Sabtu, 1 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Bangkit! Dibuka Menguat ke Rp18.074 per Dolar AS

Rupiah Bangkit! Dibuka Menguat ke Rp18.074 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Jumat (31/7/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, rupiah dibuka terapresiasi 0,20 persen atau 37 poin menjadi Rp18.074 per dolar AS. Penguatan ini terjadi setelah di perdagangan sebelumnya, rupiah melemah dengan terkoreksi 38 poin ke level Rp 18.111 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS terpantau menguat 0,26 persen ke posisi 100,130. Koreksi tajam sehari sebelumnya diharapkan mampu memberi ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih kuat.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan rupiah memperoleh sentimen dari serangan militer AS terhadap Iran yang menyebabkan kenaikan harga minyak.

“Lonjakan harga minyak dipicu oleh serangan militer AS terhadap Iran yang meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan memicu sentimen risk-off di pasar negara berkembang,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu malam (29/7) dengan dalih membalas “percobaan serangan Iran” terhadap pasukan AS di Timur Tengah, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM).

Serangan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menjanjikan respons “sangat keras” setelah sebuah drone menghantam sebuah tanker LNG milik AS di Mesir.

Melihat sentimen global, rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh sebesar 1,5 persen quartal on quartal (qoq) pada kuartal II-2026, melambat 2,1 persen qoq pada kuartal I-2026, dan berada di bawah konsesus pasar sebesar 2 persen qoq.

Sementara itu, Personal Spending hanya meningkat 0,3 persen month on month pada Juni 2026, melambat dari 0,9 persen mom pada bulan sebelumnya, dan lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 0,4 persen mom.

“Di sisi inflasi, indikator inflasi pilihan Fed, yaitu PCE Price Index dan Core PCE Price Index, masing-masing melandai menjadi 3,7 persen year on year (yoy) dan 3,3 persen yoy pada Juni 2026, sejalan dengan ekspektasi pasar.

“Kami memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp18 ribu–18.125 per dolar AS pada hari ini,” ungkap dia.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengintaian Berbulan-bulan hingga Drone Tempur, Begini Operasi Absolute Resolve AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro

    Pengintaian Berbulan-bulan hingga Drone Tempur, Begini Operasi Absolute Resolve AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat mengungkap secara terbuka jalannya Operation Absolute Resolve, sebuah operasi militer berskala besar yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Operasi ini disebut sebagai hasil perencanaan panjang yang melibatkan koordinasi lintas matra militer Amerika Serikat. Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine menegaskan bahwa operasi […]

  • Rupiah Kembali Terpukul Sentimen Konflik AS-Iran

    Rupiah Kembali Terpukul Sentimen Konflik AS-Iran

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah pada perdagangan awal pekan Senin (13/4/2026). Pada perdagangan sore ini, kurs rupiah ditutup melemah tipis 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.105 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat melemah 17 poin di level Rp17.121 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.104. Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi […]

  • Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen memperkuat pencegahan gratifikasi dan korupsi di kementeriannya, guna memastikan layanan ketenagakerjaan berjalan bersih, adil, dan meningkatkan kepercayaan publik. Dalam acara “Penguatan Integritas dan Komitmen Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi” di Jakarta, Yassierli menekankan bahwa penguatan integritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja harian yang menuntut kejujuran, kepatuhan, dan pemahaman risiko […]

  • Starbucks PHK 369 Pegawai di Washington, Tutup Sejumlah Gerai pada Desember 2025

    Starbucks PHK 369 Pegawai di Washington, Tutup Sejumlah Gerai pada Desember 2025

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Raksasa kopi global Starbucks kembali melakukan langkah efisiensi besar-besaran. Perusahaan asal Amerika Serikat itu berencana memutus hubungan kerja (PHK) terhadap 369 pegawai di negara bagian Washington seiring dengan penutupan sejumlah gerai pada Desember 2025. Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi jaringan gerai yang sedang dilakukan Starbucks setelah sejumlah lokasi dinilai tidak lagi memenuhi […]

  • Rupiah Menguat 20 Poin, Jadi Rp16.686 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat 20 Poin, Jadi Rp16.686 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan hari ini, Senin (23/2/2026), terpantau bergerak menguat. Rupiah dibuka menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.686 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.888 per dolar AS. Penguatan tersebut membuat rupiah menjauh dari level psikologis Rp17.000 yang sempat tersentuh bulan lalu. Pergerakan rupiah ini sejalan […]

  • Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US$98,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia anjlok tajam pada perdagangan Senin (25/5/2026), dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent turun sebesar US$4,71 atau 4,55 persen menjadi US$98,83 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga merosot US$4,57 atau 4,73 persen […]

expand_less