEC+ yang terus meningkatkan produksi, ditambah produksi tinggi dari negara produsen minyak non-OPEC.

“Pasar terus dihantui oleh kelebihan pasokan terbesar dalam sejarah, dan ini menjadi hambatan utama bagi harga minyak,” ujar John Kilduff, mitra di Again Capital, dikutip dari CNBC.

Selain pasokan, permintaan global juga menjadi sorotan. Hingga 4 November 2025, permintaan minyak dunia hanya naik sekitar 850.000 barel per hari, di bawah proyeksi 900.000 barel per hari yang sebelumnya diperkirakan oleh JPMorgan.

Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak juga melemah setelah Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa stok minyak mentah AS naik 5,2 juta barel menjadi 421,2 juta barel dalam sepekan terakhir.

Kilduff menambahkan, “Rendahnya tingkat operasional kilang di AS menunjukkan lemahnya permintaan minyak mentah, terutama karena masih berlangsungnya musim pemeliharaan kilang. Faktor ini secara fundamental menekan harga minyak dunia.”

Selain data stok dan permintaan, harga minyak dunia juga dipengaruhi oleh kebijakan produksi dari Arab Saudi dan negara anggota OPEC+ lainnya. Arab Saudi dikabarkan mulai menurunkan harga jual minyaknya ke pasar Asia dan Eropa untuk menjaga pangsa pasar di tengah persaingan ketat.

Dengan tren ini, analis memperkirakan harga minyak akan tetap berada di kisaran USD 60–65 per barel dalam jangka pendek, kecuali ada kejutan geopolitik atau pemangkasan produksi besar-besaran dari OPEC+.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

    Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pejabat pengganti Ketua merangkap Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penentuan calon pimpinan (capim) OJK tidak berasal dari internal lembaga. Seluruh proses pengisian jabatan tersebut dipastikan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang. “Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita (OJK). Itu kan nanti […]

  • Harga Perak Merosot dari Level Tertinggi

    Harga Perak Merosot dari Level Tertinggi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam merosot pada Jumat (30/1/2026). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 150 ke level Rp 72.750 per gram. Pelemahan ini menurunkan harga perak Antam dari level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang tercatat pada Kamis (29/1/2026). Dengan harga terbaru ini harga dasar perak Antam murni […]

  • Direktur Utama NET TV Lie Halim Mundur, MDTV Siapkan RUPS Maksimal 90 Hari

    Direktur Utama NET TV Lie Halim Mundur, MDTV Siapkan RUPS Maksimal 90 Hari

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama NET TV, Lie Halim, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut telah diajukan pada 20 Februari 2026. Manajemen perusahaan induk, PT MDTV Media Technologies Tbk, menyampaikan bahwa surat pengunduran diri telah diterima secara resmi dan dilaporkan sebagai keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Corporate Secretary MDTV, Cecil Samantha Sasmita, […]

  • Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan kemudahan pengajuan kredit agunan deposito (KAD) melalui fitur di platform Kopra by Mandiri, sehingga akses pembiayaan bagi nasabah lembaga hingga pelaku UKM lebih cepat, aman, dan efisien. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono mengatakan bahwa pengembangan fitur KAD merupakan bagian langkah penting dalam […]

  • Dirjen Bea Cukai Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

    Dirjen Bea Cukai Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin atas masuknya 250 ton beras impor ilegal melalui Sabang, Aceh. Ia memastikan bahwa barang tersebut langsung disegel saat tiba di kawasan tersebut. “Impor beras ilegal yang pasti kita enggak mengizinkan itu. Makanya, ketika barang itu masuk, […]

  • Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

    Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten menara telekomunikasi, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), mengumumkan rencana untuk mengubah status perusahaan dari terbuka menjadi tertutup (go private) sekaligus melakukan penghapusan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kendala pemenuhan ketentuan minimum free float yang dipersyaratkan oleh BEI. Sejak April 2025, saham […]

expand_less