Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 1 Juli 2026: Harga Cabai Turun hingga 22 Persen
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Kondisi harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar masih terkendali. Penurunan harga cabai menjadi kabar baik bagi masyarakat karena komoditas ini merupakan salah satu bahan pangan yang paling sering mengalami fluktuasi harga. Dengan harga yang lebih rendah, beban belanja rumah tangga diharapkan ikut berkurang, terutama bagi konsumen maupun pelaku usaha kuliner di Kota Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu (1/7/2026) secara umum masih stabil. Namun, berbeda dengan komoditas lainnya, harga cabai mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan pembaruan sebelumnya.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, penurunan terjadi pada seluruh jenis cabai yang diperdagangkan di pasar tersebut.
Harga cabai merah besar turun 22,22 persen menjadi Rp28.000 per kilogram. Harga yang sama juga berlaku untuk cabai merah kecil yang kini dijual Rp28.000 per kilogram atau turun 22,22 persen.
Sementara itu, cabai rawit hijau mengalami penurunan sebesar 18,18 persen menjadi Rp36.000 per kilogram. Adapun cabai rawit merah turun 6,25 persen menjadi Rp45.000 per kilogram.
Di luar komoditas cabai, harga kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil.
Untuk komoditas beras, Beras Naruto dijual Rp15.400 per kilogram, Beras Belido Rp15.400 per kilogram, dan Beras King Rp15.200 per kilogram. Sementara beberapa merek seperti Beras Anggur, Beras Mangga, Beras OP Bulog, dan Beras Tiga Kartu belum tercatat memiliki harga dalam pembaruan kali ini.
Harga gula pasir lokal bertahan di Rp18.000 per kilogram. Tepung terigu merek Cakra Kembar dijual Rp15.000 per kilogram, sedangkan Segitiga Biru Rp14.000 per kilogram.
Untuk kelompok protein hewani, daging sapi murni masih dijual Rp150.000 per kilogram. Daging ayam kampung bertahan di Rp65.000 per kilogram, sedangkan ayam broiler dijual Rp30.000 per kilogram.
Harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak curah dijual Rp21.000 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, dan Minyak Kita tetap Rp15.700 per liter.
Telur ayam ras dipasarkan Rp1.800 per butir, sedangkan telur ayam kampung Rp2.500 per butir.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah dijual Rp45.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.
Komoditas perikanan juga stabil. Ikan kembung dipasarkan Rp45.000 per kilogram, ikan asin teri Rp80.000 per kilogram, sedangkan udang Swallo dijual Rp65.000 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, kacang tanah dijual Rp33.000 per kilogram, kacang hijau Rp28.000 per kilogram, kacang kedelai lokal Rp12.000 per kilogram, tempe mentah Rp10.000 per kilogram, tahu mentah Rp800 per potong, ubi jalar Rp8.000 per kilogram, ketela pohon Rp4.000 per kilogram, jagung pipilan kering Rp25.000 per kilogram, pisang lilin Rp8.000 per kilogram, dan jeruk Brastagi Rp15.000 per kilogram.
- Penulis: say say
