Minggu, 26 Jul 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rupiah Tersungkur Lagi! Tembus Rp18.107 per Dolar AS

Rupiah Tersungkur Lagi! Tembus Rp18.107 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar (kurs) rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/6/2026). Mata uang Indonesia melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global.

Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah tercatat menyusut 71 poin atau 0,39 persen menjadi Rp18.107 per dolar AS. Posisi tersebut turun dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp18.036 per dolar AS.

Di saat yang sama, indeks dolar AS juga mengalami penguatan. Mata uang Negeri Paman Sam itu naik 0,02 persen ke posisi 100.091.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi eskalasi baru di Timur Tengah (Timteng)

“Harga minyak yang kembali naik oleh eskalasi baru di Timteng juga ikut menekan rupiah,” ujarnya.

Mengutip Sputnik, Iran menembakkan sejumlah rudal ke Israel utara pada Ahad (7/6/2026) malam. Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Iran mengancam akan membalas serangan udara Israel di pinggiran kota Beirut baru-baru ini.

Kantor Perdana Menteri Israel sebelumnya mengatakan tentara Israel menyerang pinggiran kota Beirut selatan di Lebanon untuk membalas penembakan yang dilakukan kelompok Hizbullah. Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), serangan udara Israel menghantam dua apartemen di kawasan permukiman tanpa adanya laporan korban jiwa.

Serangan Hizbullah sendiri dipicu Zionis Israel yang terus menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan setiap hari dan mempertahankan kendali tembakan atas sejumlah permukiman di perbatasan. Akibatnya, Hizbullah pun melakukan operasi militer terhadap pasukan penjajah Israel.

Sentimen lain berasal dari rilis data pekerjaan AS Non-Farm Payrolls (NFP) yang lebih baik dari perkiraan.

“Penambahan pekerjaan dari sektor pemerintah 55 ribu pekerjaan, rekreasi dan perhotelan 70 ribu pekerjaan menjelang Piala Dunia,” ungkap Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan berkisar Rp18 ribu-Rp18.150 per dolar AS.

Sementara itu, pelaku usaha di daerah, termasuk di Jambi, mulai merasakan dampaknya. Kenaikan biaya bahan baku hingga potensi lonjakan harga barang menjadi ancaman nyata di tengah pelemahan rupiah yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam waktu dekat.(*)

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laba BTN Melesat 21,25% per November 2025

    Laba BTN Melesat 21,25% per November 2025

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 2,91 triliun hingga akhir November 2025, melesat 21,25% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 2,4 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit dan strategi pendanaan yang lebih efisien. Adapun, penyaluran kredit bank bersandi saham BBTN ini sebesar Rp 386,47 triliun […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu, 22 Juli 2026, menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas hortikultura. Meski mayoritas harga masih stabil, beberapa jenis cabai mengalami penurunan, sementara bawang merah dan cabai rawit hijau justru naik. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah mencatat […]

  • Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

    Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan proses lelang Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk proyek gas raksasa Abadi, Blok Masela, dapat dilakukan pada tahun 2026. Setelah lebih dari dua dekade perencanaan, proyek gas Blok Masela kini memasuki babak baru yang diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. […]

  • Pakai Masker Putih, Gubernur Abdul Wahid Tiba di KPK

    Pakai Masker Putih, Gubernur Abdul Wahid Tiba di KPK

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Gubernur Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (4/11/2025), usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Abdul Wahid terlihat membawa tas jinjing dan mengenakan kaus putih. Ia tiba bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau Muhammad Arif Setiawan yang memakai […]

  • Tarif Listrik PLN per kWh Terbaru Berlaku Mulai 3 Februari 2026

    Tarif Listrik PLN per kWh Terbaru Berlaku Mulai 3 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) pada Triwulan I 2026 atau periode Januari–Maret 2026. Kebijakan ini berlaku mulai 3 Februari 2026 dan ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional. Keputusan tersebut mencakup 13 golongan pelanggan non-subsidi. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber […]

  • Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mengawali perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah dibuka melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah beberapa hari bergerak fluktuatif. Posisi ini membuat mata uang Indonesia kembali bergerak mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, kurs rupiah melemah 43 poin atau sekitar 0,24 persen […]

expand_less