Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dalam laporan World Economic Outlook edisi April 2026, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027.

Selain itu, tingkat inflasi diproyeksikan naik menjadi 3 persen pada 2026, sebelum turun ke level 2,6 persen pada 2027.

IMF menyebutkan, proyeksi tersebut dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi dan rantai pasokan.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel telah memicu lonjakan harga komoditas, khususnya energi, serta mengganggu distribusi global.

IMF juga memperingatkan risiko perlambatan ekonomi global jika konflik berkepanjangan dan harga minyak bertahan di atas 100 dolar AS per barel hingga 2027.

Dalam laporan yang sama, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,1 persen pada 2026 dan meningkat tipis menjadi 3,2 persen pada 2027.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya, mencerminkan tekanan akibat ketidakpastian global.

IMF menilai ekonomi global masih mampu bertahan dari berbagai guncangan, namun konflik geopolitik terbaru menjadi ujian serius bagi stabilitas ekonomi dunia.

Kenaikan harga energi dan pangan dinilai menjadi faktor utama yang mendorong inflasi di berbagai negara. Selain itu, sentimen penghindaran risiko di pasar keuangan turut menambah tekanan terhadap negara berkembang.

Negara-negara pengimpor komoditas disebut lebih rentan terhadap dampak tersebut, terutama akibat depresiasi mata uang yang memperburuk kenaikan harga energi dan pangan.

IMF juga menyoroti ketidakmerataan pertumbuhan di negara besar seperti Amerika Serikat dan China, yang berpotensi menambah risiko terhadap prospek ekonomi global. Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi dunia dinilai masih menghadapi tantangan, termasuk fragmentasi geoekonomi dan perubahan struktur perdagangan global.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Libur Nataru, Bandara InJourney Beroperasi 24 Jam Mulai 14 Desember 2025

    Antisipasi Libur Nataru, Bandara InJourney Beroperasi 24 Jam Mulai 14 Desember 2025

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi lonjakan pergerakan wisatawan di seluruh jaringan layanan mereka. Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata itu memastikan seluruh lini operasional siap bekerja penuh selama masa puncak liburan. Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Herman mengatakan […]

  • BMKG: Cuaca Jambi 29 Oktober 2025 Mayoritas Berawan

    BMKG: Cuaca Jambi 29 Oktober 2025 Mayoritas Berawan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Jambi hari ini, Rabu (29/10/2025), didominasi berawan di hampir seluruh wilayah. Meski relatif tenang tanpa hujan lebat, sejumlah kabupaten dan kota diperkirakan akan mengalami potensi hujan ringan hingga petir pada sore hingga malam hari. Kondisi ini sejalan dengan pola cuaca transisi dari musim […]

  • Impor 100 Ribu Pikap untuk Kopdes Dikritik, Hendri Satrio Usul Produksi Esemka

    Impor 100 Ribu Pikap untuk Kopdes Dikritik, Hendri Satrio Usul Produksi Esemka

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah mengimpor 100.000 unit kendaraan niaga jenis pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menuai kritik. Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai kebijakan impor dalam jumlah besar tersebut perlu dikaji ulang. Ia mempertanyakan alasan pemerintah tidak memaksimalkan kapasitas industri otomotif dalam negeri. “Kenapa harus impor dalam jumlah besar? […]

  • Update Harga Sembako 3 November 2025 Harga Cabe Merah Naik 10,71% Menjadi Rp56.000 Kg

    Update Harga Sembako 3 November 2025 Harga Cabe Merah Naik 10,71% Menjadi Rp56.000 Kg

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di beberapa pasar tradisional Kota Jambi pada Senin, 3 November 2025, secara umum terpantau stabil. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, terutama pada cabe merah besar dan cabe rawit hijau di Pasar Rakyat Talang Banjar, sedangkan di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Kasang sebagian besar […]

  • Kontrak Diperpanjang, Freeport Lepas 12 Persen Saham ke Indonesia Mulai 2041

    Kontrak Diperpanjang, Freeport Lepas 12 Persen Saham ke Indonesia Mulai 2041

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan tambang global Freeport-McMoRan Inc. sepakat melepas 12 persen saham di PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada Pemerintah Indonesia pada 2041, menyusul perpanjangan hak operasi tambang di distrik mineral Grasberg, Papua. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara Freeport dan Pemerintah Indonesia yang ditandatangani pada Rabu (18/2/2026). Dalam kesepakatan itu, pelepasan saham dilakukan […]

  • Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Italia kini tengah menikmati keuntungan besar dari lonjakan harga emas dunia. Bank Sentral Italia (Bank of Italy) tercatat memiliki 2.452 ton emas, menjadikannya pemilik cadangan emas terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Jerman. Dengan harga emas yang saat ini mencapai rekor tertinggi, nilai cadangan tersebut diperkirakan mencapai US$300 miliar atau sekitar […]

expand_less