Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dalam laporan World Economic Outlook edisi April 2026, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027.

Selain itu, tingkat inflasi diproyeksikan naik menjadi 3 persen pada 2026, sebelum turun ke level 2,6 persen pada 2027.

IMF menyebutkan, proyeksi tersebut dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi dan rantai pasokan.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel telah memicu lonjakan harga komoditas, khususnya energi, serta mengganggu distribusi global.

IMF juga memperingatkan risiko perlambatan ekonomi global jika konflik berkepanjangan dan harga minyak bertahan di atas 100 dolar AS per barel hingga 2027.

Dalam laporan yang sama, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,1 persen pada 2026 dan meningkat tipis menjadi 3,2 persen pada 2027.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya, mencerminkan tekanan akibat ketidakpastian global.

IMF menilai ekonomi global masih mampu bertahan dari berbagai guncangan, namun konflik geopolitik terbaru menjadi ujian serius bagi stabilitas ekonomi dunia.

Kenaikan harga energi dan pangan dinilai menjadi faktor utama yang mendorong inflasi di berbagai negara. Selain itu, sentimen penghindaran risiko di pasar keuangan turut menambah tekanan terhadap negara berkembang.

Negara-negara pengimpor komoditas disebut lebih rentan terhadap dampak tersebut, terutama akibat depresiasi mata uang yang memperburuk kenaikan harga energi dan pangan.

IMF juga menyoroti ketidakmerataan pertumbuhan di negara besar seperti Amerika Serikat dan China, yang berpotensi menambah risiko terhadap prospek ekonomi global. Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi dunia dinilai masih menghadapi tantangan, termasuk fragmentasi geoekonomi dan perubahan struktur perdagangan global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

    Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan antara pemimpin Gereja Katolik Pope Leo XIV dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kian memanas di tengah konflik geopolitik global yang terus bereskalasi. Paus Leo XIV menegaskan bahwa Gereja memiliki “kewajiban moral” untuk menentang perang dan menyerukan perdamaian. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perjalanan menuju Aljazair, saat konflik di Timur Tengah masih berlangsung […]

  • Menkeu Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Dialihkan ke Belanja Rutin K/L

    Menkeu Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Dialihkan ke Belanja Rutin K/L

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menarik kembali dana pemerintah berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 75 triliun yang sebelumnya ditempatkan di perbankan. Dana tersebut selanjutnya dialihkan untuk membiayai belanja rutin kementerian dan lembaga (K/L) agar dapat langsung masuk ke sistem perekonomian. Purbaya menjelaskan, dana yang ditarik merupakan penempatan SAL pada kloter kedua, […]

  • Bounou Ukir Rekor Abadi: Raja Penyelamat Penalti Piala Dunia

    Bounou Ukir Rekor Abadi: Raja Penyelamat Penalti Piala Dunia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Yassine Bounou kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah tampil di Piala Dunia. Penjaga gawang Timnas Maroko itu kembali menorehkan sejarah dengan mencatatkan rekor yang belum pernah dicapai kiper mana pun di panggung Piala Dunia. Rekor bersejarah tersebut tercipta saat Maroko menghadapi Prancis pada laga perempat final Piala Dunia 2026, […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Rabu (8/4/2026), meski sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar bahan pangan tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan harga paling mencolok terjadi pada […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo 30 Maret 2026, Cabai Rawit Merah Melonjak Tajam

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo 30 Maret 2026, Cabai Rawit Merah Melonjak Tajam

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo pada 30 Maret 2026 relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas hortikultura khususnya cabai mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada dalam kondisi stabil. Harga beras medium seperti Beras Belido […]

  • Bea Cukai Pecat 27 Pegawai Terlibat Fraud

    Bea Cukai Pecat 27 Pegawai Terlibat Fraud

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memecat 27 pegawai sepanjang 2024 karena terbukti terlibat praktik fraud dan pelanggaran disiplin berat. Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya pembenahan internal sekaligus penguatan integritas sumber daya manusia di lingkungan Bea Cukai. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menegaskan […]

expand_less