7 Negara Laporkan Kasus Hantavirus, Wabah Bermula dari Kapal MV Hondius
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Sejumlah penumpang kapal MV Hondius menjalani evakuasi dan pemeriksaan kesehatan setelah muncul kasus Hantavirus di beberapa negara.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara melaporkan kasus positif Hantavirus yang diduga terkait dengan penyebaran di kapal pesiar MV Hondius. Data otoritas kesehatan internasional menunjukkan sedikitnya tujuh negara telah mengonfirmasi atau mengidentifikasi kasus suspek infeksi virus tersebut.
World Health Organization menyebutkan, dari sejumlah pasien yang terdeteksi, tujuh kasus telah dikonfirmasi dan satu lainnya masih berstatus probable atau kemungkinan. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya dipastikan akibat infeksi hantavirus.
Kasus pertama dilaporkan melibatkan warga Belanda yang menjadi penumpang kapal. Dua orang meninggal dunia, sementara satu lainnya dinyatakan positif. Di Inggris, dua warga terkonfirmasi terinfeksi dan satu kasus masih dalam kategori probable.
Di Jerman, seorang perempuan meninggal dunia setelah mengalami gejala pneumonia saat berada di atas kapal. Hasil uji laboratorium memastikan ia terinfeksi strain Andes dari hantavirus. Sementara itu, Swiss, Prancis, Amerika Serikat, dan Spanyol juga melaporkan kasus positif, meski sebagian pasien menunjukkan gejala ringan atau tanpa gejala.
Sebagian besar kasus berkaitan dengan perjalanan kapal yang melintasi wilayah Atlantik Selatan setelah keberangkatan dari Amerika Selatan. Beberapa pasien dilaporkan mengalami demam, gangguan pernapasan, hingga kondisi yang memburuk dalam waktu singkat.
Otoritas kesehatan di berbagai negara kini memperketat pemantauan terhadap penumpang kapal tersebut. Isolasi dan pelacakan kontak dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Hantavirus merupakan virus yang umumnya ditularkan melalui paparan kotoran atau urine hewan pengerat. Namun dalam kasus tertentu, terutama strain Andes, penularan antarmanusia dimungkinkan terjadi, meski relatif jarang.
Peningkatan kasus lintas negara ini menambah kewaspadaan global, terutama di sektor perjalanan internasional dan transportasi laut. Hingga kini, investigasi terkait sumber pasti penularan di kapal masih terus dilakukan.
- Penulis: say say
