Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Minyak Dunia Ambrol! Dari US$111 Kini Terseret ke US$92

Minyak Dunia Ambrol! Dari US$111 Kini Terseret ke US$92

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat pagi (29/5/2026), memperpanjang tren penurunan tajam yang terjadi sepanjang pekan ini. Tekanan jual semakin kuat, menandai perubahan arah signifikan di pasar energi global.

Berdasarkan data Refinitiv per pukul 09.35 WIB, harga minyak jenis Brent sebagai acuan global berada di level US$92,74 per barel, turun dari posisi Kamis yang masih di US$93,71 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga ikut terkoreksi. Harganya kini berada di level US$87,8 per barel, melemah dibandingkan sehari sebelumnya di US$88,9 per barel.

Penurunan ini mempertegas gejolak besar di pasar minyak dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, pada 19 Mei 2026, harga Brent sempat menyentuh level tinggi US$111,28 per barel, sedangkan WTI mencapai US$107,77 per barel.

Namun dalam waktu kurang dari dua pekan, harga minyak mengalami koreksi tajam. Brent tercatat sudah anjlok hampir 17 persen, sementara WTI bahkan turun lebih dari 18 persen.

Pergerakan ekstrem ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang begitu cepat, dipengaruhi oleh berbagai faktor global. Mulai dari dinamika geopolitik hingga ekspektasi pasokan dan permintaan energi dunia.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan terbaru yang berpotensi mengubah arah harga minyak ke depan. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pasar energi diperkirakan tetap bergerak fluktuatif dalam waktu dekat.

Penurunan tajam itu datang setelah pasar mulai percaya risiko perang Iran yang berlangsung hampir tiga bulan mulai mereda. Reuters melaporkan Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata sekaligus membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, meski kesepakatan final masih menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump.

Pasar sejak awal memusatkan perhatian pada Selat Hormuz karena jalur laut tersebut menjadi lintasan sekitar seperlima pasokan minyak dunia serta pengiriman gas alam cair global. Selama konflik berlangsung, lalu lintas kapal di kawasan itu sempat menyusut drastis dan memicu lonjakan premi risiko geopolitik di pasar minyak.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besaran UMP 2026 masih Rahasia, Airlangga: Regulasi Sudah Diparaf!

    Besaran UMP 2026 masih Rahasia, Airlangga: Regulasi Sudah Diparaf!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa regulasi terkait besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 sudah memasuki tahap finalisasi. Bahkan, Airlangga menambahkan bahwa regulasi sudah diteken. Sayangnya, ia masih enggan membocorkan besaran UMP yang diputuskan pemerintah. “Regulasi sudah diparaf,” kata Airlangga kepada awak media di Kemenko Perekonomian, Jumat (5/12/2025). Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha […]

  • Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

    Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persoalan utang proyek ambisius, Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus digodok. Terbaru, Danantara yang disebut Menkeu Purbaya yang bertanggungjawab atas utang tersebut, menyampaikan skema pelunasan utang. Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan P Roeslani mengatakan pihaknya melakukan evaluasi mengenai hal itu secara menyeluruh. “Evaluasi ini akan segera kami finalisasi, setelah itu kami akan […]

  • FIFA Siapkan Opsi Playoff Jika Iran Absen di Piala Dunia 2026

    FIFA Siapkan Opsi Playoff Jika Iran Absen di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – FIFA dikabarkan tengah mengkaji kemungkinan menggelar playoff tambahan menjelang Piala Dunia 2026. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi jika Timnas Iran memutuskan mundur dari turnamen. Wacana tersebut mencuat di tengah ketidakpastian situasi geopolitik yang melibatkan Iran, khususnya terkait ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel. Dalam skenario yang sedang dipelajari, playoff tambahan kemungkinan akan melibatkan […]

  • Naik Rp3000, Harga Perak Antam Jadi Rp47.550 per Gram

    Naik Rp3000, Harga Perak Antam Jadi Rp47.550 per Gram

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menguat pada Rabu (1/4/2026). Kenaikannya signifikan dan harganya kini menjadi Rp47.550 per gram. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp3.000 sehingga ke level Rp47.550 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada hari Selasa (31/3/2026) naik Rp1.550 ke level Rp45.100 per gram. Harga perak […]

  • AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur […]

  • Emas Pegadaian Melesat! Antam Tembus Rp2,7 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Naik

    Emas Pegadaian Melesat! Antam Tembus Rp2,7 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Naik

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui pegadaian kembali mahal. Tiga jenama emas yang banyak diburu masyarakat yakni Antam, UBS, dan Galeri24 kompak menguat pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Namun, Antam menjadi bintang utama. Kenaikannya paling tinggi dibandingkan dua produk emas lainnya. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, harga emas Antam hari ini melonjak Rp32.000 per gram. Harganya […]

expand_less