Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » TNI AL Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2, Diduga Akan Diekspor

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2, Diduga Akan Diekspor

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggagalkan penyelundupan 16 ton pasir timah ilegal di kawasan pergudangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten.

Wakil Komandan Kodaeral III, Dian Suryansyah, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen terkait pengiriman pasir timah dari Tanjung Balai, Karimun menuju Jakarta menggunakan dua truk.

“Pergerakan ini mencurigakan karena seharusnya pasir timah dikirim ke Bangka untuk diproses di PT Timah,” ujar Dian dalam konferensi pers di Markas Koarmada RI, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut dia, tim intelijen TNI AL memantau perjalanan dua truk tersebut sejak dari Lampung saat hendak menyeberang ke Pulau Jawa. Setelah tiba, kendaraan terus dibuntuti hingga memasuki kawasan pergudangan di PIK 2.

Dian menegaskan, lokasi tersebut bukan wilayah pengolahan atau pemurnian timah. “Artinya, kedua truk ini berada di luar jalur resmi distribusi,” kata dia.

Saat dilakukan penyergapan, petugas menemukan dokumen berupa fotokopi risalah lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam yang menyebut PT Mineral Anugrah Semesta sebagai pemenang lelang.

Namun, truk pengangkut diketahui milik PT Tambang Wancheng dan tidak memiliki dokumen sah atas kepemilikan 16 ton pasir timah tersebut.

Selain itu, ditemukan dokumen kerja sama yang mengharuskan hasil timah dijual ke PT Timah di Bangka. Fakta bahwa barang justru dibawa ke Jakarta memperkuat dugaan penyimpangan distribusi.

“Seharusnya dari Tanjung Balai Karimun langsung diarahkan ke Bangka, bukan ke Jakarta,” ujar Dian.

TNI AL menduga pasir timah tersebut akan diselundupkan untuk tujuan ekspor ilegal. Atas dasar itu, seluruh barang bukti langsung disita dengan melibatkan penyidik dari sektor energi dan sumber daya mineral.

Dian menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya TNI AL memberantas penyelundupan sumber daya alam Indonesia.

“Kami berharap ini memberikan efek jera agar tidak ada lagi pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari kekayaan alam secara ilegal,” kata dia.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHK Tembus 79 Ribu Orang Selama 2025, Ini Kata Purbaya

    PHK Tembus 79 Ribu Orang Selama 2025, Ini Kata Purbaya

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mencapai 79 ribu sepanjang 2025. Menurut Purbaya, tingginya jumlah PHK mengindikasikan adanya perlambatan ekonomi. Yang membuat dari sisi demand juga melemah. “PHK terjadi ketika demand-nya lemah sekali. Itu terjadi 10 bulan awal, 9 bulan pertama tahun lalu kan. Tahun […]

  • Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan kekuasaan pengelolaan keuangan daerah secara konstitusional berada di tangan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota. […]

  • BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam beberapa minggu terakhir, publik Indonesia, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, ramai memperbincangkan wacana kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan menerapkan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (BBM) atau disebut E10 mulai tahun 2027. Wacana ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Banyak yang khawatir kendaraan akan kurang bertenaga (ngempos) dan lebih […]

  • Nikmati Perpaduan Rasa Italia dan Kanton di The Trans Luxury Hotel Bandung

    Nikmati Perpaduan Rasa Italia dan Kanton di The Trans Luxury Hotel Bandung

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pecinta kuliner wajib mampir ke The Trans Luxury Hotel Bandung akhir pekan ini. Hotel bintang lima tersebut kembali menghadirkan event kuliner mewah bertajuk World’s Flavor Vol.2: From Italian Trattorias to Cantonese Tea Houses. Lewat acara ini, tamu bisa menjelajahi cita rasa khas Italia hingga Kanton tanpa harus keluar negeri. Dari menu Braised Beef […]

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

  • Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

    Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha logistik dan kepelabuhanan meminta pemerintah pusat segera turun tangan menyikapi memburuknya layanan bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan nasional. Produktivitas yang rendah dan keterbatasan fasilitas dinilai memicu keterlambatan pengiriman serta meningkatkan biaya operasional. Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Trismawan Sanjaya mengatakan, keluhan datang dari hampir seluruh pelabuhan domestik, […]

expand_less