Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tersungkur, Tinggal Rp85 dari Level Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Tersungkur, Tinggal Rp85 dari Level Rp18.000 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sempat tampil perkasa pada perdagangan sebelumnya, rupiah kembali kehilangan tenaga. Mata uang Indonesia kembali melemah pada perdagangan Kamis (1/10/2026), sekaligus membuat posisinya semakin dekat dengan level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.915 per dolar AS. Rupiah melemah 21 poin atau 0,12 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp17.894 per dolar AS.

Dengan posisi tersebut, rupiah kini hanya berjarak Rp85 dari level Rp18.000 per dolar AS.

Padahal, sehari sebelumnya rupiah sempat mencatat penguatan cukup tajam. Pada penutupan perdagangan Rabu (30/9/2026), rupiah menguat 87 poin atau 0,48 persen ke level Rp17.894 per dolar AS.

Di sisi lain, dolar AS masih menunjukkan penguatan meski tipis. Indeks dolar AS tercatat naik 0,03 persen ke posisi 101,482.

Pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi sentimen dari dalam maupun luar negeri. Dari domestik, perhatian pelaku pasar tertuju pada rilis data inflasi Indonesia periode September 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan inflasi tahunan, inflasi inti, dan inflasi bulanan pada pukul 11.00 WIB hari ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi dan lembaga memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,30% secara bulanan pada September 2026.

Secara tahunan, inflasi diperkirakan meningkat menjadi 3,30%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi Agustus yang tercatat sebesar 0,21% secara bulanan dan 3,19% secara tahunan.

Kenaikan harga sejumlah bahan pangan, terutama cabai, diperkirakan menjadi salah satu sumber tekanan terbesar. Hasil rilis akan dicermati untuk mengukur tekanan harga di dalam negeri sekaligus membaca ruang kebijakan moneter Bank Indonesia (BI).

Inflasi yang masih terkendali dapat menjaga ruang bagi BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, kenaikan tekanan harga yang lebih tinggi dari perkiraan dapat membuat bank sentral lebih berhati-hati dalam menentukan arah suku bunga.

Dari eksternal, dolar AS masih bertahan di sekitar level tertinggi dalam dua bulan. Greenback ditopang oleh tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah kekhawatiran mengenai tekanan inflasi global akibat perang di Timur Tengah.

Indeks dolar AS menguat sekitar 2% sepanjang September. Pergerakan tersebut menunjukkan permintaan terhadap aset berdenominasi dolar masih relatif tinggi dan berpotensi membatasi ruang penguatan rupiah.

Data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE AS periode Agustus yang lebih rendah dari perkiraan memang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada Oktober.

Namun, imbal hasil US Treasury tenor 10 dan 30 tahun tetap menyentuh level tertinggi baru. Kenaikan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran terhadap kondisi fiskal pemerintah AS, tingginya penerbitan obligasi, dan tekanan inflasi global.

Kondisi ini membuat dolar AS masih mendapat dukungan meski pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed secara beruntun.(*)

 

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

 

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga China, Nikkei & Kospi Melonjak

    Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga China, Nikkei & Kospi Melonjak

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik kompak menguat pada perdagangan Senin (22/12/2025), seiring sikap wait and see investor menjelang pengumuman keputusan suku bunga acuan China yang dijadwalkan rilis hari ini. Penguatan pasar terjadi di tengah harapan stimulus lanjutan dari Beijing guna menopang pemulihan ekonomi. Suku bunga pinjaman satu tahun (Loan Prime Rate/LPR) menjadi acuan bagi sebagian […]

  • Patok Serapan Anggaran 96 Persen Tahun 2025, Kementerian PKP: Sudah 75,5 Persen

    Patok Serapan Anggaran 96 Persen Tahun 2025, Kementerian PKP: Sudah 75,5 Persen

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mematok serapan pagu anggaran tahun anggaran (TA) 2025 mencapai 96 persen. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PKP Didyk Choiroel mencatat realisasi serapan anggaran kementerian telah mencapai Rp 3,98 triliun atau 75,5 persen dari total pagu TA 2025 sebesar Rp 5,27 triliun per 13 November 2025. “Kita sudah 75,5 […]

  • Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar […]

  • Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan pemindahan jalur masuk barang impor atau entry point sebagai bagian dari penguatan instrumen non-tariff measures (NTM) di Indonesia. “Saya akan melakukan komunikasi dengan Menkeu untuk menjelaskan kepada beliau mengenai konsep kami mengenai konsep NTM,” ujar Agus di […]

  • Harga Emas Pegadaian Makin Ngegas! Antam Tembus Rp2,787 Juta per Gram

    Harga Emas Pegadaian Makin Ngegas! Antam Tembus Rp2,787 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian kembali menjadi perhatian. Warga Jambi yang tengah memburu logam mulia kini dihadapkan pada harga yang cukup tinggi untuk tiga produk emas sekaligus. Per Kamis (6/8/2026), harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian masing-masing berada di level Rp2.658.000, Rp2.787.000, dan Rp2.716.000 per gram. Dari tiga produk tersebut, emas […]

  • Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

    Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membatasi kenaikan harga tiket pesawat domestik maksimal sebesar 13 persen di tengah lonjakan biaya bahan bakar penerbangan (avtur) global. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah menyetujui kenaikan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar hingga 38 persen bagi maskapai penerbangan nasional. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan keputusan tersebut telah melalui koordinasi dengan […]

expand_less