Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Senin pagi, (30/3/2026). Analis menilai, rupiah loyo seiring penguatan dolar AS yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah hari ini melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.981 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,06% ke level 100,21.

Dikutip dari Reuters, dolar AS bergerak relatif stabil pada Senin dan bersiap mencatat kenaikan bulanan terkuat sejak Juli. Kondisi ini terjadi seiring kekhawatiran investor terhadap dampak perang berkepanjangan di Timur Tengah.

Pasar global terguncang sepanjang bulan ini setelah konflik tersebut secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Kondisi ini mendorong harga minyak Brent menuju kenaikan bulanan terbesar serta mengganggu ekspektasi suku bunga global.

Perang yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari itu kini meluas ke kawasan Timur Tengah. Kekhawatiran terhadap kemungkinan operasi darat serta keterlibatan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman semakin memperburuk sentimen pasar.

Situasi tersebut membuat dolar AS tetap menjadi aset aman pilihan investor sepanjang bulan ini. Euro diperdagangkan di level US$1,1512 dan berpotensi mencatat penurunan 2,5% sepanjang Maret, menjadi pelemahan bulanan terdalam sejak Juli.

Poundsterling berada di level US$ 1,32585, relatif stabil secara harian, namun diperkirakan turun 1,7% sepanjang bulan ini. Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama, berada di level 100,14 pada awal perdagangan.

Head of Research Pepperstone Chris Weston mengatakan, perubahan persepsi pasar terjadi sangat cepat.

“Yang mencolok adalah seberapa cepat probabilitas berubah. Dua minggu lalu, kemungkinan keterlibatan militer AS di Iran masih dianggap kecil. Kini jelas berubah, sehingga pasar perlu tetap terbuka terhadap berbagai kemungkinan,” ujarnya.

Menurut Weston, dalam kondisi seperti ini pelaku pasar cenderung defensif, dengan strategi menjual aset berisiko saat reli dan menjaga lindung nilai terhadap volatilitas.

Yen Jepang sempat menguat tipis ke 159,97 per dolar setelah sebelumnya melemah hingga 160,47, level terendah sejak Juli 2024 saat otoritas Jepang terakhir kali melakukan intervensi pasar valuta asing.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Percepat Kemandirian Energi Nasional, Perkuat Produksi dan Transisi Menuju Energi Bersih

    Pertamina Percepat Kemandirian Energi Nasional, Perkuat Produksi dan Transisi Menuju Energi Bersih

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah tantangan ketergantungan impor energi dan perubahan global menuju ekonomi hijau, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional melalui strategi bisnis yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah. Langkah ini menjadi bagian penting dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia berdaulat dalam pangan, energi, dan air. Komitmen […]

  • Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian global. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Ngegas Lagi, Tembus Rp2,61 Juta per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Ngegas Lagi, Tembus Rp2,61 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menguat setelah dua hari sebelumnya mencatatkan pelemahan. Mengawali perdagangan Senin (3/8/2026), logam mulia yang banyak diminati masyarakat itu melesat tajam dan kini dibanderol Rp2.610.000 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam hari ini naik Rp7.000, dari sebelumnya Rp2.603.000 per gram menjadi Rp2.610.000 per gram. Pada perdagangan Sabtu […]

  • Segera Hadir Binguo S, Varian Wuling Ini Bisa Tembus 500 Km

    Segera Hadir Binguo S, Varian Wuling Ini Bisa Tembus 500 Km

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wuling bersiap menambah pilihan varian untuk mobil listrik kompaknya, Binguo S. Varian baru ini terungkap melalui dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok. Dikutip dari Carnewschina dilansir kompas, Senin (10/11/2025), dalam dokumen itu sebutkan bahwa Binguo S bakal dibekali baterai 52,9 kWh dengan klaim jarak tempuh 525 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. Namun, […]

  • beras selundupan

    Setelah Aceh, Terungkap 40 Ton Beras Impor Selundupan Masuk ke Batam

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Belum lagi terungkap otak di balik impor ilegal beras dari Thailand ke Aceh, kasus serupa kembali terungkap. Kali ini sebanyak 40 ton beras impor ilegal masuk ke Batam. “Tadi malam ada laporan dari Batam, melalui (aplikasi) lapor Pak Amran menyampaikan bahwasannya ada beras yang sandar. Sandarnya jam 11 malam,” kata Menteri Pertanian Amran […]

  • Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

    Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Rabu (13/5/2026) pagi. Mata uang Garuda naik tipis seiring pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah menguat 14 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp17.515 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik […]

expand_less