Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Batik Tulis hingga Baju Kurung Basiba, Ini Peluang Usaha Baru bagi Perajin Jambi

Batik Tulis hingga Baju Kurung Basiba, Ini Peluang Usaha Baru bagi Perajin Jambi

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Baju kurung basiba dan batik tulis berpeluang menjadi produk unggulan yang menggerakkan ekonomi perajin lokal di Provinsi Jambi. Tak hanya mempertahankan kerajinan tradisional, kedua produk tersebut juga bisa dikembangkan menjadi bisnis fesyen, pesanan khusus, hingga suvenir untuk pasar yang lebih luas.

Peluang itu didorong melalui program Pelatihan Tailor Made Training Tahun Anggaran 2026 yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang melalui Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Jambi.

Pelatihan yang berlangsung mulai Kamis (22/10/2026) tersebut mencakup keterampilan menjahit baju kurung basiba dan membatik tulis. Kegiatan membatik dilaksanakan di Sanggar Batik Selaras Pinang Masak, Seberang Kota Jambi, sedangkan pelatihan menjahit berlangsung di fasilitas Satpel PVP Jambi.

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kreativitas, dan kemampuan perajin dalam menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai tambah.

“Pelatihan yang dilaksanakan mencakup menjahit baju kurung basiba, yang merupakan salah satu busana tradisional, serta membatik. Ini menjadi kesempatan bagi para perajin untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas mereka,” ujar Hesnidar.

Menurut dia, peserta berasal dari tingkat kemampuan yang berbeda. Ada yang ingin mempelajari keterampilan dari dasar, sementara lainnya mengikuti pelatihan untuk memperdalam kemampuan yang telah dimiliki.

Pelatihan lanjutan menjahit dijadwalkan berlangsung selama delapan hari agar peserta memiliki waktu untuk meningkatkan keterampilan dan menghasilkan produk berkualitas.

Dari Keterampilan Menjadi Peluang Usaha

Dari sisi ekonomi, keterampilan menjahit dan membatik dapat membuka sejumlah peluang usaha bagi masyarakat. Baju kurung basiba, misalnya, bisa dikembangkan menjadi busana pesanan khusus, koleksi fesyen modern, hingga pakaian untuk acara keluarga dan kegiatan resmi.

Sementara itu, batik tulis dapat dipasarkan dalam bentuk kain, pakaian, tas, aksesori, maupun produk suvenir. Diversifikasi produk memungkinkan perajin menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan daya beli yang berbeda.

Peluang lainnya berasal dari pesanan kelompok dan institusi, seperti seragam komunitas, cendera mata kegiatan, serta produk kerajinan untuk kebutuhan perusahaan. Namun, untuk menangkap pasar tersebut, perajin perlu memperhatikan kualitas, ketepatan waktu produksi, desain, dan harga jual.

Kemampuan menghitung biaya bahan, tenaga kerja, dan operasional juga penting agar peningkatan penjualan benar-benar memberikan keuntungan bagi pelaku usaha.

Pemasaran Digital Jadi Penunjang

Kepala Satpel PVP Jambi, Anton Hilman, mengatakan kerja sama dengan Dekranasda bertujuan memperluas akses pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi kerajinan daerah.

Selain pelatihan menjahit dan membatik tulis, kolaborasi tersebut juga mencakup pelatihan pemasaran digital yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk mendukung pengembangan usaha perajin.

Menurut Anton, keterampilan produksi perlu dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan, bukan berhenti sebagai pengetahuan setelah pelatihan selesai.

Dekranasda juga berperan dalam menyiapkan peserta dan menyediakan tempat pelatihan membatik. Hesnidar berharap kerja sama tersebut berlanjut dan menjangkau lebih banyak perajin serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi.

Rencana penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) diharapkan menjadi landasan pengembangan program pelatihan berikutnya.

Dalam program tahun ini, total 32 peserta mengikuti pelatihan, terdiri atas 16 peserta membatik dan 16 peserta menjahit.

Melalui peningkatan keterampilan, pengembangan produk, dan perluasan pemasaran, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat industri kerajinan lokal. Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil pelatihan terserap pasar sehingga mampu menciptakan pesanan berkelanjutan, membuka peluang usaha, dan meningkatkan pendapatan perajin di Jambi.(*)

 

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data

    Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai menggeser arah pembangunan menuju pendekatan berbasis riset dan data. Langkah ini ditandai dengan kerja sama bersama akademisi internasional dari Slovenia untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik. Wali Kota Jambi, Maulana, menerima kunjungan Profesor Lan Umek dari University of Ljubljana, Slovenia, di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa, 8 April 2026. […]

  • BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

    BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan bahwa perang AS-Israel terhadap Iran memberikan dampak tidak langsung terhadap pasar keuangan global yang sangat besar. “Kalau direct impact (dampak langsung), Iran dan Israel ini sebenarnya bukan financial hub secara global. Jadi kontribusi mereka dalam financial sector yang tidak terlalu besar, dan reaksi pasar […]

  • IHSG Dibuka Menghijau ke Posisi 8.187 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Menghijau ke Posisi 8.187 Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan hari ini, Kamis (9/9/2025). IHSG menguat ke posisi 8.187. IHSG sempat bergerak di rentang 8.187-8.204 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 321 saham menguat, 73 saham melemah, dan 206 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp15.452 triliun. Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. […]

  • Di Pegadaian Hari Ini Emas Galeri24 dan UBS Sudah Rp3,2 Juta per Gram

    Di Pegadaian Hari Ini Emas Galeri24 dan UBS Sudah Rp3,2 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian masih terus menguat pada perdagangan hari ini. Kenaikan harga tersebut baik untuk produk buatan Galeri24 maupun UBS. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, Jumat (30/1/2026), harga emas Galeri24 naik tinggi menjadi Rp 3.260.000 per gram dari awalnya Rp 3.068.000 per gram. Kenaikannya mencapai Rp 192.000. Sedangkan untuk harga emas UBS juga […]

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

  • Harga Emas Pegadaian Kompak Turun, Warga Jambi Bisa Cek Disini!

    Harga Emas Pegadaian Kompak Turun, Warga Jambi Bisa Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi masyarakat Jambi yang ingin memiliki logam mulia. Harga emas yang dijual Pegadaian hari ini terkoreksi lagi. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (5/5/2026), penurunan terjadi pada berbagai merek emas, mulai dari Galeri24, Antam, hingga UBS. Kondisi ini dinilai menjadi momen yang tepat bagi masyarakat untuk […]

expand_less