Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menaker Yassierli: Daya Saing Rendah Jadi Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

Menaker Yassierli: Daya Saing Rendah Jadi Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia bukan hanya disebabkan oleh pelemahan ekonomi global, tetapi juga oleh rendahnya daya saing tenaga kerja nasional. Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional yang digagas oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Asian Productivity Organization (APO) di Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025).

Menurut Yassierli, kurangnya daya saing menjadi salah satu faktor utama yang membuat industri dalam negeri tidak mampu bertahan dalam persaingan global, sehingga berimbas pada terjadinya PHK di berbagai sektor.

“Kalau saya sering sampaikan, salah satu penyebab PHK adalah karena memang daya saing kita yang kurang, resilien. Daya saing kurang itu salah satu faktornya. Faktornya banyak,”
ujar Yassierli dalam sambutannya di kantor Bappenas.

Ia menjelaskan, produktivitas tidak hanya diukur dari segi kuantitas, tetapi juga dari kemampuan menggunakan sumber daya secara efisien untuk menghasilkan produk yang bernilai. Peningkatan produktivitas, kata dia, akan mendorong keberlanjutan, perluasan, dan peningkatan kualitas industri nasional.

Selain itu, Yassierli menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum bonus demografi yang tengah dialami Indonesia. Menurutnya, bonus demografi hanya akan memberikan manfaat ekonomi apabila diiringi peningkatan produktivitas tenaga kerja.

“Hanya dengan produktivitas, bonus demografi dapat ditransformasi menjadi bonus ekonomi,” tegasnya.

Dalam paparannya, Yassierli menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stabil di kisaran 5% belum diimbangi oleh pertumbuhan produktivitas yang masih berada di sekitar 2,6%.

Oleh karena itu, ia menilai peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional yang digagas oleh Bappenas menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem, memperkuat sumber daya manusia, serta memperluas intervensi peningkatan produktivitas di berbagai sektor industri.

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja terdampak PHK mencapai 44.333 orang sepanjang Januari–Agustus 2025. Meski angka PHK pada Agustus menurun dibandingkan Juli, total kasus sepanjang tahun ini masih tinggi. Untuk diketahui, Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang PHK terbanyak pada Agustus 2025 dengan jumlah 261 pekerja.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

    Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data pribadi pelanggan menyusul mencuatnya isu dugaan penyebaran dan penyalahgunaan data konsumen oleh oknum pegawai internal perusahaan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama KAI Group dalam mendukung layanan transportasi publik yang aman, […]

  • OJK Ungkap Modus Penipuan Baru Pakai AI: Voice Cloning hingga Deepfake

    OJK Ungkap Modus Penipuan Baru Pakai AI: Voice Cloning hingga Deepfake

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya penipuan yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Modus kejahatan ini semakin canggih karena pelaku mulai menggunakan tiruan suara dan wajah untuk menipu korban. Sekretariat Satgas PASTI OJK, Hudiyanto, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan kini mengandalkan […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 14 September 2026, Cabai Merah Naik 20 Persen

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 14 September 2026, Cabai Merah Naik 20 Persen

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mengalami perubahan pada Senin (14/9/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar mencapai Rp50.000 per kilogram. Harga tersebut naik 20 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kondisi serupa terjadi pada cabai […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan meskipun beberapa bahan pangan masih berada di level cukup tinggi. Untuk komoditas beras, harga beras medium seperti Beras Belido dan Beras Naruto […]

  • Rupiah Menguat! Ini Daftar Kurs Dolar AS BCA, Mandiri, BRI dan BNI

    Rupiah Menguat! Ini Daftar Kurs Dolar AS BCA, Mandiri, BRI dan BNI

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah akhirnya bangkit. Setelah sempat tertekan hingga mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Indonesia kembali menguat pada perdagangan Rabu (23/9/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.857 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.884 per […]

  • Danantara Akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo

    Danantara Akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan lahan dan kegiatan ekonomi dari 28 perusahaan yang dicabut izin usahanya akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. “Berkaitan dengan siapa yang akan mengelola lahan atau jenis usaha yang izinnya dicabut oleh negara, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada […]

expand_less