Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » BP Tapera Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

BP Tapera Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memprediksi total penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada November ini akan mencetak sejarah tertinggi. Bahkan, diprediksi melampaui capaian tertinggi KPR FLPP, tepatnya pada 2023 sejumlah 229 ribu unit rumah.

Hingga 21 November, sudah tercatat 223.279 rumah KPR FLPP telah disalurkan BP Tapera dengan nilai Rp27,72 triliun. Tercatat pada 2022 mencapai 226 ribu unit rumah dengan nilai Rp25,15 triliun dan pada 2023 sebanyak 229 ribu unit rumah senilai Rp26,32 triliun.

Sedangkan pada 2024 mencapai 200.300 unit rumah dengan nilai subsidi Rp24,6 triliun.

“Kami yakin, 2025 ini akan tercatat yang tertinggi dalam sejarah penyaluran FLPP sejak 2022,” ungkap Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam rilis BP Tapera, Senin (24/11/2025).

Menurut Heru, 2025 merupakan pencapaian luar biasa dalam penyaluran rumah subsidi. Dibanding realisasi pada 2023 dan 2024 dengan realisasi pada 2024-2025, ada peningkatan 10,99 persen.

Dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, jumlah KPR FLPP sudah dicairkan berada pada angka 237.849 unit, sedangkan KPR Tapera sebanyak 1.306 unit rumah sehingga totalnya yang sudah cair dan sudah realisasi sebanyak 239.165 unit rumah.

Di sisi lain, keyakinan tersebut juga didasarkan pada data yang ada di Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan atau SiKasep. Hingga saat ini, permintaan unit rumah dari masyarakat terus meningkat.

Data SiKasep memaparkan, dari 300.910 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendaftar di SiKasep, ada 265.219 data yang lolos subsidi checking dan 226.477 MBR yang sudah di followu p perbankan.

“Masih terdapat 38.742 data yang belum di-follow up bank penyalur. Kami berharap segera ditindaklanjuti oleh perbankan demi percepatan pemilikan rumah bagi MBR,” imbau Heru.

Heru tak menampik ada sejumlah faktor yang menjadi kendala percepatan penyaluran FLPP pada 2025. Jika melihat data FLPP per 21 November 2025 yang mencapai 223.279 unit rumah, tercatat baru 63,38 persen dari total target kuota FLPP 350 ribu unit pada 2025.

Faktor paling dominan adalah belum pulih sepenuhnya daya beli masyarakat. Meski Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III-2025 mencapai 5,04 persen secara tahunan (year-on-year), angka ini menunjukkan adanya sedikit perlambatan dibanding capaian Kuartal II 2025 yang tumbuh sebesar 5,12 persen.

Konsumsi masyarakat yang biasanya tumbuh lebih dari 5 persen, tapi saat ini berada di angka 4,89 persen.

Data tersebut memperlihatkan daya beli masyarakat masih tertahan. Dengan kata lain, menunjukkan daya beli masyarakat masih belum pulih.

“Perlu adanya upaya mendorong konsumsi dan memperbaiki daya beli,” tutup dia.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulit Tidur? Coba 5 Makanan Ini agar Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

    Sulit Tidur? Coba 5 Makanan Ini agar Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesulitan tidur ternyata tidak hanya dipengaruhi stres, kelelahan, atau kebiasaan bermain gawai sebelum tidur. Pola makan juga memiliki peran besar dalam menentukan kualitas istirahat seseorang. Para ahli mengungkapkan, makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat memengaruhi siklus tidur melalui kandungan nutrisi tertentu, seperti triptofan, melatonin, dan serat. Ketiga nutrisi tersebut membantu tubuh menjadi lebih rileks […]

  • KLH: Ada Dugaan Keterlibatan 8 Perusahaan Perusak lingkungan di Batang Toru, Sumatra Utara

    KLH: Ada Dugaan Keterlibatan 8 Perusahaan Perusak lingkungan di Batang Toru, Sumatra Utara

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menelusuri dugaan keterlibatan delapan perusahaan yang beroperasi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara, setelah banjir besar menyeret kayu gelondongan ke permukiman warga. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memastikan pemanggilan seluruh perusahaan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Menurut Hanif, analisis citra satelit pascabencana menunjukkan […]

  • Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebut bantuan kemanusiaan dari Malaysia dan China mulai masuk ke Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir. Menurut Mualem, bantuan dari luar negeri sah-sah saja dilakukan karena saat ini kebutuhan masyarakat penyintas bencana masih sangat mendesak, terutama obat-obatan dan layanan kesehatan. Mualem mencontohkan […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,863 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,863 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam mengalami kenaikan tajam yang membawa nilai logam mulia tersebut kembali ke level tinggi. Berdasarkan data terbaru dari Laman Logam Mulia pada Selasa (14/4/2026), harga emas Antam naik sebesar Rp45.000 per gram. Kini, harga emas Antam berada di level Rp2.863.000 per gram dari sebelumnya Rp2.818.000 per gram Kenaikan harga ini […]

  • Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dekati Rp17.000 per Dolar AS

    Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dekati Rp17.000 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah dan hampir mendekati 17.000 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/2/2026). Kurs rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS didukung oleh faktor global dan prospek kebijakan BI pada siang ini. Dikutip dari Antara, rupiah bergerak melemah 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.933 per dolar AS dari […]

  • Harga Perak Antam Anjlok Rp650, Segini Harga 1 Gramnya

    Harga Perak Antam Anjlok Rp650, Segini Harga 1 Gramnya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali jeblok. Setelah sempat menguat dalam beberapa hari terakhir, harga logam mulia berwarna silver itu kembali terkoreksi tajam pada perdagangan Sabtu (5/9/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam hari ini dipatok Rp43.700 per gram. Angka tersebut turun Rp650 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih berada di level Rp44.350 […]

expand_less