Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » China Dukung Restrukturisasi Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

China Dukung Restrukturisasi Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh, di tengah rencana Indonesia merestrukturisasi utang proyek tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing (23/10), menyatakan bahwa proyek kerja sama strategis kedua negara itu berjalan baik sejak diresmikan dua tahun lalu.

“Kereta cepat ini telah melayani lebih dari 11,7 juta penumpang dengan manfaat ekonomi dan sosial yang nyata, termasuk membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur,” kata Guo.

Guo menekankan bahwa restrukturisasi utang merupakan langkah wajar dalam menjaga keberlanjutan proyek jangka panjang, bukan sekadar soal keuangan.

“Proyek besar seperti KCJB perlu dilihat dari dampak sosial dan kontribusinya terhadap konektivitas regional,” ujarnya.

China, lanjutnya, siap bekerja sama dengan Indonesia untuk memastikan pengoperasian kereta cepat berjalan aman, stabil, dan berkualitas tinggi.

“Otoritas kedua negara telah berkoordinasi erat demi kelancaran proyek ini,” tambahnya.

Dari pihak Indonesia, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa tim khusus akan diberangkatkan ke China untuk membahas restrukturisasi pinjaman proyek KCJB.

“Kita akan bahas tenor pinjaman, suku bunga, dan denominasi mata uang. Sudah dijadwalkan dan dikomunikasikan dengan Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono,” ujar Dony di Jakarta (23/10).

Negosiasi ini akan dilakukan secara business to business (B2B) antara Danantara dan mitra dari China. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif langkah tersebut karena pembiayaan proyek tidak menggunakan APBN.

“Bagus, biarkan negosiasinya diselesaikan langsung oleh pihak terkait. Ini langkah yang sehat secara bisnis,” katanya.

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung merupakan bagian dari inisiatif Belt and Road Initiative (BRI) dan mulai beroperasi komersial sejak Oktober 2023. Dalam dua tahun terakhir, Whoosh telah meningkatkan mobilitas antarwilayah dan mempercepat konektivitas ekonomi antara Jakarta dan Jawa Barat. Pemerintah Indonesia kini meninjau kembali skema pembiayaan dan kemungkinan perpanjangan tenor pelunasan hingga 60 tahun, untuk menyesuaikan kondisi keuangan jangka panjang operator proyek.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menpora Siap Hadapi Gugatan Federasi Senam Israel

    Menpora Siap Hadapi Gugatan Federasi Senam Israel

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut siap menghadapi gugatan yang dilayangkan federasi senam Israel ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration fors Sport (CAS) atas pencabutan visa atlet senam Israel. “Kami akan hadapi gugatan dengan terhormat,” kata Erick Thohir, Senin (13/10/2025). Pihak federasi senam Israel melayangkan gugatan setelah Pemerintah Indonesia mencabut […]

  • Malam Tahun Baru 2026, LRT Jabodebek Layani Penumpang hingga Dini Hari

    Malam Tahun Baru 2026, LRT Jabodebek Layani Penumpang hingga Dini Hari

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang jam operasional LRT Jabodebek untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Layanan kereta ringan ini akan beroperasi hingga dini hari, tepatnya sampai pukul 01.44 WIB pada 1 Januari 2026. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra, mengatakan bahwa kebijakan ini diberlakukan […]

  • Harga Cabai dan Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Naik Jelang Idul Adha 2026

    Harga Cabai dan Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Naik Jelang Idul Adha 2026

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pergerakan harga bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mulai menunjukkan dinamika, terutama pada komoditas cabai dan daging sapi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 21 Mei 2026, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing naik 15 persen menjadi Rp40.000 […]

  • Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Optimisme masyarakat terhadap ekonomi nasional kembali menurun. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2025 turun 2,2 poin menjadi 115, menandakan warga mulai pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski masih berada di zona optimistis, penurunan indeks keyakinan konsumen pada September 2025 menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai berhati-hati menatap ekonomi ke […]

  • Ini Pekerjaan Freelance yang Paling Diminati Tahun 2026, Termasuk Impian Kamu?

    Ini Pekerjaan Freelance yang Paling Diminati Tahun 2026, Termasuk Impian Kamu?

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Freelance diprediksi menjadi pekerjaan yang banyak diminati anak muda pada tahun 2026 mendatang. Hal ini disebabkan karena pekerjaannya fleksibilitas yang memungkinkan kamu dapat bekerja tanpa terikat jam kantor. Menariknya, mereka yang memilih bekerja sebagai freelancer karena dapat menentukan tarif sendiri dan menyesuaikan kerja sesuai kebutuhan. Adapun jenis pekerjaan freelance yang diprediksi akan banyak […]

  • Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

    Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergeseran perilaku konsumsi masyarakat pada akhir 2025 dinilai menjadi sinyal awal tantangan perekonomian Indonesia pada 2026. Tekanan biaya hidup dan ketidakpastian pendapatan mendorong rumah tangga lebih memilih menabung dibandingkan meningkatkan belanja. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan porsi pendapatan masyarakat yang dialokasikan untuk konsumsi atau average propensity to consume pada Desember 2025 turun […]

expand_less