Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 73 Persen Produksi Batu Bara Indonesia Berkualitas Rendah, Hanya 5 Persen Kalori Tinggi

73 Persen Produksi Batu Bara Indonesia Berkualitas Rendah, Hanya 5 Persen Kalori Tinggi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan sebagian besar produksi batu bara Indonesia masih didominasi oleh batu bara berkualitas rendah. Dari total cadangan batu bara nasional sebesar 31 miliar ton, sekitar 73 persen merupakan batu bara berkalori rendah.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) ESDM, Surya Herjuna, menjelaskan bahwa masalah utama sektor batu bara Indonesia bukan pada jumlah cadangan, tetapi pada rendahnya kualitas batu bara yang tersedia.

“Problemnya 73 persen kalori rendah, yang kalori tinggi cuma 5 persen, yang kalori menengah sekitar 8 persen,” ujar Surya dalam acara Coalindo Coal Conference, Rabu (5/11/2025).

Surya menambahkan, dominasi batu bara berkalori rendah membuat Indonesia kurang kompetitif di pasar global, terutama ketika permintaan dunia lebih banyak mengarah pada batu bara kalori tinggi untuk kebutuhan industri dan energi.

Tambang-tambang batu bara kalori tinggi di Indonesia umumnya sudah beroperasi lama dan menghadapi kendala teknis, seperti stripping ratio (SR) yang tinggi dan lokasi tambang yang sulit dijangkau.

 

 

“Tambang kalori tinggi biasanya SR-nya di atas 10–15, dan banyak yang berada di kawasan hutan yang sulit dibuka,” jelasnya.

Kondisi ini menyebabkan biaya produksi semakin tinggi dan pasokan batu bara berkualitas baik menjadi terbatas.

ESDM juga mencatat bahwa China masih menjadi pasar utama batu bara Indonesia, dengan volume ekspor sekitar 120 juta ton per tahun. Namun, angka ini masih sangat kecil dibandingkan produksi batu bara China yang mencapai sekitar 4 miliar ton per tahun.

“Ekspor kita ke China hanya sekitar 120 juta ton, sementara produksi China hampir 4 miliar ton. Jadi penguasaan pasar kita masih kecil,” ungkap Surya.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia menjadi salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, pangsa pasarnya secara global belum signifikan.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, Indonesia memiliki cadangan batu bara sebesar 31 miliar ton dan sumber daya total mencapai 93 miliar ton. Namun, jika tingkat produksi tinggi terus berlanjut tanpa inovasi teknologi dan diversifikasi energi, cadangan tersebut diperkirakan hanya akan bertahan sekitar 60 tahun ke depan.

Pemerintah saat ini tengah mendorong program hilirisasi batu bara dan peningkatan efisiensi produksi untuk meningkatkan nilai tambah serta memperpanjang usia cadangan batu bara nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg

    Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga ayam hidup di tingkat peternak dilaporkan anjlok hingga Rp18 ribu per kilogram (kg), jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp25 ribu per kg. Kondisi ini membuat peternak mengalami kerugian cukup besar. Berdasarkan data Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Harga Pokok Produksi (HPP) ayam hidup saat ini […]

  • Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per Rabu (14/1/2026). Dari sejumlah komoditas utama, mayoritas bahan pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan. Beras medium hingga premium masih dipasarkan pada kisaran harga sebelumnya, di antaranya beras Belido Rp 15.000 […]

  • Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan terakhir Oktober dengan penguatan di zona hijau pada Senin (27/10/2025). Penguatan yang terjadi ini seiring sentimen positif dari bursa global dan regional. Mengutip data RTI dari Kontan, IHSG naik 0,49% atau 40,57 poin menjadi 8.312,29. Sebanyak 304 saham menguat, 192 saham melemah, dan 176 saham […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca hujan ringan pada hari ini, Sabtu, 15 November 2025. Kondisi cuaca basah merata terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota, mulai dari dataran tinggi Kerinci hingga wilayah pesisir timur seperti Tanjung Jabung Barat dan Timur. Cuaca hujan ini juga […]

  • Indonesia Siap Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp 227,9 Triliun

    Indonesia Siap Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp 227,9 Triliun

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia bersama Danantara berencana mengakuisisi 50 unit pesawat komersial dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai transaksi sekitar US$ 13,5 miliar atau setara Rp 227,91 triliun (kurs Rp 16.882 per dolar AS). Rencana jumbo ini merupakan tindak lanjut kesepakatan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump […]

  • Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

    Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam pertemuan dengan para gubernur dari berbagai provinsi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya keseimbangan fiskal nasional. Namun, sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat meninjau kembali pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) karena berpotensi menekan pembangunan di tingkat daerah. Pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (7/10/2025), ini […]

expand_less