Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Papua Jadi Target Perluasan Perkebunan Sawit Usai Sumatra, Ini Rencana Prabowo

Papua Jadi Target Perluasan Perkebunan Sawit Usai Sumatra, Ini Rencana Prabowo

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, melayangkan kritik keras terhadap Presiden Prabowo Subianto terkait wacana penanaman kelapa sawit di Papua. Usman menilai gagasan tersebut menunjukkan pengabaian terhadap pelajaran pahit dari bencana ekologis yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia akibat deforestasi, terutama di Aceh dan Sumatra.

Pernyataan Presiden Prabowo soal rencana penanaman sawit di Papua disampaikan dalam rapat bersama seluruh kepala daerah Papua di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025).

Dalam forum tersebut, Prabowo menyebut penanaman sawit sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian energi berbasis potensi lokal agar Papua tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Namun, Usman Hamid mempertanyakan kebijakan tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @usmanham_id, pada Rabu (17/12/2025), ia menilai Presiden terkesan mengabaikan dampak serius deforestasi terhadap lingkungan dan keselamatan warga.

“Di awal tahun anda meminta ‘tambah lahan sawit’ dan bilang ‘enggak usah takut deforestasi’. Jelang akhir tahun, terjadi bencana ekologis di Sumatra. Anda pura-pura lupa bahaya deforestasi,” tulis Usman.

Menurutnya, hampir seluruh kajian para ahli lingkungan telah menyimpulkan bahwa bencana ekologis di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara berkaitan erat dengan pembabatan hutan.

Karena itu, rencana menjadikan Papua sebagai kawasan perkebunan sawit dinilai sebagai langkah yang berpotensi mengulang kesalahan serupa.

“Sekarang, anda meminta agar Papua ditanami sawit. Ini suara Presiden Republik atau Presiden Direktur perusahaan sawit?” ujar Usman.

Ia juga menyinggung latar belakang Presiden Prabowo yang diketahui memiliki lahan perkebunan sawit, sembari menegaskan bahwa kepentingan negara tidak bisa disamakan dengan kepentingan bisnis pribadi.

“Saya paham anda memiliki lahan luas perkebunan sawit. Tapi saat ini anda bukan sedang menjalankan bisnis anda. Ini negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Usman menekankan bahwa Papua memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan iklim global. Ia menyebut Papua sebagai salah satu dari tiga kawasan hutan tropis terbesar dan tersisa di dunia bersama Amazon dan Kongo yang berfungsi sebagai paru-paru dunia.

Papua, lanjut Usman, memiliki sekitar 7,5 juta hektare lahan gambut, menyimpan sekitar 50 persen hutan mangrove nasional, serta menjadi habitat ratusan spesies endemik dan puluhan ribu jenis tanaman.

“Pulau ini penyerap karbon terluas dan pelindung iklim dari krisis,” kata Usman.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Peringatkan 8 Wilayah Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini, 29 Oktober 2025

    BMKG Peringatkan 8 Wilayah Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini, 29 Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Rabu (29/10/2025). Menurut BMKG, gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter, terutama di beberapa perairan selatan dan barat Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh pola angin yang bertiup cukup kuat di beberapa […]

  • Rupiah Loyo Lagi! Segini Kurs Jual-Beli di 4 Bank Besar

    Rupiah Loyo Lagi! Segini Kurs Jual-Beli di 4 Bank Besar

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap rupiah belum hilang. Mata uang Indonesia kembali tidak berdaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.670 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.669 per dolar AS. Pelemahan memang terbilang tipis. […]

  • Freeport Diproyeksi Setor Rp100 Triliun ke Negara Mulai 2028

    Freeport Diproyeksi Setor Rp100 Triliun ke Negara Mulai 2028

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) diproyeksikan meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara hingga mencapai sekitar Rp100 triliun per tahun mulai 2028. Proyeksi tersebut seiring dengan pulihnya kapasitas produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) yang ditargetkan kembali beroperasi normal dalam beberapa tahun ke depan. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyatakan kontribusi tersebut […]

  • Harga Perak Naik Terus Kini Menjadi Rp35.525 per Gram

    Harga Perak Naik Terus Kini Menjadi Rp35.525 per Gram

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak Antam melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Sekarang ini harga perak Antam naik Rp300 menjadi Rp35.525 per gram. Sebelumnya, perak Antam pada Sabtu (29/11/2025) naik drastis Rp1.600 menjadi Rp 35.225 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 9.281.250, dengan harga yang […]

  • Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Kolom Letusan Tertinggi Capai 1 Kilometer

    Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Kolom Letusan Tertinggi Capai 1 Kilometer

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami enam kali erupsi pada Senin (19/1/2026). Tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 meter hingga 1 kilometer di atas puncak. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan erupsi pertama terjadi pada pukul 00.22 WIB dan berlanjut pada pukul 00.36 WIB, […]

  • IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

    IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025), meski tetap membuka peluang koreksi minor ke kisaran 8.565–8.680. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,90 persen ke level 8.710 disertai volume pembelian yang meningkat. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai IHSG masih tertahan oleh area resistance […]

expand_less