Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Banyak Toko Baju Gulung Tikar, Begini Cara Bertahan di Tengah Gempuran Belanja Online

Banyak Toko Baju Gulung Tikar, Begini Cara Bertahan di Tengah Gempuran Belanja Online

  • account_circle say say
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dulu, setiap akhir pekan menjadi waktu yang ditunggu pemilik toko pakaian. Pembeli datang, melihat-lihat rak, memilih ukuran, mencoba baju, lalu pulang membawa kantong belanja. Sekarang ceritanya mulai berbeda. Banyak orang cukup duduk di rumah sambil menggulir layar ponsel. Model pakaian muncul silih berganti. Harga bisa dibandingkan dalam hitungan detik. Belum lagi ada gratis ongkir, potongan harga, hingga berbagai promo yang membuat belanja online terasa semakin menarik.

Perubahan kebiasaan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi toko pakaian konvensional. Terlebih, pakaian bukan kebutuhan yang dibeli masyarakat setiap hari. Ada masa ketika toko ramai, ada pula masa ketika pengunjung bisa dihitung dengan jari.

Menjelang Lebaran misalnya, permintaan pakaian biasanya meningkat. Begitu pula menjelang Natal bagi masyarakat yang merayakannya. Momen pernikahan, wisuda, tahun baru dan berbagai acara keluarga juga bisa menjadi pemicu meningkatnya penjualan.

Di luar momentum tersebut, pemilik toko harus memutar otak agar pemasukan tidak ikut berhenti.

Di sinilah cara berpikir pemilik usaha perlu berubah.

Toko pakaian tidak cukup hanya mengandalkan lokasi strategis dan pelanggan yang datang secara langsung. Toko harus hadir di tempat pelanggan menghabiskan waktunya: ponsel.

Media sosial bisa dimanfaatkan bukan hanya sebagai etalase, tetapi sebagai tempat membangun hubungan dengan calon pembeli.

Misalnya, toko membuat video sederhana tentang cara memadukan satu celana dengan beberapa atasan. Atau memperlihatkan bagaimana satu model pakaian bisa digunakan untuk bekerja, nongkrong, hingga menghadiri acara keluarga.

Konten seperti itu membuat toko tidak sekadar menjual pakaian, tetapi membantu konsumen menemukan gaya yang mereka inginkan.

Namun, masuk ke dunia digital juga bukan berarti perang harga.

Jika semua toko berlomba menjadi yang termurah, keuntungan semakin tipis. Pemilik usaha justru perlu mencari pembeda. Bisa dari pilihan produk, pelayanan, kualitas, kemasan, hingga karakter toko yang mudah diingat.

Pelanggan yang pernah membeli juga perlu dirawat. Mereka bisa diberikan informasi koleksi baru, voucher pembelian berikutnya atau penawaran khusus pada momentum tertentu.

Dengan begitu, hubungan dengan pelanggan tidak berhenti setelah transaksi selesai.

Pada akhirnya, tantangan toko pakaian hari ini bukan karena masyarakat berhenti membeli baju. Masyarakat tetap membeli, tetapi cara mereka menemukan dan membeli baju sudah berubah.

Karena itu, toko yang ingin bertahan harus ikut berubah. Bukan meninggalkan toko fisik, melainkan menjadikan toko fisik dan digital sebagai dua pintu yang membawa pelanggan menuju bisnis yang sama.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Penting untuk Pemerataan dan Stabilitas Ekonomi

    Menkeu Purbaya Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Penting untuk Pemerataan dan Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian strategis dari kebijakan pembangunan nasional dan tidak semestinya terus-menerus diperdebatkan. Menurut Purbaya, MBG bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan salah satu pilar penting dalam strategi pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan kesejahteraan, serta […]

  • Belajar dari Brasil, RI Siapkan BBM Campuran Etanol 20 Persen pada 2028

    Belajar dari Brasil, RI Siapkan BBM Campuran Etanol 20 Persen pada 2028

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana menerapkan mandatori bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol 20 persen atau E20 mulai 2028. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengatakan rencana tersebut disusun berdasarkan evaluasi keberhasilan program biodiesel […]

  • RS Dilarang Tolak Pasien PBI-JK, Reaktivasi Cepat

    RS Dilarang Tolak Pasien PBI-JK, Reaktivasi Cepat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan rumah sakit dan fasilitas kesehatan tidak boleh menolak pasien peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), meskipun status kepesertaannya sempat dinonaktifkan. Mekanisme reaktivasi BPJS PBI-JK dijamin dapat dilakukan secara cepat, terutama untuk kasus darurat. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan hak dasar warga negara yang tidak […]

  • Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

    Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memiliki nilai investasi lebih tinggi dibanding proyek Saudi Land Bridge, meski jarak trayek Whoosh jauh lebih pendek. Panjang jalur Whoosh tercatat 142,3 km, sementara Saudi Land Bridge yang menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melalui Riyadh mencapai 1.500 km. Nilai investasi proyek Whoosh mencapai […]

  • Perdagangan Dibekukan Sementara Akibat Penurunan IHSG

    Perdagangan Dibekukan Sementara Akibat Penurunan IHSG

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (28/1) membuat BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan. Tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Untuk diketahui Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia anjlok pada perdagangan Rabu […]

  • Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

    Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyatakan, rencana impor 105.000 mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) tidak pernah dibahas dalam rapat bersama DPR. Menurut Herman, dalam beberapa kali pertemuan antara Komisi VI dan pihak Agrinas, pembahasan hanya berfokus pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk alokasi anggaran […]

expand_less