Mengulik Potensi Ekonomi Jelutung Jambi, dari Perdagangan hingga Sektor Jasa
- account_circle say say
- calendar_month 35 menit yang lalu
- print Cetak

Kawasan Jelutung Kota Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kecamatan Jelutung masih menjadi salah satu kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi penting di Kota Jambi. Karakter wilayahnya semakin kuat sebagai kawasan perdagangan dan jasa, sejalan dengan posisi Kota Jambi sebagai pusat aktivitas ekonomi dan jasa di Provinsi Jambi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi, jumlah penduduk Kecamatan Jelutung tercatat 60.665 jiwa pada 2024. Angka tersebut menempatkan Jelutung sebagai salah satu kawasan dengan konsentrasi penduduk yang cukup besar di Kota Jambi. Luas wilayah Jelutung sekitar 7,62 kilometer persegi, sehingga kepadatan penduduknya mencapai sekitar 7.961 jiwa per km².
Secara tata ruang, aktivitas ekonomi Jelutung juga memiliki dasar yang cukup jelas. Dokumen perencanaan Pemerintah Kota Jambi menyebut sebagian Kecamatan Jelutung sebagai bagian dari kawasan strategis ekonomi, khususnya kawasan perdagangan dan jasa.
Struktur ekonomi Kota Jambi turut memperkuat karakter tersebut. Pada 2025, sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan menyumbang 35,13 persen terhadap PDRB Kota Jambi, menjadi salah satu sektor terbesar dalam perekonomian kota. Sementara itu, keseluruhan sektor tersier yang mencakup perdagangan, transportasi, akomodasi, informasi, keuangan, real estat dan berbagai jasa menghasilkan PDRB sekitar Rp37,24 triliun pada 2025.
Memasuki 2026, aktivitas usaha di Jelutung juga masih terlihat dari penerbitan izin usaha baru. Data Mal Pelayanan Publik Kota Jambi pada April 2026 mencatat berbagai usaha di Jelutung, mulai dari perdagangan, kuliner, jasa angkutan, kebugaran, otomotif hingga jasa instalasi.
Dengan kombinasi populasi, kepadatan kawasan, aktivitas perdagangan dan jasa serta pertumbuhan usaha, Jelutung dapat dipandang sebagai salah satu kantong ekonomi perkotaan Kota Jambi. Kawasan ini bukan sekadar area permukiman, tetapi telah berkembang menjadi ruang aktivitas bisnis yang melayani kebutuhan masyarakat dan pergerakan ekonomi kota. Manusia memang akhirnya mengubah hampir setiap jalan ramai menjadi tempat jualan. Dalam kasus Jelutung, datanya memang mendukung.
- Penulis: say say
