Senin, 9 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menkeu Purbaya: Rasio Utang Indonesia 40,46% Masih Aman, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3%

Menkeu Purbaya: Rasio Utang Indonesia 40,46% Masih Aman, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan rasio utang pemerintah Indonesia masih berada pada level yang aman meski mencapai 40,46 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir 2025.

Berdasarkan data per 31 Desember 2025, total utang pemerintah tercatat sebesar Rp 9.637,9 triliun atau setara 40,46 persen terhadap PDB. Menurut Purbaya, angka tersebut masih relatif terjaga jika dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai perbandingan, rasio utang Malaysia berada di kisaran 64 persen terhadap PDB, Thailand sekitar 63,5 persen, sementara Singapura mencapai 165–170 persen terhadap PDB.

“Kalau dibandingkan dengan negara-negara tersebut, posisi kita masih aman,” ujar Purbaya di Gedung DPR, Rabu (18/2/2026).

Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen

Purbaya menegaskan pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal dengan memastikan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tidak melampaui batas 3 persen terhadap PDB.

Sepanjang 2025, defisit APBN tercatat sebesar Rp 695,1 triliun atau setara 2,92 persen dari PDB. Angka ini masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan dalam kerangka kebijakan fiskal nasional.

Menurut dia, pelebaran defisit dilakukan secara terukur sebagai bagian dari strategi mendorong pemulihan ekonomi nasional di tengah perlambatan global.

Strategi Ekspansi Fiskal

Pemerintah, kata Purbaya, menerapkan kebijakan ekspansi fiskal guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Tanpa dukungan stimulus melalui ruang defisit yang tersedia, pertumbuhan ekonomi dinilai akan sulit mencapai target 5,11 persen pada 2025.

“Kita tidak melewati 3 persen, ekspansi fiskal tetap dijalankan untuk memberi stimulus agar ekonomi kembali bergerak,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan pendekatan yang seimbang antara menjaga kesehatan fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga berupaya menghindari kebijakan yang dapat menekan daya beli masyarakat atau memperlambat pemulihan.

Dengan rasio utang yang masih terkendali dan defisit di bawah batas aman, pemerintah optimistis stabilitas fiskal tetap terjaga sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait penggeledahan yang dilakukan Bareskrim Polri di kantor sekuritas, menyusul penetapan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal PT Multi Makmur Lemindo Tbk (MML) dengan kode saham PIPA. Pejabat sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, […]

  • Produk Unggulan Pegadaian: Emas UBS dan Galeri24 Kompak Anjlok

    Produk Unggulan Pegadaian: Emas UBS dan Galeri24 Kompak Anjlok

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang ditawarkan oleh PT Pegadaian mencatatkan tren negatif pada perdagangan penghujung tahun, Rabu (31/12/2025). Berdasarkan pantauan terbaru, emas batangan cetakan Galeri 24 dan UBS mengalami penurunan harga secara bersamaan. Harga jual emas Galeri24 turun Rp72.000, kini menjadi Rp2.546.000 per gram dari awalnya Rp2.618.000. Sedangkan emas UBS merosot Rp74.000 membuat harganya […]

  • Direktur Utama NET TV Lie Halim Mundur, MDTV Siapkan RUPS Maksimal 90 Hari

    Direktur Utama NET TV Lie Halim Mundur, MDTV Siapkan RUPS Maksimal 90 Hari

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama NET TV, Lie Halim, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut telah diajukan pada 20 Februari 2026. Manajemen perusahaan induk, PT MDTV Media Technologies Tbk, menyampaikan bahwa surat pengunduran diri telah diterima secara resmi dan dilaporkan sebagai keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Corporate Secretary MDTV, Cecil Samantha Sasmita, […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp 16.556 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat Jadi Rp 16.556 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (9/10/2025). Rupiah naik 0,10 persen ke posisi Rp 16.556 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.573 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea naik […]

  • Investor Tembus 239 Ribu, Tapi Belum Ada Emiten Lokal Melantai di Bursa Efek Indonesia

    Investor Tembus 239 Ribu, Tapi Belum Ada Emiten Lokal Melantai di Bursa Efek Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minat masyarakat Jambi terhadap investasi saham terus menunjukkan tren positif. Jumlah investor pasar modal di Provinsi Jambi terus bertambah, namun hingga kini belum ada satu pun perusahaan asal Jambi yang resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data terbaru yang dirilis Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jambi menunjukkan jumlah Single Investor […]

  • Banjir Genangi Akses Jalan Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    Banjir Genangi Akses Jalan Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah akses jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, terendam air akibat hujan deras sejak Minggu (11/1). Genangan air terjadi di titik-titik strategis, termasuk KM 33 Tol Sedyatmo di depan Hotel Ibis dan jalur Soewarna menuju Terminal Cargo, dengan ketinggian mencapai 15–20 cm. Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta, AKP Sularno, mengatakan bahwa […]

expand_less