Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Trump Klaim AS Tenggelamkan 9 Kapal Perang Iran, Konflik Timur Tengah Kian Membara

Trump Klaim AS Tenggelamkan 9 Kapal Perang Iran, Konflik Timur Tengah Kian Membara

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Donald Trump mengklaim pasukan Amerika Serikat telah menghancurkan dan menenggelamkan sembilan kapal perang milik Iran di tengah perang yang terus berkobar di Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Minggu (1/3/2026).

“Saya baru saja diberitahu, kita sudah menghancurkan dan menenggelamkan 9 kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya relatif besar dan penting,” tulis Trump.

Ia juga menegaskan operasi militer AS akan terus berlanjut dan kapal-kapal Iran lainnya akan menjadi target berikutnya.

“Mereka akan segera mengapung di dasar laut juga!” imbuhnya.

Dalam pernyataan terpisah, Trump juga mengungkapkan bahwa pasukan AS berhasil menghancurkan Markas Besar Angkatan Laut Iran dalam serangan berbeda.

Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer gabungan AS dan Israel yang diluncurkan pada Sabtu (28/2/2026). Serangan udara tersebut menggempur berbagai wilayah strategis di Iran.

Imbas serangan itu dilaporkan sangat besar. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, disebut tewas dalam serangan tersebut. Sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya, termasuk menteri pertahanan dan Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), juga dilaporkan menjadi korban.

Tak tinggal diam, Iran langsung melancarkan serangan balasan terhadap aset-aset AS dan Israel. IRGC dikabarkan melanjutkan operasi militernya sehari setelah pengumuman resmi kematian Khamenei.

Eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran kini tak hanya berdampak pada stabilitas politik kawasan, tetapi juga mengguncang pasar global.

Ketegangan di Timur Tengah memicu lonjakan kekhawatiran terhadap keamanan jalur energi dunia, khususnya di sekitar Selat Hormuz. Investor global mulai bereaksi dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan harga minyak dan ketidakstabilan ekonomi.

Pasar saham di sejumlah negara dilaporkan bergerak volatil, sementara harga komoditas energi menunjukkan tren kenaikan sejak konflik memanas.

Jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya diperkirakan tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga ke ekonomi global secara luas. Perkembangan situasi militer dan respons lanjutan dari kedua pihak kini menjadi perhatian utama komunitas internasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Sembako 3 November 2025 Harga Cabe Merah Naik 10,71% Menjadi Rp56.000 Kg

    Update Harga Sembako 3 November 2025 Harga Cabe Merah Naik 10,71% Menjadi Rp56.000 Kg

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di beberapa pasar tradisional Kota Jambi pada Senin, 3 November 2025, secara umum terpantau stabil. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, terutama pada cabe merah besar dan cabe rawit hijau di Pasar Rakyat Talang Banjar, sedangkan di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Kasang sebagian besar […]

  • Manchester United Incar Pierre Kalulu, Siapkan Opsi Baru Lini Belakang

    Manchester United Incar Pierre Kalulu, Siapkan Opsi Baru Lini Belakang

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United dikabarkan tengah menyusun rencana untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Salah satu nama yang masuk radar klub berjuluk Setan Merah itu adalah bek tengah Juventus, Pierre Kalulu. Kebutuhan Manchester United akan pemain bertahan baru tak lepas dari situasi skuad saat ini. Klub disebut berencana merekrut setidaknya […]

  • Limbah Kopi hingga Daun Nanas Jambi Tembus Pasar Global

    Limbah Kopi hingga Daun Nanas Jambi Tembus Pasar Global

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Limbah pertanian yang selama ini dipandang tak bernilai di Provinsi Jambi kini justru menjadi komoditas bernilai tinggi di pasar global. Kulit kopi, daun nanas, hingga sabut kelapa berhasil diolah menjadi produk premium yang diminati pasar internasional. Di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, kulit kopi atau cascara yang sebelumnya terbuang kini diolah menjadi minuman […]

  • Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pemborosan anggaran di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan tagihan BPJS Kesehatan membengkak. Inefisiensi pengadaan alat kesehatan (alkes) dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban keuangan lembaga jaminan kesehatan tersebut. Dalam paparannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025), Purbaya mencontohkan adanya aturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan rumah sakit memiliki 10 […]

  • Tekanan Belum Mereda, Rupiah Tersungkur Lagi! Ini Penyebabnya

    Tekanan Belum Mereda, Rupiah Tersungkur Lagi! Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih terjadi. Pada pembukaan perdagangan Kamis (9/7/2026), mata uang Indonesia melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, kurs rupiah mengalami penurunan 52 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.066 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp18.014 per dolar AS. Kepala […]

  • Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

    Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mengarahkan transformasi ekonomi nasional menuju pertumbuhan yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, arah baru pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada stabilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi. Hal itu disampaikan dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meeting 2026 di Washington DC, Amerika Serikat. […]

expand_less