Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali turun pada perdagangan Kamis (6/11/2025) atau Jumat pagi waktu Jakarta. Penurunan ini terjadi karena investor menimbang potensi kelebihan pasokan serta pelemahan permintaan dari Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia. Mengutip CNBC, harga minyak mentah Brent turun 0,22% atau 14 sen menjadi USD 63,38 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,29% atau 17 sen ke posisi USD 59,43 per barel.

Penurunan harga ini memperpanjang tren negatif selama tiga bulan berturut-turut, di tengah kekhawatiran pasar terhadap kelebihan pasokan global. Kondisi ini dipicu oleh OPEC+ yang terus meningkatkan produksi, ditambah produksi tinggi dari negara produsen minyak non-OPEC.

“Pasar terus dihantui oleh kelebihan pasokan terbesar dalam sejarah, dan ini menjadi hambatan utama bagi harga minyak,” ujar John Kilduff, mitra di Again Capital, dikutip dari CNBC.

Selain pasokan, permintaan global juga menjadi sorotan. Hingga 4 November 2025, permintaan minyak dunia hanya naik sekitar 850.000 barel per hari, di bawah proyeksi 900.000 barel per hari yang sebelumnya diperkirakan oleh JPMorgan.

Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak juga melemah setelah Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa stok minyak mentah AS naik 5,2 juta barel menjadi 421,2 juta barel dalam sepekan terakhir.

Kilduff menambahkan, “Rendahnya tingkat operasional kilang di AS menunjukkan lemahnya permintaan minyak mentah, terutama karena masih berlangsungnya musim pemeliharaan kilang. Faktor ini secara fundamental menekan harga minyak dunia.”

Selain data stok dan permintaan, harga minyak dunia juga dipengaruhi oleh kebijakan produksi dari Arab Saudi dan negara anggota OPEC+ lainnya. Arab Saudi dikabarkan mulai menurunkan harga jual minyaknya ke pasar Asia dan Eropa untuk menjaga pangsa pasar di tengah persaingan ketat.

Dengan tren ini, analis memperkirakan harga minyak akan tetap berada di kisaran USD 60–65 per barel dalam jangka pendek, kecuali ada kejutan geopolitik atau pemangkasan produksi besar-besaran dari OPEC+.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali menjadi etalase kendaraan roda dua kelas premium. Sejumlah produsen motor dunia menghadirkan lini produk termahalnya, dengan banderol harga yang menembus miliaran rupiah. Beberapa merek ternama seperti BMW Motorrad, MV Agusta, Triumph, Harley-Davidson, hingga KTM memamerkan motor berperforma tinggi, termasuk edisi terbatas yang hanya tersedia dalam […]

  • Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasang label batas waktu aman konsumsi pada hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diterapkan untuk menekan risiko keracunan makanan yang belakangan terjadi di sejumlah daerah. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan setiap kepala SPPG […]

  • Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 milik jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah (Bank) Jambi. Seluruh laporan yang disampaikan pada 26–29 Januari 2026 tersebut telah berstatus verifikasi administratif lengkap. Dari lima direksi yang melaporkan harta kekayaannya, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjadi […]

  • Pemangkasan Dana Transfer Daerah 2026, RI Disebut Kembali ke Pola Sentralisasi Ala Orde Baru

    Pemangkasan Dana Transfer Daerah 2026, RI Disebut Kembali ke Pola Sentralisasi Ala Orde Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026 memicu gelombang protes dari para kepala daerah. Langkah itu dinilai sebagai titik balik desentralisasi fiskal, bahkan dianggap mengarah kembali ke pola sentralisasi ala Orde Baru. Puluhan kepala daerah yang datang menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyuarakan keresahan atas pemangkasan TKD […]

  • Harga Sembako di Pasar Kasang Stabil, Harga Cabai Melonjak Tajam

    Harga Sembako di Pasar Kasang Stabil, Harga Cabai Melonjak Tajam

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, pada Jumat (21/11/2025) tercatat masih stabil. Namun, beberapa komoditas strategis, terutama kelompok cabai dan ayam broiler, mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Data tersebut diperoleh dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit hijau yang melonjak 33,33 persen menjadi […]

  • Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

    Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anjuran berbuka puasa dengan makanan manis bukan sekadar tradisi turun-temurun. Secara medis, kebiasaan tersebut memiliki dasar ilmiah yang berkaitan dengan kondisi tubuh setelah berpuasa seharian. Kepala Departemen Kedokteran Islam dan Kemuhammadiyahan Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan, dr. Agus Sukaca, M.Kes, menjelaskan bahwa setelah lebih dari 13 jam tidak makan dan minum, tubuh mengalami […]

expand_less