Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 167 BUMN Dilikuidasi, Pemerintahan Prabowo Subianto Pangkas Ribuan Perusahaan Negara

167 BUMN Dilikuidasi, Pemerintahan Prabowo Subianto Pangkas Ribuan Perusahaan Negara

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat perampingan badan usaha milik negara (BUMN). Hingga 28 April 2026, sebanyak 167 perusahaan pelat merah telah dilikuidasi. Direktur Operasional Danantara, Dony Oskaria, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing BUMN.

“Total yang sudah dilikuidasi sekitar 167 perusahaan,” kata Dony, Selasa, 28 April 2026.

Pemerintah menargetkan jumlah BUMN yang semula mencapai 1.077 entitas dipangkas drastis menjadi sekitar 200 hingga 300 perusahaan. Proses ini ditargetkan rampung pada 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo.

Likuidasi, menurut Dony, hanya dilakukan terhadap perusahaan dengan beban utang yang jauh melampaui aset serta tidak memiliki daya saing di pasar. Selain itu, pemerintah juga menempuh strategi divestasi untuk entitas kecil di luar bisnis inti, serta konsolidasi antar perusahaan dalam sektor yang sama.

Penggabungan ini menyasar sejumlah sektor strategis seperti logistik, rumah sakit, hingga perhotelan guna menciptakan skala ekonomi yang lebih besar. “Aset akan di satukan, demikian juga sektor logistik dan layanan lainnya,” ujarnya.

Langkah lain yang diambil adalah restrukturisasi menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan. Pemerintah bahkan mengubah pendekatan “sinergi BUMN” menjadi kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh entitas.

Transformasi ini berjalan seiring pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia yang bertugas mengonsolidasikan aset negara agar lebih terarah dan kompetitif di tingkat global.

Sementara itu, Managing Director Danantara, Rohan Hafas, menyebut evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap seluruh portofolio BUMN. Penilaian mencakup kualitas aset, kebijakan akuntansi, hingga disiplin tata kelola.

“Ini adalah langkah reset untuk memastikan neraca perusahaan mencerminkan kondisi yang aktual dan kredibel,” kata Rohan.

Menurut dia, ke depan kinerja BUMN tidak hanya diukur dari besarnya aset, tetapi dari kemampuan menghasilkan laba, arus kas yang sehat, serta kontribusi dividen yang stabil bagi negara.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ini Harga BBM Pertamina Naik, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Hari Ini Harga BBM Pertamina Naik, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang dijual Pertamina mengalami kenaikan mulai Senin (4/5/2026). Kenaikan ini terjadi pada sejumlah produk, terutama jenis diesel dan bensin beroktan tinggi. Berdasarkan data resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamina Dex (CN 53) naik signifikan dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter. Kenaikan juga terjadi pada Dexlite (CN 51) […]

  • BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan mengangkat sebanyak 32.000 petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, proses rekrutmen PPPK telah dilakukan secara bertahap. Pada […]

  • Uang rupiah Play Button

    Terkait Redenominasi Rupiah, Pelaku Usaha Perlu Pembaruan Sistem Akuntasi dan Teknologi Informasi

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wacana redenominasi rupiah yang sudah sejak lama diapungkan ke publik, kembali diseriusi oleh pemerintah. Hal ini diketahui mulai diseriusi pemerintah setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029 Dimintai pendapatnya mengenai rencana ini, Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, […]

  • Harga Sembako Hari Ini di Jambi: Update Pasar Angso Duo, Talang Banjar, Kasang, dan Aur Duri

    Harga Sembako Hari Ini di Jambi: Update Pasar Angso Duo, Talang Banjar, Kasang, dan Aur Duri

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar rakyat di Kota Jambi terpantau stabil pada Kamis (20/11/2025), berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Empat pasar yang menjadi sampel pemantauan, yakni Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat Aur Duri, dan Pasar Rakyat Kasang, menunjukkan pergerakan harga beragam, terutama pada […]

  • Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 7.887 aduan konsumen sepanjang Januari–Desember 2025. Sebagian besar aduan, yakni 7.836 laporan (99,35%), berasal dari transaksi daring (online), sedangkan aduan transaksi offline hanya 32 laporan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa dari total aduan, 7.853 laporan (99,56%) telah diselesaikan melalui klarifikasi dan solusi dengan pelaku usaha. Sektor dengan aduan […]

  • Menhan Sjafrie Ungkap Negara Tanpa Tambang Tapi Jadi Eksportir Timah Top Dunia

    Menhan Sjafrie Ungkap Negara Tanpa Tambang Tapi Jadi Eksportir Timah Top Dunia

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia, khususnya sektor pertambangan, agar tidak kembali menjadi sasaran eksploitasi pihak asing. Ia menyoroti kasus pencurian sumber daya alam yang masih marak, terutama komoditas timah. Dalam kuliah umum di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sjafrie membeberkan adanya sebuah negara yang tidak memiliki tambang timah, […]

expand_less