Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asian Development Bank (ADB) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal serta pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN+3.

Upaya tersebut mengemuka dalam pembukaan rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events yang digelar di Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Forum ini diselenggarakan OJK bekerja sama dengan ADB dan diikuti oleh para regulator, pelaku pasar, investor, akademisi, serta organisasi internasional.

Direktur Eksekutif Kelompok Spesialis Pasar Modal OJK, Retno Ici, mengatakan forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat integrasi pasar obligasi kawasan melalui standardisasi dan harmonisasi regulasi, praktik pasar, serta infrastruktur transaksi lintas batas.

“Kehadiran berbagai pemangku kepentingan mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pasar modal yang tangguh, inklusif, dan berorientasi ke masa depan, termasuk melalui penerapan prinsip keuangan berkelanjutan,” ujar Retno.

Dalam pengembangan keuangan berkelanjutan, OJK telah meluncurkan sejumlah kebijakan, di antaranya Peraturan OJK (POJK) Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan. Regulasi ini memperluas cakupan obligasi berkelanjutan tidak hanya pada aspek lingkungan (green), tetapi juga aspek sosial dan keberlanjutan lainnya.

Selain itu, OJK juga menerbitkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) sebagai acuan penyelarasan proyek nasional dengan standar keberlanjutan internasional.

Sementara dalam pengembangan Local Currency Bond Market, OJK menilai instrumen ini berperan penting dalam meningkatkan stabilitas keuangan, mengurangi risiko nilai tukar, serta memperkuat pembiayaan jangka panjang bagi proyek infrastruktur dan sosial.

Hingga akhir Desember 2025, OJK mencatat nilai outstanding obligasi dan sukuk korporasi berkelanjutan telah mencapai Rp54,94 triliun atau setara USD 3,28 miliar, mencakup kategori green, social, sustainability, dan sustainability-linked bonds.

Di sisi lain, Direktur Strategi Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Mada Dahana, menegaskan bahwa keuangan berkelanjutan merupakan elemen penting dalam strategi pembangunan nasional untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

Pemerintah, menurut Mada, telah mengembangkan berbagai skema pembiayaan seperti sukuk, obligasi tematik termasuk obligasi SDG dan obligasi biru, serta pembiayaan campuran (blended finance). Namun, keterbatasan kapasitas pendanaan masih menjadi tantangan utama, sehingga kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan.

Berdasarkan Sustainable Development Report 2025, Indonesia mencatat skor 70,2, lebih tinggi dari rata-rata global 69,5, dengan capaian 61,4 persen dari 23 indikator SDGs. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor swasta untuk berinvestasi dalam agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum berlangsung selama tiga hari, 2–4 Februari 2026, secara hybrid dan diikuti sekitar 200 peserta dari negara-negara anggota ASEAN+3.

Dalam forum tersebut, OJK juga menggelar Indonesia Session yang membahas perkembangan pasar modal nasional dengan tema “Integrating Sustainable Finance in Indonesia’s Economic Development and Asia’s Growth” serta “Developing Local Currency Bond Market: Market Integration and Stakeholder Synergy”.

Selain ABMF, turut diselenggarakan Joint 34th Cross-Border Settlement Infrastructure Forum (CSIF) dan 3rd Digital Bond Market Forum (DBMF). DBMF berfokus pada pengembangan aset digital, sementara CSIF membahas penguatan infrastruktur penyelesaian transaksi lintas batas obligasi di kawasan ASEAN+3. (*)

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepulauan Seribu Diserbu 5.865 Wisatawan Selama Libur Natal 2025

    Kepulauan Seribu Diserbu 5.865 Wisatawan Selama Libur Natal 2025

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu mengalami peningkatan signifikan selama libur Natal 2025. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat sebanyak 5.865 wisatawan berlibur ke sejumlah pulau wisata pada periode 25–27 Desember 2025. Data tersebut disampaikan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu. Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, mengatakan wisatawan datang melalui […]

  • Pertamina Blokir 394 Ribu Kendaraan karena Curangi Pengisian BBM Subsidi Play Button

    Pertamina Blokir 394 Ribu Kendaraan karena Curangi Pengisian BBM Subsidi

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 294 ribu nomor kendaraan oleh Pertamina diblokir. Kendaraan-kendaraan ini kedapatan melakukan kecurangan dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. “Dari sisi pengawasan sistem subsidi, kami telah melakukan identifikasi fraud terhadap 394 ribu nomor kendaraan yang telah kami blokir untuk mengantisipasi dan memitigasi penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU,” kata Direktur Utama Pertamina Patra […]

  • Kejagung Geledah Kantor Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Lindungi Pegawai Nakal

    Kejagung Geledah Kantor Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Lindungi Pegawai Nakal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan memberikan perlindungan bagi pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang terlibat kasus hukum. Pernyataan ini disampaikan usai Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Bea Cukai beberapa hari lalu. “Kejagung pernah bertanya, kalau ada yang salah di Bea Cukai dilindungi apa nggak? Saya bilang nggak! […]

  • OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 Tahun 2025 (POJK 35/2025) tentang Perubahan atas POJK Nomor 46 Tahun 2024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. Penerbitan aturan ini merupakan upaya OJK untuk meningkatkan peran, kinerja, serta daya saing perusahaan pembiayaan, perusahaan […]

  • Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana Minyakita tetap aman di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta, seperti Pasar Minggu dan Pasar Grogol, pada Selasa (14/4/2026). “Dari hasil pemantauan, stok Minyakita masih mencukupi dan […]

  • Harga Perak Antam Menjadi Rp36.295 per Gram Hari Ini

    Harga Perak Antam Menjadi Rp36.295 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam merosot pada perdagangan Kamis (4/12/2025). Kali ini harga perak Antam merosot sebesar Rp 50 menjadi Rp 36.295 per gram. Harga perak murni dengan berat 250 gram sekarang ini mencapai Rp 9.473.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 10.515.863. Sedangkan yang berat 500 gram sebesar Rp 18.147.500, termasuk […]

expand_less