5 Fakta Kekalahan An Se Young di Final All England 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar

An Se Young gagal juara All England 2026 usai kalah dari Wang Zhiyi di final. Berikut lima fakta menarik dari kekalahan ratu bulu tangkis Korea Selatan tersebut.
JAMBISNIS.COM – Pebulu tangkis Korea Selatan, An Se Young, harus puas menjadi runner-up pada turnamen All England 2026 setelah kalah dari wakil China, Wang Zhiyi, di partai final.
Pertandingan final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Minggu (8/3/2026), mengakhiri dominasi panjang An Se Young di sejumlah turnamen BWF World Tour.
Kekalahan tersebut juga menghadirkan sejumlah catatan statistik menarik dari perjalanan karier pebulu tangkis nomor satu dunia tersebut.
Berikut lima fakta kekalahan An Se Young di final All England 2026.
1. Kekalahan ke-11 di Final BWF World Tour
Sejak menembus level elite BWF World Tour pada 2018, An Se Young telah mencapai 47 final turnamen.
Namun, dari jumlah tersebut ia hanya mengalami 11 kekalahan. Salah satu kekalahan terbaru terjadi di final All England 2026.
Sebelumnya, kekalahan terakhir An Se Young di partai final terjadi pada Korea Open 2025.
Sementara kekalahan pertamanya di final BWF World Tour terjadi pada Hyderabad Open 2019.
2. Akane Yamaguchi Jadi Lawan yang Paling Sering Mengalahkan
Dari total 11 kekalahan di final BWF World Tour, tujuh di antaranya terjadi saat An Se Young menghadapi pebulu tangkis Jepang, Akane Yamaguchi.
Beberapa kekalahan tersebut terjadi di Thailand Masters 2020, Denmark Open 2021, All England 2022, Japan Open 2022, Malaysia Open 2023, German Open 2023, dan Korea Open 2025.
Meski demikian, An Se Young juga pernah beberapa kali mengalahkan Yamaguchi di final, termasuk di Indonesia Masters 2021 dan China Open 2023.
3. Final ke-12 Lawan Wang Zhiyi
Final All England 2026 menjadi pertemuan ke-12 antara An Se Young dan Wang Zhiyi di partai final turnamen BWF World Tour.
Sebelum pertandingan tersebut, An Se Young hanya pernah kalah sekali dari Wang Zhiyi di final, yakni pada Denmark Open 2024.
Hal itu menunjukkan dominasi An Se Young yang cukup kuat atas rivalnya dari China tersebut.
4. Head to Head Masih Unggul Jauh
Secara keseluruhan, An Se Young masih unggul dalam rekor pertemuan melawan Wang Zhiyi.
Pebulu tangkis Korea Selatan tersebut telah meraih 18 kemenangan dari total 23 pertemuan dengan Wang Zhiyi.
Sementara Wang Zhiyi baru mencatatkan lima kemenangan atas An Se Young.
5. Rekor 36 Kemenangan Beruntun Terhenti
Kekalahan di final All England 2026 juga menghentikan catatan luar biasa An Se Young yang sebelumnya mencatat 36 kemenangan beruntun.
Rekor tersebut dimulai sejak Denmark Open 2025 dan berlanjut hingga semifinal All England 2026.
Dengan hasil ini, Wang Zhiyi berhasil mematahkan dominasi panjang An Se Young sekaligus merebut gelar juara All England 2026.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar