Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI Inc. (MSCI), pada Rabu (28/01/2026) lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan MSCI.

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia dalam rilis menyampaikan, pihaknya memandang masukan yang disampaikan MSCI adalah bagian penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.

“Kami memahami bahwa pembobotan MSCI memiliki peran strategis bagi pasar keuangan global serta menjadi salah satu referensi utama bagi investor. Sejalan dengan hal tersebut, kami berkomitmen untuk mengupayakan yang terbaik dalam rangka meningkatkan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI,” ujarnya.

Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi yang lebih akurat dan andal, sesuai dengan praktik terbaik secara global dan ekspektasi pemangku kepentingan global.

Sebagai bagian dari langkah konkret yang telah dilakukan, BEI telah menyampaikan pengumuman data free-float secara komprehensif melalui website resmi BEI sejak 2 Januari 2026, serta akan disampaikan secara rutin setiap bulannya.

Selanjutnya, BEI bersama SRO dan OJK akan terus berkoordinasi dengan MSCI guna memastikan keselarasan pemahaman serta implementasi peningkatan transparansi informasi.

“Melalui koordinasi yang berkesinambungan ini, kami optimistis dapat terus memperkuat daya saing Pasar Modal Indonesia di tingkat global, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Pasar Modal nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan MSCI (Morgan Stanley Capital International) mengumumkan bahwa mereka membekukan sementara (freeze/hold) perubahan terkait indeks saham Indonesia termasuk review indeks yang sedianya berlaku Februari 2026.

MSCI mengambil langkah tersebut karena melihat adanya isu transparansi data free float dan investability pasar Indonesia yang masih belum memadai menurut standar global.

Akibatnya IHSG anjlok tajam lebih dari 7% pada perdagangan Rabu (28/01/2026), bahkan sempat trading halt karena tekanan jual signifikan.(*)

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Jambi Penasaran? Harga Perak Antam Hari Ini Tembus Rp44.100 per Gram

    Warga Jambi Penasaran? Harga Perak Antam Hari Ini Tembus Rp44.100 per Gram

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bukan hanya harga emas yang menjadi perhatian. Warga Jambi yang mulai melirik investasi logam mulia kini juga penasaran dengan pergerakan harga perak Antam hari ini. Pada perdagangan Selasa (11/8/2026), harga perak murni produksi Antam kembali melesat. Logam mulia berwarna silver itu naik cukup signifikan dan kembali menyentuh level tinggi. Mengutip laman Logam Mulia, […]

  • Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dekati Rp17.000 per Dolar AS

    Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dekati Rp17.000 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah dan hampir mendekati 17.000 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/2/2026). Kurs rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS didukung oleh faktor global dan prospek kebijakan BI pada siang ini. Dikutip dari Antara, rupiah bergerak melemah 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.933 per dolar AS dari […]

  • Investasi VinFast! Buka Pabrik Mobil Listrik di Subang

    Investasi VinFast! Buka Pabrik Mobil Listrik di Subang

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – VinFast resmi membuka fasilitas manufaktur terbarunya di Subang, Jawa Barat, pada Senin (15/12/2025). Peresmian ini menandai langkah strategis produsen kendaraan listrik asal Vietnam tersebut dalam memperkuat eksistensinya di pasar global, sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. “17 bulan yang lalu, kami memulai pembangunan pabrik ini dengan misi […]

  • Xi Jinping, Putin dan Erdogan Bertemu di Tengah Sanksi AS terhadap Iran

    Xi Jinping, Putin dan Erdogan Bertemu di Tengah Sanksi AS terhadap Iran

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan bertemu di Bishkek, Kirgistan, Senin, 31 Agustus 2026. Pertemuan berlangsung di tengah meningkatnya tekanan ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran. Ketiga pemimpin tersebut hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Shanghai atau Shanghai Cooperation Organisation (SCO). Presiden […]

  • Ini Jadwal Pencairan THR untuk ASN dan Karyawan Swasta Beserta Besarannya

    Ini Jadwal Pencairan THR untuk ASN dan Karyawan Swasta Beserta Besarannya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertanyaan soal THR 2026 cair kapan mulai ramai dicari masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi perhatian utama, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun karyawan swasta. Pemerintah memastikan pembayaran THR 2026 tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. THR merupakan hak pekerja yang dilindungi undang-undang dan wajib […]

  • 4 Brand Asal Jambi Sukses Ekspansi Nasional, dari Saimen Bakery hingga Fresh Swalayan

    4 Brand Asal Jambi Sukses Ekspansi Nasional, dari Saimen Bakery hingga Fresh Swalayan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah brand lokal asal Jambi membuktikan diri mampu menembus pasar luar daerah bahkan lintas provinsi. Dengan strategi ekspansi yang konsisten, pelaku usaha ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Fenomena ini menjadi sinyal positif bahwa pelaku usaha daerah memiliki daya saing yang kuat, sekaligus membuka peluang […]

expand_less