Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sektor Gadget Jadi Penopang Terbesar Kinerja Paylater Indodana 2025

Sektor Gadget Jadi Penopang Terbesar Kinerja Paylater Indodana 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance) mengungkapkan bahwa sektor elektronik dan gadget masih menjadi penopang terbesar dalam kinerja layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater milik perusahaan.

Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menjelaskan bahwa kontribusi besar dari segmen tersebut didorong oleh kerja sama perusahaan dengan berbagai merchant di seluruh Indonesia.

“Kerja sama kategori elektronik dan gadget juga meluas dari brand global hingga gerai lokal di berbagai wilayah,” ujar Iwan kepada Kontan, Sabtu (1/11).

Menurut Iwan, tren positif itu juga diperkuat oleh meningkatnya penggunaan layanan paylater dari kalangan muda, terutama generasi Milenial dan Gen Z yang sudah berpenghasilan dan memiliki kemampuan finansial untuk mencicil sesuai kapasitas.

“Kelompok usia pengguna masih didominasi oleh generasi Milenial dan Z yang berpenghasilan dan mampu berbelanja sesuai kemampuannya,” tambahnya.

Secara umum, kinerja layanan paylater Indodana Finance tumbuh di atas rata-rata industri, meskipun perusahaan tidak menyebutkan angka pastinya.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, total pembiayaan paylater di industri multifinance tumbuh 79,91% secara tahunan (YoY) hingga Agustus 2025, dengan nilai mencapai Rp 9,97 triliun.

Indodana juga berhasil menjaga rasio kredit macet (Non Performing Financing/NPF) tetap sehat, di bawah ambang batas 5% yang ditetapkan OJK.

Untuk mempertahankan kinerja tersebut, perusahaan menerapkan sistem credit scoring yang ketat dan selektif serta memperkuat manajemen risiko dan tata kelola agar bisnis tetap tumbuh berkelanjutan.

Selain itu, Indodana terus menjalankan program literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat, agar pengguna paylater dapat bertransaksi dengan bijak dan menyesuaikan dengan kemampuan bayar masing-masing.

Langkah-langkah tersebut menjadi strategi penting Indodana Finance untuk menjaga pertumbuhan bisnis paylater yang sehat dan berkelanjutan di tengah tingginya permintaan pembiayaan digital, terutama di sektor gadget dan elektronik.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melaporkan posisi utang pemerintah hingga akhir Kuartal III-2025 mencapai Rp 9.408,64 triliun. Mayoritas utang tersebut berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.187,55 triliun atau 87,02 persen dari total portofolio. Sementara itu, porsi utang dari pinjaman tercatat Rp 1.221,09 triliun […]

  • Mensos Gus Ipul: Dukungan Logistik untuk Korban Bencana Selalu Melimpah, Tantangannya Distribusi

    Mensos Gus Ipul: Dukungan Logistik untuk Korban Bencana Selalu Melimpah, Tantangannya Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa dukungan logistik untuk korban bencana di Indonesia tidak pernah kekurangan. Ia menyebut tradisi gotong royong masyarakat membuat bantuan selalu mengalir deras setiap terjadi bencana. “Dalam setiap bencana, dukungan logistik itu tidak pernah kurang. Bahkan sering berlebih,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu […]

  • Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), Akbar Djohan, meminta negara hadir secara aktif untuk menjamin persaingan usaha yang adil guna memulihkan fundamental industri baja nasional. Menurut Akbar, keberhasilan industri strategis seperti baja tidak hanya ditentukan oleh efisiensi korporasi, tetapi juga oleh kepastian regulasi serta penegakan hukum yang konsisten. Hal tersebut dinilai […]

  • 17 Resep Masakan Sederhana untuk Sambut Puasa Ramadhan, Praktis dan Mengenyangkan

    17 Resep Masakan Sederhana untuk Sambut Puasa Ramadhan, Praktis dan Mengenyangkan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan, banyak orang mulai menyiapkan ide menu sahur dan berbuka yang praktis namun tetap bernutrisi. Makanan yang sederhana, mudah dimasak, dan berbahan terjangkau menjadi pilihan favorit agar puasa tetap lancar tanpa ribet di dapur. Menu sahur dianjurkan ringan tetapi mengenyangkan, sementara hidangan berbuka sebaiknya mampu mengembalikan energi tubuh setelah seharian […]

  • GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Great Wall Motor (GWM) memastikan akan meluncurkan model terbarunya, GWM Ora 5, di pasar Australia pada pertengahan 2026. Kehadiran model ini sekaligus memperluas lini kendaraan listrik GWM melalui sub-brand Ora, yang sebelumnya dikenal lewat produk hatchback kompak. Ora 5 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran kecil hingga menengah dan akan bersaing langsung dengan BYD […]

  • AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur […]

expand_less