Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Strategi Investor Hadapi Gejolak Pasar di Tengah Isu Politik Global

Strategi Investor Hadapi Gejolak Pasar di Tengah Isu Politik Global

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Ketidakstabilan politik global kembali menjadi sorotan para pelaku pasar. Mulai dari konflik geopolitik, pergantian kepemimpinan di negara besar, hingga kebijakan luar negeri yang berubah arah, semuanya berdampak langsung pada pergerakan harga saham, obligasi, dan nilai tukar mata uang.

Isu politik global sering kali memicu volatilitas tinggi di pasar modal. Sentimen investor mudah terguncang, terutama saat muncul kabar tentang perang, embargo perdagangan, atau pernyataan tajam dari pemimpin negara adidaya. Dalam situasi ini, strategi menjadi kunci utama bagi investor untuk tetap tenang dan rasional dalam mengambil keputusan.

Ketidakpastian Bukan Akhir, Justru Peluang

Meski faktor politik berada di luar kendali, investor tetap bisa mengelola risiko dengan pendekatan yang matang. Analis menilai, menjaga perspektif jangka panjang merupakan langkah utama. Gejolak politik biasanya hanya bersifat sementara, sementara fundamental ekonomi dalam jangka panjang tetap menjadi penentu arah pasar.

“Ketika pasar bereaksi berlebihan terhadap isu politik, justru di situlah peluang muncul. Investor dengan pandangan rasional bisa memanfaatkan momentum untuk membeli aset berkualitas di bawah nilai wajarnya,” ujar seorang analis pasar modal di Jakarta.

Diversifikasi dan Disiplin Jadi Kunci

Selain berpikir jangka panjang, diversifikasi portofolio menjadi strategi penting untuk meredam risiko. Menempatkan seluruh dana di satu sektor atau wilayah dinilai terlalu berisiko di tengah ketidakpastian global. Investor disarankan untuk menyebar investasi di berbagai instrumen, mulai dari saham dan obligasi hingga reksa dana dan instrumen pasar uang.

Kedisiplinan juga menjadi faktor krusial. Banyak investor terjebak dalam euforia atau kepanikan pasar. Padahal, memiliki strategi yang jelas dan konsisten sering kali menghasilkan hasil lebih baik dibanding keputusan emosional. Investor yang telah menetapkan batas risiko dan target keuntungan perlu tetap berpegang pada rencana awal meskipun situasi politik memanas.

Peran Teknologi dan Literasi Informasi

Di era digital, informasi politik global menyebar begitu cepat. Investor perlu cermat memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh rumor di media sosial. “Kecepatan berita tidak selalu sejalan dengan akurasi. Investor harus bisa membedakan mana isu yang berdampak fundamental dan mana yang hanya noise,” kata analis tersebut.

Dampak Berbeda ke Pasar Domestik

Tidak semua isu politik global berdampak langsung terhadap pasar Indonesia. Beberapa hanya menimbulkan reaksi sesaat. Namun kebijakan ekonomi makro negara besar seperti Amerika Serikat—terutama keputusan The Fed terkait suku bunga—biasanya punya pengaruh lebih besar terhadap pergerakan rupiah dan arus modal asing.

Meski demikian, pasar modal Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah investor domestik terus meningkat pesat, terutama sejak pandemi COVID-19. Kehadiran investor ritel membuat likuiditas pasar semakin solid, dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini tidak sepenuhnya bergantung pada dana asing.

Ekosistem Pasar Semakin Kuat

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai produk investasi baru seperti Exchange Traded Fund (ETF), waran terstruktur, hingga Single Stock Futures. Dukungan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut memperkuat transparansi dan daya saing pasar.

Dengan fondasi yang semakin matang, investor domestik dinilai lebih siap menghadapi dampak isu politik global. Selama disiplin dan konsisten menjalankan strategi jangka panjang, gejolak pasar bukan ancaman, melainkan peluang untuk memperkuat posisi investasi di masa depan.

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pekerjaan Freelance yang Paling Diminati Tahun 2026, Termasuk Impian Kamu?

    Ini Pekerjaan Freelance yang Paling Diminati Tahun 2026, Termasuk Impian Kamu?

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Freelance diprediksi menjadi pekerjaan yang banyak diminati anak muda pada tahun 2026 mendatang. Hal ini disebabkan karena pekerjaannya fleksibilitas yang memungkinkan kamu dapat bekerja tanpa terikat jam kantor. Menariknya, mereka yang memilih bekerja sebagai freelancer karena dapat menentukan tarif sendiri dan menyesuaikan kerja sesuai kebutuhan. Adapun jenis pekerjaan freelance yang diprediksi akan banyak […]

  • Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana hasil sitaan kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp 13,25 triliun resmi dialokasikan untuk memperkuat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan tambahan tersebut, total dana abadi pendidikan kini mencapai Rp 25 triliun. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memanfaatkan aset hasil […]

  • Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecatur Susyadi berhasil keluar sebagai juara dalam Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 yang digelar Komunitas Catur Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Turnamen ini berlangsung di Kedai Sempang Raya dan diikuti oleh puluhan pecinta catur dari berbagai penjuru Kota Sungai Penuh. Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam turnamen yang digagas oleh komunitas yang […]

  • BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional

    BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi memfasilitasi sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,2 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Dalam skema ini, BRI berperan sebagai Original Mandated Lead Arranger & Bookrunner sekaligus Facility Agent, menegaskan kapasitasnya dalam memimpin pembiayaan berskala besar di sektor agribisnis. Wakil Direktur Utama BRI, Agus […]

  • Wamen Helvi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Industri Berkelanjutan

    Wamen Helvi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Industri Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan dukungan penuh terhadap pelaku UMKM yang berfokus pada pengembangan industri berkelanjutan agar dapat bertransformasi dan naik kelas. Pernyataan itu disampaikan Helvi saat meninjau program Help Me Grow di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025). Program ini merupakan inisiatif […]

  • Harga Emas Antam dan Galeri24 Turun Minggu Ini

    Harga Emas Antam dan Galeri24 Turun Minggu Ini

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan Galeri24 terpantau menurun sepanjang pekan terakhir, menandai tren turun pada pasar emas domestik. Data periode 20-25 Oktober 2025 menunjukkan emas Antam merosot Rp 65.000, dari Rp 2.415.000 per gram menjadi Rp 2.350.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 turun Rp 59.000, dari Rp 2.504.000 […]

expand_less