Data Penduduk Jambi 2025: Total 3,77 Juta Jiwa, Ini Jumlah di Setiap Kabupaten dan Kota
- account_circle say say
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi Peta Provinsi Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Jumlah penduduk Provinsi Jambi pada pertengahan tahun 2025 mencapai 3,768 juta jiwa. Data tersebut merupakan hasil Proyeksi Penduduk Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, Kota Jambi masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak. Ibu kota provinsi itu dihuni sekitar 642,3 ribu jiwa, atau sekitar 17 persen dari total penduduk Provinsi Jambi.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Muaro Jambi dengan jumlah penduduk mencapai 430,2 ribu jiwa. Selanjutnya Kabupaten Bungo memiliki 386,1 ribu jiwa, disusul Kabupaten Merangin sebanyak 378,4 ribu jiwa dan Kabupaten Tebo dengan 359,6 ribu jiwa.
Di kelompok berikutnya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki 339,6 ribu jiwa, Kabupaten Batang Hari sebanyak 320,3 ribu jiwa, serta Kabupaten Sarolangun dengan 310,7 ribu jiwa.
Sementara itu, Kabupaten Kerinci tercatat memiliki 258,2 ribu jiwa, sedangkan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dihuni 241,2 ribu jiwa.
Adapun daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Provinsi Jambi adalah Kota Sungai Penuh, yakni sekitar 101,9 ribu jiwa.
Komposisi jumlah penduduk tersebut menunjukkan bahwa konsentrasi penduduk masih terpusat di kawasan perkotaan, khususnya Kota Jambi yang berperan sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan aktivitas ekonomi di provinsi ini. Di sisi lain, wilayah penyangga seperti Muaro Jambi juga terus mengalami pertumbuhan penduduk seiring meningkatnya pembangunan kawasan permukiman dan konektivitas dengan Kota Jambi.
Data kependudukan menjadi salah satu indikator penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Informasi mengenai jumlah penduduk digunakan sebagai dasar perencanaan kebutuhan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, penyediaan lapangan kerja, hingga alokasi anggaran pembangunan di setiap kabupaten dan kota.
Data tersebut merupakan hasil Proyeksi Penduduk Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) dengan kondisi pertengahan tahun atau bulan Juni 2025 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
- Penulis: say say
