Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sektor Gadget Jadi Penopang Terbesar Kinerja Paylater Indodana 2025

Sektor Gadget Jadi Penopang Terbesar Kinerja Paylater Indodana 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance) mengungkapkan bahwa sektor elektronik dan gadget masih menjadi penopang terbesar dalam kinerja layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater milik perusahaan.

Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menjelaskan bahwa kontribusi besar dari segmen tersebut didorong oleh kerja sama perusahaan dengan berbagai merchant di seluruh Indonesia.

“Kerja sama kategori elektronik dan gadget juga meluas dari brand global hingga gerai lokal di berbagai wilayah,” ujar Iwan kepada Kontan, Sabtu (1/11).

Menurut Iwan, tren positif itu juga diperkuat oleh meningkatnya penggunaan layanan paylater dari kalangan muda, terutama generasi Milenial dan Gen Z yang sudah berpenghasilan dan memiliki kemampuan finansial untuk mencicil sesuai kapasitas.

“Kelompok usia pengguna masih didominasi oleh generasi Milenial dan Z yang berpenghasilan dan mampu berbelanja sesuai kemampuannya,” tambahnya.

Secara umum, kinerja layanan paylater Indodana Finance tumbuh di atas rata-rata industri, meskipun perusahaan tidak menyebutkan angka pastinya.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, total pembiayaan paylater di industri multifinance tumbuh 79,91% secara tahunan (YoY) hingga Agustus 2025, dengan nilai mencapai Rp 9,97 triliun.

Indodana juga berhasil menjaga rasio kredit macet (Non Performing Financing/NPF) tetap sehat, di bawah ambang batas 5% yang ditetapkan OJK.

Untuk mempertahankan kinerja tersebut, perusahaan menerapkan sistem credit scoring yang ketat dan selektif serta memperkuat manajemen risiko dan tata kelola agar bisnis tetap tumbuh berkelanjutan.

Selain itu, Indodana terus menjalankan program literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat, agar pengguna paylater dapat bertransaksi dengan bijak dan menyesuaikan dengan kemampuan bayar masing-masing.

Langkah-langkah tersebut menjadi strategi penting Indodana Finance untuk menjaga pertumbuhan bisnis paylater yang sehat dan berkelanjutan di tengah tingginya permintaan pembiayaan digital, terutama di sektor gadget dan elektronik.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Energi Naik, Tapi Impor BBM dan LPG Masih Jadi Titik Lemah

    Ketahanan Energi Naik, Tapi Impor BBM dan LPG Masih Jadi Titik Lemah

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks ketahanan energi Indonesia pada 2025 tercatat meningkat dan masuk kategori tangguh. Namun, capaian itu belum sepenuhnya mencerminkan kemandirian energi nasional. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menyebut indeks ketahanan energi Indonesia berada di angka 7,13 atau naik 0,39 dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi dan cadangan gas […]

  • Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG), mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,43 triliun pada kuartal III/2025. Kinerja ini berbalik arah dari laba bersih sebesar Rp5,21 triliun yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian Saratoga terjadi akibat penurunan nilai investasi saham dan efek lainnya yang […]

  • Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia masih berupaya menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski tekanan dari lonjakan harga minyak dunia terus menguat. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan besar: sampai kapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu bertahan? Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam […]

  • Veda Ega Pratama Resmi Membalap di MotoGP 2026

    Veda Ega Pratama Resmi Membalap di MotoGP 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor Tanah Air. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia akan memiliki dua pembalap reguler di ajang MotoGP musim 2026. Mereka adalah Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. Kepastian ini diumumkan secara resmi oleh Honda Team Asia pada Jumat (31/10/2025). Mario Aji dipastikan tetap memperkuat tim di […]

  • Sektor Pertanian Gorontalo Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    Sektor Pertanian Gorontalo Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor pertanian di Provinsi Gorontalo menjadi tulang punggung perekonomian daerah, menyumbang lebih dari sepertiga Produk Domestik Bruto (PDB). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa dominasi sektor ini tidak hanya penting untuk ekonomi, tetapi juga bagi ketahanan pangan masyarakat. Komoditas unggulan Gorontalo, seperti jagung, berhasil menembus pasar ekspor internasional, sementara produksi padi tetap […]

  • China Dukung Restrukturisasi Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    China Dukung Restrukturisasi Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh, di tengah rencana Indonesia merestrukturisasi utang proyek tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing (23/10), menyatakan bahwa proyek kerja sama strategis kedua negara itu berjalan baik sejak diresmikan dua tahun lalu. […]

expand_less