Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Bangkit! Dibuka Menguat ke Rp18.074 per Dolar AS

Rupiah Bangkit! Dibuka Menguat ke Rp18.074 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Jumat (31/7/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, rupiah dibuka terapresiasi 0,20 persen atau 37 poin menjadi Rp18.074 per dolar AS. Penguatan ini terjadi setelah di perdagangan sebelumnya, rupiah melemah dengan terkoreksi 38 poin ke level Rp 18.111 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS terpantau menguat 0,26 persen ke posisi 100,130. Koreksi tajam sehari sebelumnya diharapkan mampu memberi ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih kuat.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan rupiah memperoleh sentimen dari serangan militer AS terhadap Iran yang menyebabkan kenaikan harga minyak.

“Lonjakan harga minyak dipicu oleh serangan militer AS terhadap Iran yang meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan memicu sentimen risk-off di pasar negara berkembang,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu malam (29/7) dengan dalih membalas “percobaan serangan Iran” terhadap pasukan AS di Timur Tengah, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM).

Serangan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menjanjikan respons “sangat keras” setelah sebuah drone menghantam sebuah tanker LNG milik AS di Mesir.

Melihat sentimen global, rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh sebesar 1,5 persen quartal on quartal (qoq) pada kuartal II-2026, melambat 2,1 persen qoq pada kuartal I-2026, dan berada di bawah konsesus pasar sebesar 2 persen qoq.

Sementara itu, Personal Spending hanya meningkat 0,3 persen month on month pada Juni 2026, melambat dari 0,9 persen mom pada bulan sebelumnya, dan lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 0,4 persen mom.

“Di sisi inflasi, indikator inflasi pilihan Fed, yaitu PCE Price Index dan Core PCE Price Index, masing-masing melandai menjadi 3,7 persen year on year (yoy) dan 3,3 persen yoy pada Juni 2026, sejalan dengan ekspektasi pasar.

“Kami memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp18 ribu–18.125 per dolar AS pada hari ini,” ungkap dia.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Bangun Hunian Vertikal di Manggarai Juli 2026, Target 5.000 Unit Terintegrasi Transportasi

    KAI Bangun Hunian Vertikal di Manggarai Juli 2026, Target 5.000 Unit Terintegrasi Transportasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai membangun hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai pada Juli 2026 untuk menjawab tingginya mobilitas warga sekaligus menekan beban perjalanan harian di ibu kota, dikutip dari ANTARA News. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memastikan proyek tahap awal dimulai pada Juli–Agustus 2026. Ia menargetkan proses konstruksi selesai dalam waktu […]

  • Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hingga 11 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak. Data tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan capaian pada 8 Mei 2026 yang masih berada di angka 248 unit. Dalam rentang […]

  • Kopi, Teh dan Rempah Pukul Ekspor Jambi, Akibatkan Penurunan Ekspor pada September Play Button

    Kopi, Teh dan Rempah Pukul Ekspor Jambi, Akibatkan Penurunan Ekspor pada September

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai ekspor Provinsi Jambi pada September 2025 terpukul oleh sejumlah komoditi. Penurunan ekspor komoditi ini membuat nilai ekspor Provinsi Jambi menjadi turun. Data BPS Provinsi Jambi, penurunan nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan September sebesar 21,35 persen dibandingkan Agustus 025. Nilai ekspor Jambi di bulan Agustus US$193,18 juta. Namun angka itu melorot […]

  • Danantara Pastikan Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Investasi Nasional

    Danantara Pastikan Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Investasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menilai rencana redenominasi rupiah tidak akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. Pihaknya mengatakan, pemerintah telah melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan tersebut. Dony mengatakan, kebijakan pemerintah selalu melalui proses pertimbangan yang matang dan bertujuan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan demikian, para pelaku usaha tidak perlu merasa […]

  • Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebut bantuan kemanusiaan dari Malaysia dan China mulai masuk ke Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir. Menurut Mualem, bantuan dari luar negeri sah-sah saja dilakukan karena saat ini kebutuhan masyarakat penyintas bencana masih sangat mendesak, terutama obat-obatan dan layanan kesehatan. Mualem mencontohkan […]

  • debt collector

    Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap aplikasi yang membuka akses data pribadi ke publik. Belakangan ramai perbicangan aplikasi salah satunya Dewa Matel. Siapa nyana, aplikasi itu memuat lebih dari 18.000 data kendaraan bermotor milik masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut diduga kuat digunakan oleh agen lapangan atau mata elang (matel) untuk melacak kendaraan dengan kredit bermasalah. […]

expand_less