Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp17.280

Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp17.280

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pagi ini. Pergerakan rupiah terhadap kurs dolar AS ini masih dipengaruhi ketidakpastian potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip dari Antara, Jumat (24/4/2026) nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik enam poin atau 0,03 persen menjadi Rp17.280 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.286 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menuturkan, kurs rupiah masih menerima sentimen risk-off karena ketidakpastian potensi kesepakatan damai antara AS dengan Iran di Timur Tengah.

“Sentimen ini dipicu oleh laporan bahwa Gedung Putih masih menunggu respons Iran sebelum memulai negosiasi perdamaian. Investor menafsirkan pernyataan tersebut sebagai sinyal masih tingginya ketidakpastian terkait proses perdamaian,” ujar dia dikutip dari Antara.

Mengutip Sputnik, pada 7 April 2026, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad, Pakistan, meski berakhir tanpa kesimpulan.

Seusai gagal mencapai kesepakatan, AS menyatakan akan mulai memblokade kapal-kapal yang akan masuk dan keluar pelabuhan Iran.

Setelah gencatan senjata selama dua pekan berakhir, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sambil melanjutkan blokade, menambahkan bahwa pembicaraan damai dengan Iran “mungkin” terjadi dalam 36 hingga 72 jam ke depan.

Adapun Iran sendiri sebenarnya siap melanjutkan negosiasi untuk mencapai perdamaian, tetapi meragukan ketulusan dari AS, sebagaimana disampaikan Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali yang diwartakan Xinhua.

Jika ingin melakukan perundingan, AS diminta oleh Iran agar praktek negosiasi tak didasarkan pendiktean syarat, melakukan penipuan, atau sengaja memperpanjang proses negosiasi.

Melihat sentimen global, rilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) awal AS periode April 2026 lebih kuat dari perkiraan.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran Tiba di Manokwari, Kawal Langsung Pembangunan Papua Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    Gibran Tiba di Manokwari, Kawal Langsung Pembangunan Papua Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (4/11/2025), untuk meninjau langsung percepatan pembangunan di Papua. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan nasional tidak lagi berpusat di Pulau Jawa. “Presiden memberikan perhatian khusus untuk Papua. Saya ditugaskan memastikan seluruh program prioritas bisa […]

  • 2 Calon Jemaah Haji Kota Jambi Mundur karena Sakit, Kuota Kloter Berkurang

    2 Calon Jemaah Haji Kota Jambi Mundur karena Sakit, Kuota Kloter Berkurang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kota Jambi mengundurkan diri dari keberangkatan musim haji 2026 karena alasan kesehatan. Keputusan ini membuat jumlah jemaah dalam kelompok terbang (kloter) pertama berkurang. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, M Kholis, mengatakan kondisi kesehatan menjadi faktor utama yang membuat kedua calon jemaah tidak dapat melanjutkan […]

  • Menteri PANRB Siapkan Perpres Pemerintah Digital, Ubah Paradigma dari Prosedural Menuju Dampak

    Menteri PANRB Siapkan Perpres Pemerintah Digital, Ubah Paradigma dari Prosedural Menuju Dampak

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah mengebut penyusunan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Pemerintah Digital. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus menjawab kebutuhan transformasi digital nasional. Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan, pemerintah perlu menyiapkan masa transisi dari SPBE menuju Pemerintah Digital yang nantinya berfokus […]

  • Tubuh Sering Nyeri dan Kaku? Bisa Jadi Tanda Pengapuran Tulang

    Tubuh Sering Nyeri dan Kaku? Bisa Jadi Tanda Pengapuran Tulang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengapuran tulang atau Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit sendi yang paling sering dialami masyarakat, terutama pada usia lanjut. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang, sehingga memicu gesekan langsung yang menimbulkan nyeri dan kekakuan. Masalah ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat menurunkan kualitas […]

  • AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

    AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peta kekayaan global terus mengalami pergeseran seiring meluasnya sumber penciptaan kekayaan baru di berbagai kawasan dunia. Laporan terbaru lembaga keuangan global menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan China masih menjadi dua negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia, meskipun laju pertumbuhannya mulai bervariasi antarwilayah. Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan lebih dari 900 miliarder, […]

  • Strategi Investor Hadapi Gejolak Pasar di Tengah Isu Politik Global

    Strategi Investor Hadapi Gejolak Pasar di Tengah Isu Politik Global

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketidakstabilan politik global kembali menjadi sorotan para pelaku pasar. Mulai dari konflik geopolitik, pergantian kepemimpinan di negara besar, hingga kebijakan luar negeri yang berubah arah, semuanya berdampak langsung pada pergerakan harga saham, obligasi, dan nilai tukar mata uang. Isu politik global sering kali memicu volatilitas tinggi di pasar modal. Sentimen investor mudah terguncang, […]

expand_less