Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asian Development Bank (ADB) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal serta pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN+3.

Upaya tersebut mengemuka dalam pembukaan rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events yang digelar di Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Forum ini diselenggarakan OJK bekerja sama dengan ADB dan diikuti oleh para regulator, pelaku pasar, investor, akademisi, serta organisasi internasional.

Direktur Eksekutif Kelompok Spesialis Pasar Modal OJK, Retno Ici, mengatakan forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat integrasi pasar obligasi kawasan melalui standardisasi dan harmonisasi regulasi, praktik pasar, serta infrastruktur transaksi lintas batas.

“Kehadiran berbagai pemangku kepentingan mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pasar modal yang tangguh, inklusif, dan berorientasi ke masa depan, termasuk melalui penerapan prinsip keuangan berkelanjutan,” ujar Retno.

Dalam pengembangan keuangan berkelanjutan, OJK telah meluncurkan sejumlah kebijakan, di antaranya Peraturan OJK (POJK) Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan. Regulasi ini memperluas cakupan obligasi berkelanjutan tidak hanya pada aspek lingkungan (green), tetapi juga aspek sosial dan keberlanjutan lainnya.

Selain itu, OJK juga menerbitkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) sebagai acuan penyelarasan proyek nasional dengan standar keberlanjutan internasional.

Sementara dalam pengembangan Local Currency Bond Market, OJK menilai instrumen ini berperan penting dalam meningkatkan stabilitas keuangan, mengurangi risiko nilai tukar, serta memperkuat pembiayaan jangka panjang bagi proyek infrastruktur dan sosial.

Hingga akhir Desember 2025, OJK mencatat nilai outstanding obligasi dan sukuk korporasi berkelanjutan telah mencapai Rp54,94 triliun atau setara USD 3,28 miliar, mencakup kategori green, social, sustainability, dan sustainability-linked bonds.

Di sisi lain, Direktur Strategi Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Mada Dahana, menegaskan bahwa keuangan berkelanjutan merupakan elemen penting dalam strategi pembangunan nasional untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

Pemerintah, menurut Mada, telah mengembangkan berbagai skema pembiayaan seperti sukuk, obligasi tematik termasuk obligasi SDG dan obligasi biru, serta pembiayaan campuran (blended finance). Namun, keterbatasan kapasitas pendanaan masih menjadi tantangan utama, sehingga kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan.

Berdasarkan Sustainable Development Report 2025, Indonesia mencatat skor 70,2, lebih tinggi dari rata-rata global 69,5, dengan capaian 61,4 persen dari 23 indikator SDGs. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor swasta untuk berinvestasi dalam agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum berlangsung selama tiga hari, 2–4 Februari 2026, secara hybrid dan diikuti sekitar 200 peserta dari negara-negara anggota ASEAN+3.

Dalam forum tersebut, OJK juga menggelar Indonesia Session yang membahas perkembangan pasar modal nasional dengan tema “Integrating Sustainable Finance in Indonesia’s Economic Development and Asia’s Growth” serta “Developing Local Currency Bond Market: Market Integration and Stakeholder Synergy”.

Selain ABMF, turut diselenggarakan Joint 34th Cross-Border Settlement Infrastructure Forum (CSIF) dan 3rd Digital Bond Market Forum (DBMF). DBMF berfokus pada pengembangan aset digital, sementara CSIF membahas penguatan infrastruktur penyelesaian transaksi lintas batas obligasi di kawasan ASEAN+3. (*)

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

    Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan sekitar 60 lokasi kampung nelayan di wilayahnya untuk dijadikan bagian dari Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir dan kemandirian nelayan lokal melalui pembangunan terintegrasi di sektor kelautan dan perikanan. Kampung-kampung nelayan di Kepulauan Riau […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga. Harga beras berada dalam kondisi stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing dijual Rp15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.667 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.667 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan pagi ini, Selasa (25/11/2025). Rupiah dibuka menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.667 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.699 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah […]

  • Monadi Buka Turnamen Catur Bulanan Non Master 2026 di Kerinci, 106 Pecatur Se-Provinsi Jambi Ambil Bagian

    Monadi Buka Turnamen Catur Bulanan Non Master 2026 di Kerinci, 106 Pecatur Se-Provinsi Jambi Ambil Bagian

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi membuka Turnamen Catur Bulanan Non Master se-Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Bumi Sakti Alam Kerinci, Minggu (15/2/2026). Ajang ini menjadi panggung adu strategi bagi ratusan pecatur daerah sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga berkelanjutan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap pengembangan […]

  • Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tidak akan mampu tumbuh tanpa penguatan sektor inovasi. “Tanpa inovasi, kita tidak akan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi,” kata Stella di sela-sela gelaran Antara Business Forum di Jakarta, Rabu (19/11). Stella menjelaskan bahwa inovasi memiliki peran kunci dalam melahirkan ide-ide […]

  • Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

    Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan memberikan insentif pajak untuk aksi korporasi yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk dalam proses merger dan konsolidasi perusahaan. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Desember 2025 di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Ia menilai permintaan insentif pajak untuk aksi […]

expand_less