Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Di Tengah Rencana Cukai Rokok Tidak Naik, Begini Produksi Rokok Tanah Air

Di Tengah Rencana Cukai Rokok Tidak Naik, Begini Produksi Rokok Tanah Air

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan tidak akan menaikkan cukai rokok pada tahun depan. Kebijakan ini salah satunya ditujukan untuk memberantas rokok ilegal yang marak di tanah air.

Kabar ini juga disambut gembira pelaku indiustri rokok. Terlebih keputusan ini diharapkan bisa mengurangi beban industri rokok.

Lalu seperti apa produksi rokok di Indonesia selama ini? Untuk diketahui produksi rokok Indonesia pada bulan September 2025 naik menjadi 26 miliar batang.

Cnbcindonesia.com merilis data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bahwa produksi rokok pada September 2025 yang mencapai 26 miliar tersebut naik 0,39% dibandingkan Agustus tahun ini (month to month/mtm). Produksi tersebut juga menanjak 1,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year).

Secara keseluruhan, produksi rokok Januari-September 2025 mencapai 223 miliar batang atau turun 1,67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Fakta lainnya dari data tersebut sejak 2018-2025, produksi rokok Januari-September 2025 adalah yang terendah setidaknya sejak 2017.

Pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) hampir tiap tahun dengan besaran rata-rata tertimbang 10-12%. Dalam 15 tahun terakhir, hanya tiga kali tarif tidak dinaikkan yakni pada 2014, 2019, dan 2025.

Pada 2014, cukai rokok tidak naik karena adanya aturan baru yakni UU No.28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).Merujuk pada UU tersebut, tahun 2014 ditetapkan sebagai masa peralihan untuk penerapan pajak rokok daerah.

Pada 2019, cukai rokok tidak naik dengan alasan adanya perlambatan ekonomi dan daya beli. Namun, banyak yang menilai keputusan pemerintah bias politik karena tahun tersebut ada pemilihan presiden.

Pada 2025, pemerintah tidak menaikkan tarif CHT tetapi pemerintah melakukan penyesuaian terkait harga jual eceran.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham global kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Di saat yang sama, harga minyak dunia justru bergerak melemah tajam akibat meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Pasar global bergerak dalam suasana yang kontras. Di satu sisi, investor menyambut positif potensi meredanya konflik geopolitik antara […]

  • Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

    Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melonggarkan kebijakan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna mendukung percepatan program perumahan nasional, termasuk target pembangunan 3 juta rumah. Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah hanya menampilkan catatan kredit dengan nominal di atas Rp1 juta dalam laporan SLIK. Artinya, kredit macet dengan nilai di bawah Rp1 […]

  • 8 Desa di Tanjab Timur Masih Tertinggal, Lima Berada di Kecamatan Sadu

    8 Desa di Tanjab Timur Masih Tertinggal, Lima Berada di Kecamatan Sadu

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih menyisakan pekerjaan rumah. Dari 73 desa yang tersebar di wilayah tersebut, delapan desa masih berstatus tertinggal. Yang menarik, persoalan itu tidak tersebar merata. Lima dari delapan desa tertinggal berada di Kecamatan Sadu. Sementara tiga lainnya masing-masing berada di Kecamatan Rantau Rasau, Mendahara dan Muara Sabak […]

  • Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025. Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk […]

  • Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi rakyat berbasis kegotongroyongan dan kesejahteraan anggota. “Tujuan Kopdes Merah Putih adalah untuk merebranding koperasi, bukan hanya sebagai tempat menabung dan meminjam uang, […]

  • FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Berpeluang Jadi Pemain Kedua ASEAN

    FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Berpeluang Jadi Pemain Kedua ASEAN

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – FIFA resmi mengumumkan daftar nominasi Puskas Award 2025 sebagai penghargaan gol-gol terbaik para pesepakbola dunia. Nominasi Puskas Award 2025 diberikan berdasarkan gol-gol yang dicetak antara 11 Agustus 2024 sampai 2 Agustus 2025. Menariknya pemain andalan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Rizky Ridho masuk daftar nominasi Puskas Award 2025 berkat golnya pada laga Persija […]

expand_less