Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Senin pagi, (30/3/2026). Analis menilai, rupiah loyo seiring penguatan dolar AS yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah hari ini melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.981 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,06% ke level 100,21.

Dikutip dari Reuters, dolar AS bergerak relatif stabil pada Senin dan bersiap mencatat kenaikan bulanan terkuat sejak Juli. Kondisi ini terjadi seiring kekhawatiran investor terhadap dampak perang berkepanjangan di Timur Tengah.

Pasar global terguncang sepanjang bulan ini setelah konflik tersebut secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Kondisi ini mendorong harga minyak Brent menuju kenaikan bulanan terbesar serta mengganggu ekspektasi suku bunga global.

Perang yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari itu kini meluas ke kawasan Timur Tengah. Kekhawatiran terhadap kemungkinan operasi darat serta keterlibatan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman semakin memperburuk sentimen pasar.

Situasi tersebut membuat dolar AS tetap menjadi aset aman pilihan investor sepanjang bulan ini. Euro diperdagangkan di level US$1,1512 dan berpotensi mencatat penurunan 2,5% sepanjang Maret, menjadi pelemahan bulanan terdalam sejak Juli.

Poundsterling berada di level US$ 1,32585, relatif stabil secara harian, namun diperkirakan turun 1,7% sepanjang bulan ini. Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama, berada di level 100,14 pada awal perdagangan.

Head of Research Pepperstone Chris Weston mengatakan, perubahan persepsi pasar terjadi sangat cepat.

“Yang mencolok adalah seberapa cepat probabilitas berubah. Dua minggu lalu, kemungkinan keterlibatan militer AS di Iran masih dianggap kecil. Kini jelas berubah, sehingga pasar perlu tetap terbuka terhadap berbagai kemungkinan,” ujarnya.

Menurut Weston, dalam kondisi seperti ini pelaku pasar cenderung defensif, dengan strategi menjual aset berisiko saat reli dan menjaga lindung nilai terhadap volatilitas.

Yen Jepang sempat menguat tipis ke 159,97 per dolar setelah sebelumnya melemah hingga 160,47, level terendah sejak Juli 2024 saat otoritas Jepang terakhir kali melakukan intervensi pasar valuta asing.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan Baru KUR Perumahan, Bank Himbara Dapat Tugas Khusus dari Menteri PKP

    Aturan Baru KUR Perumahan, Bank Himbara Dapat Tugas Khusus dari Menteri PKP

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menggulirkan skema KUR Perumahan untuk menopang program strategis nasional. Kebijakan ini diharapkan menjadi instrumen baru dalam percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan program ini bertujuan membebaskan rakyat dari jeratan rentenir. Perbankan nasional, khususnya bank Himbara, didorong untuk mengambil peran sentral. Inisiatif pembiayaan ini […]

  • Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah. […]

  • Banjir Sumatra Tewaskan 442 Jiwa, 402 Orang Hilang

    Banjir Sumatra Tewaskan 442 Jiwa, 402 Orang Hilang

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa akibat banjir besar di Sumatra terus bertambah. Hingga 30 November 2025, total 442 orang meninggal dunia dan 402 orang masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus melakukan pencarian korban, penyaluran bantuan, serta pembukaan akses wilayah yang terisolasi akibat rusaknya infrastruktur. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto […]

  • RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia merespons kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif dagang global sebesar 10 persen untuk seluruh negara. Pemerintah menegaskan akan terus mencermati dampak kebijakan tersebut, khususnya terhadap kelanjutan agreement on reciprocal trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa Indonesia memilih […]

  • Danantara Siapkan Rp16 triliun Bangun Hunian di Lahan Hibah Lippo

    Danantara Siapkan Rp16 triliun Bangun Hunian di Lahan Hibah Lippo

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara atau Danantara Indonesia menyiapkan anggaran hingga mencapai Rp16 triliun untuk mendukung pembangunan hunian vertikal pada lahan hibah Lippo Group. Pendiri Yayasan Pelita Harapan James Riady menghibahkan tiga bidang lahan sekitar 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang direncanakan untuk pembangunan 140 ribu unit hunian vertikal bagi […]

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

expand_less