Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Harga BYD Denza N8L Terbaru Mulai Rp866 Juta, Ini Spesifikasinya

Harga BYD Denza N8L Terbaru Mulai Rp866 Juta, Ini Spesifikasinya

  • account_circle -
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – BYD dikabarkan telah memulai pra-penjualan SUV plug-in hybrid Denza N8L dengan baterai 75,26 kWh dan teknologi pengisian cepat (flash charging).

Dilaporkan Carnewschina sebagaimana dilansir Antara pada Jumat (10/4/2026), Denza N8L Flash Charge Edition dibanderol dengan harga pra-penjualan 350.000 hingga 400.000 yuan (50.700 – 57.900 USD) atau sekitar Rp866 juta hingga Rp990 juta.

Versi terbaru N8L mengusung konfigurasi enam kursi dengan tata letak 2+2+2. Kursi baris depan dan kedua sama-sama dilengkapi fitur ventilasi, pemanas, dan pijat.

N8L Flash Charge Edition dilengkapi sistem “God’s Eye” 5.0, yang mengandalkan model besar end-to-end berbasis reinforcement learning serta data berkendara dunia nyata dalam jumlah besar untuk pengembangan berkelanjutan.

Sistem ini memungkinkan kemampuan berkendara cerdas di berbagai skenario, termasuk penghindaran rute (detouring) dan putar balik (U-turn) secara otomatis.

Model baru ini ditenagai baterai Blade generasi kedua dan teknologi flash charging.

Seluruh varian dibekali mesin plug-in hybrid khusus 2.0T berefisiensi tinggi serta sistem hybrid EHS berefisiensi tinggi.

Adapun rincian tenaga meliputi tenaga maksimum mesin 2.0T: 152 kW dan tenaga maksimum tiga motor listrik: 560 kW (751 hp).

N8L baru ini memiliki kapasitas baterai mencapai 75,26 kWh dengan jarak tempuh listrik murni hingga 430 km.

Akselerasi 0–100 km/jam berada di kisaran 3 detik. Berkat teknologi flash charging, kendaraan ini dapat terisi cukup dalam 5 menit dan penuh dalam 9 menit, dengan tambahan waktu hanya 3 menit pada suhu -30° Celcius.

Lebih lanjut, teknologi sasis mengadopsi sistem kontrol bodi udara cerdas DiSus-A, yang secara dinamis meningkatkan kekakuan dan redaman suspensi untuk mengurangi limbung serta menekan risiko terguling.

Dipadukan dengan sistem pratinjau permukaan jalan cerdas 2.0, kendaraan dapat memindai kondisi jalan di depan melalui sensor dan menyesuaikan suspensi secara proaktif sesuai kondisi jalan yang berbeda.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Migas

    Blok Migas di Muara Tembesi Dilelang, Potensinya Paling Kecil

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Satu dari 9 blok migas atau wilayah kerja (WK) yang dilelang pemerintah adalah WK Muara Tembesi. Dari 9 WK itu, potensi minyak di WK Muara Tembesi yang terkecil. Untuk diketahui, Jumat (24/10) Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan perusahaan migas asal Inggris, […]

  • Retail Terus Berevolusi, Mal Kini Jadi Ruang Sosial dan Gaya Hidup

    Retail Terus Berevolusi, Mal Kini Jadi Ruang Sosial dan Gaya Hidup

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lanskap bisnis retail di kawasan urban Indonesia diproyeksikan terus mengalami perubahan hingga 2026. Namun, pertumbuhan sektor ini tidak lagi berfokus pada transaksi jual beli semata. Pusat perbelanjaan kini semakin bertransformasi menjadi ruang sosial, rekreasi, dan gaya hidup masyarakat perkotaan. Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat, menuturkan bahwa ekspansi retail di wilayah […]

  • Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Rakyat Kasang tidak mengalami perubahan signifikan per Jumat (21/2/2026). Di Pasar Talang Banjar, harga beras masih bertahan di kisaran Rp 15.200 hingga Rp 15.400 per […]

  • Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melaporkan posisi utang pemerintah hingga akhir Kuartal III-2025 mencapai Rp 9.408,64 triliun. Mayoritas utang tersebut berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.187,55 triliun atau 87,02 persen dari total portofolio. Sementara itu, porsi utang dari pinjaman tercatat Rp 1.221,09 triliun […]

  • Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bank Dunia menilai Indonesia perlu lebih terbuka terhadap perdagangan global agar tidak semakin tertinggal dalam rantai pasok manufaktur dunia. Lembaga tersebut juga menyoroti dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai menghambat kompetisi dan reformasi ekonomi. Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank Aaditya Mattoo mengatakan, kebijakan perdagangan Indonesia yang […]

  • Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dilakukan sejumlah oknum pengusaha melalui skema under-invoicing. Praktik ilegal ini diduga menyebabkan kebocoran penerimaan negara dalam jangka waktu bertahun-tahun. Purbaya menyebut modus yang digunakan yakni melaporkan ekspor CPO seolah-olah hanya sampai negara […]

expand_less