Rupiah Bangkit! Kembali Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
- account_circle -
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah hari ini. Rupiah kembali bangkit terhadap dolar AS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tuahnya. Sempat loyo pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026). Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.577 per dolar AS. Penguatan tersebut membawa rupiah sedikit menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.632 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau bertahan di level 98.785.
Analis Doo Financial Lukman Leong menyatakan penguatan rupiah dipengaruhi sentimen domestik yang masih kuat, terutama sejak pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).
“Rupiah dibuka menguat cukup tajam terhadap dolar AS. Penguatan ini lebih disebabkan oleh sentimen domestik yang masih kuat, terutama sejak pelantikan Destry rupiah terus menguat,” katanya.
Di samping itu, indeks dolar AS masih tertekan yang umumnya disumbangkan oleh penguatan yen Jepang hingga 153,5 per dolar AS, terkuat dalam tujuh bulan terakhir.
Harga minyak dunia (WTI) juga berada dalam angka tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
“Yen menguat oleh intervensi besar BoJ (Bank of Japan), dan kemudian ancaman Menkeu (Menteri Keuangan) AS agar trader tidak melawan penguatan yen. Sedangkan minyak terus naik oleh eskalasi di Timteng (Timur Tengah) yang dimana perkembangan terakhir AS mengklaim telah menghancurkan lima kapal tanker Iran,” ungkap Lukman.
Para investor tengah menantikan pula survei kepercayaan konsumen Indonesia untuk bulan Agustus 2026 yang akan dirilis siang hari ini. “Kepercayaan konsumen diperkirakan akan sedikit lebih tinggi dari 116,8 ke 117,” ujar dia.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.550-Rp17.700 per dolar AS.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua
