Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Karhutla Sungai Aur Muaro Jambi Membara, Api Menjalar dari TN Berbak Tanjabtim

Karhutla Sungai Aur Muaro Jambi Membara, Api Menjalar dari TN Berbak Tanjabtim

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, masih berkobar hingga Minggu (13/9/2026) siang. Angin kencang dalam tiga hari terakhir menjadi kendala utama petugas dalam mengendalikan kobaran api. Karhutla di Sungai Aur diketahui bermula dari kawasan Taman Nasional Berbak (TN Berbak) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Api kemudian menjalar hingga ke wilayah Muaro Jambi dan membakar lahan gambut produktif.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi Anari membenarkan bahwa kebakaran di Sungai Aur merupakan jalaran api dari kawasan Berbak.

“Ya, benar, awalnya memang dari (TN) Berbak,” kata Anari.

Menurut Anari, tim gabungan telah melakukan pemadaman selama tiga hari. Namun, kondisi angin yang kencang membuat api lebih cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman.

“Ini hari ketiga. Angin kencang membuat petugas kesulitan untuk memadamkan api,” ujarnya.

Hingga Minggu siang, personel gabungan masih berada di lokasi. Mereka terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, masyarakat dan tim terkait lainnya. Selain melakukan pemadaman, petugas juga berupaya melakukan penyekatan untuk menghambat pergerakan api agar tidak semakin meluas.

Karhutla di kawasan tersebut menjadi perhatian karena wilayah yang terbakar berada pada kawasan gambut dan bersinggungan dengan sejumlah kawasan hutan.

Pada saat bersamaan, kebakaran juga teridentifikasi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam. Kawasan tersebut mencakup wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi.

Anggota Manggala Agni Daops Bukit Tempurung, Pandi, mengatakan api di kawasan Tahura masih aktif dan petugas terus melakukan pemadaman.

“Saat ini api masih aktif. Tim masih melakukan upaya pemadaman,” kata Pandi.

Kondisi angin menjadi tantangan tersendiri karena dapat membuat bara api kembali menyala dan mempercepat penyebaran kobaran, terutama di kawasan dengan vegetasi dan lahan gambut yang mudah terbakar. Petugas kini terus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah api kembali meluas.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Performa Positif, Kurs Rupiah Menguat Jadi Rp16.775 per dolar AS

    Performa Positif, Kurs Rupiah Menguat Jadi Rp16.775 per dolar AS

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu (11/2/2026). Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.775 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.811 per dolar AS. Analisis pasar menunjukkan bahwa penguatan Mata Uang Rupiah pagi ini dipicu oleh optimisme investor terhadap fundamental ekonomi nasional tahun 2026. Selain […]

  • Bahlil Pastikan Tukin Pegawai ESDM Naik 100 Persen, Disetujui Presiden Prabowo

    Bahlil Pastikan Tukin Pegawai ESDM Naik 100 Persen, Disetujui Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tunjangan kinerja (tukin) pegawai di lingkungan Kementerian ESDM naik 100 persen. Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto kepada aparatur negara yang bekerja di sektor energi dan sumber daya mineral. “Pekerjaan saya yang paling berat menjadi Menteri ESDM adalah bagaimana menaikkan […]

  • Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Rupiah dibuka pada perdagangan Rabu (31/12/2025) menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Rupiah kini diposisi Rp16.737 per dolar AS. Terhadap penguatan tersebut rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Disusul yuan China berada satu level di […]

  • Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih melemah. Siang ini rupiah ada di level Rp 16.605 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,26% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.561 per dolar AS. Mayoritas mata uang negara Asia melemah terhadap dolar AS siang ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam 0,41%, disusul yen Jepang yang melemah 0,29%, dolar […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Stagnan, Berikut Rincian Lengkap Harganya

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Stagnan, Berikut Rincian Lengkap Harganya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian kembali kompak stabil. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (12/1/2025), kedua produk emas tersebut tidak mengalami perubahan harga sejak kemarin. Keduanya sama-sama mempertahankan label harga mereka tanpa ada lonjakan maupun penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Harga jual emas Galeri24 stabil di angka Rp2.596.000 per […]

  • Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Jadi Kopdes Merah Putih meminjam […]

expand_less