Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melaporkan posisi utang pemerintah hingga akhir Kuartal III-2025 mencapai Rp 9.408,64 triliun. Mayoritas utang tersebut berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.187,55 triliun atau 87,02 persen dari total portofolio.

Sementara itu, porsi utang dari pinjaman tercatat Rp 1.221,09 triliun atau 12,98 persen. Kementerian Keuangan menegaskan bahwa struktur ini masih sesuai strategi pembiayaan jangka panjang pemerintah.

“Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio yang optimal dan mendukung pendalaman pasar keuangan domestik,” tulis DJPPR dalam laporannya, Senin (1/12/2025).

Dari sisi rasio terhadap produk domestik bruto (PDB), posisi utang pemerintah kini mencapai 40,30 persen, masih berada di bawah ambang batas 60 persen yang diatur undang-undang. Dibandingkan Kuartal II-2025, realisasi utang meningkat sekitar 2,59 persen, seiring naiknya penerbitan SBN dari Rp 7.980,87 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kenaikan utang negara masih dalam batas aman selama belanja negara dilakukan secara efisien dan tepat sasaran.

“Strategi utama menjaga kemampuan bayar adalah memastikan anggaran dibelanjakan tepat waktu, tepat sasaran, tanpa kebocoran, dan memberikan dampak maksimal ke perekonomian,” ujar Purbaya.

Pemerintah menekankan bahwa pembiayaan utang diarahkan untuk menjaga stabilitas fiskal, memperkuat ruang pertumbuhan ekonomi, serta mendukung investasi jangka panjang. Pada Kuartal II-2025, posisi utang sempat berada di level Rp 9.138 triliun, sebelum kembali meningkat di kuartal berikutnya. Dengan struktur utang yang didominasi SBN, Kemenkeu menilai risiko nilai tukar lebih terkendali serta memberikan ruang penguatan pasar obligasi nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jelang Hari Kemerdekaan RI Turun 20 Persen

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jelang Hari Kemerdekaan RI Turun 20 Persen

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Senin (10/8/2026) relatif stabil. Namun, harga cabai merah tercatat mengalami penurunan cukup signifikan hingga 20 persen. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing berada di level Rp32.000 per kilogram. Kedua komoditas […]

  • Eks Direktur Jak TV dan Ketua Tim Buzzer Dituntut 8 Tahun Penjara

    Eks Direktur Jak TV dan Ketua Tim Buzzer Dituntut 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Direktur Pemberitaan Jak TV, Tian Bahtiar, dan Ketua Tim Buzzer Adhiya Muzakki dituntut delapan tahun penjara dalam kasus dugaan perintangan penegakan hukum pada sejumlah perkara korupsi. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Selain Tian dan Adhiya, […]

  • Formasi CPNS 2026 Diumumkan, BKN Terapkan Skema Zero Growth Tanpa Tambah ASN Baru

    Formasi CPNS 2026 Diumumkan, BKN Terapkan Skema Zero Growth Tanpa Tambah ASN Baru

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa penerimaan CPNS 2026 akan menggunakan skema baru dengan prinsip zero growth. Artinya, tidak ada penambahan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) secara nasional. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, rekrutmen tahun depan hanya untuk menggantikan pegawai yang pensiun, meninggal dunia, atau mengundurkan diri, bukan untuk menambah […]

  • Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Usia 10-20 Tahun Tembus Rp3.864,36 per Kg

    Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Usia 10-20 Tahun Tembus Rp3.864,36 per Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi petani di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan pada periode 17–23 Juli 2026. Kenaikan terjadi pada kelompok umur tanaman 10–20 tahun, yang menjadi acuan utama transaksi sawit petani. Berdasarkan hasil penetapan tim penetapan harga TBS Provinsi Jambi, harga sawit umur 10–20 tahun naik Rp7,47 per kilogram […]

  • Kemendag Tegaskan Ekspansi Ritel Modern di Daerah Tetap Ikuti Aturan, Buka Peluang Kemitraan dengan Koperasi Desa

    Kemendag Tegaskan Ekspansi Ritel Modern di Daerah Tetap Ikuti Aturan, Buka Peluang Kemitraan dengan Koperasi Desa

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa keberadaan dan ekspansi toko ritel modern di daerah tetap harus mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan ini disampaikan di tengah wacana pembatasan ritel modern seiring penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan bahwa aktivitas usaha ritel modern telah memiliki […]

  • Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS memberikan dampak yang beragam terhadap pasar saham Indonesia. Di tengah tekanan mata uang, sejumlah sektor justru diuntungkan, sementara sektor lainnya menghadapi kenaikan biaya dan tekanan margin. Head of Research RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai prospek pasar saham Indonesia pada 2026 […]

expand_less