Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 73 Persen Produksi Batu Bara Indonesia Berkualitas Rendah, Hanya 5 Persen Kalori Tinggi

73 Persen Produksi Batu Bara Indonesia Berkualitas Rendah, Hanya 5 Persen Kalori Tinggi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan sebagian besar produksi batu bara Indonesia masih didominasi oleh batu bara berkualitas rendah. Dari total cadangan batu bara nasional sebesar 31 miliar ton, sekitar 73 persen merupakan batu bara berkalori rendah.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) ESDM, Surya Herjuna, menjelaskan bahwa masalah utama sektor batu bara Indonesia bukan pada jumlah cadangan, tetapi pada rendahnya kualitas batu bara yang tersedia.

“Problemnya 73 persen kalori rendah, yang kalori tinggi cuma 5 persen, yang kalori menengah sekitar 8 persen,” ujar Surya dalam acara Coalindo Coal Conference, Rabu (5/11/2025).

Surya menambahkan, dominasi batu bara berkalori rendah membuat Indonesia kurang kompetitif di pasar global, terutama ketika permintaan dunia lebih banyak mengarah pada batu bara kalori tinggi untuk kebutuhan industri dan energi.

Tambang-tambang batu bara kalori tinggi di Indonesia umumnya sudah beroperasi lama dan menghadapi kendala teknis, seperti stripping ratio (SR) yang tinggi dan lokasi tambang yang sulit dijangkau.

 

 

“Tambang kalori tinggi biasanya SR-nya di atas 10–15, dan banyak yang berada di kawasan hutan yang sulit dibuka,” jelasnya.

Kondisi ini menyebabkan biaya produksi semakin tinggi dan pasokan batu bara berkualitas baik menjadi terbatas.

ESDM juga mencatat bahwa China masih menjadi pasar utama batu bara Indonesia, dengan volume ekspor sekitar 120 juta ton per tahun. Namun, angka ini masih sangat kecil dibandingkan produksi batu bara China yang mencapai sekitar 4 miliar ton per tahun.

“Ekspor kita ke China hanya sekitar 120 juta ton, sementara produksi China hampir 4 miliar ton. Jadi penguasaan pasar kita masih kecil,” ungkap Surya.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia menjadi salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, pangsa pasarnya secara global belum signifikan.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, Indonesia memiliki cadangan batu bara sebesar 31 miliar ton dan sumber daya total mencapai 93 miliar ton. Namun, jika tingkat produksi tinggi terus berlanjut tanpa inovasi teknologi dan diversifikasi energi, cadangan tersebut diperkirakan hanya akan bertahan sekitar 60 tahun ke depan.

Pemerintah saat ini tengah mendorong program hilirisasi batu bara dan peningkatan efisiensi produksi untuk meningkatkan nilai tambah serta memperpanjang usia cadangan batu bara nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung. Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat […]

  • Harga Emas Antam Anjlok Lagi, Segini Dijual per Gram

    Harga Emas Antam Anjlok Lagi, Segini Dijual per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan pada awal pekan. Penurunannya cukup signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Logam Mulia pada Senin (27/4/2026), harga emas Antam hari ini anjlok Rp16.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.825.000 menjadi Rp2.809.000 per gram. Penurunan ini melanjutkan tren koreksi harga emas dalam beberapa waktu terakhir, […]

  • Risiko Redefinisi Sawit Jadi Pohon di KBBI bagi Lingkungan dan Kebijakan Nasional

    Risiko Redefinisi Sawit Jadi Pohon di KBBI bagi Lingkungan dan Kebijakan Nasional

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Definisi kelapa sawit yang kini dicatat sebagai pohon dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi VI memicu kekhawatiran ahli lingkungan dan kehutanan. Menurut para peneliti, perubahan ini tidak berpijak pada landasan ilmiah yang kuat dan berpotensi memengaruhi kebijakan terkait deforestasi dan pengelolaan lahan. Redefinisi ini disebut-sebut berkaitan dengan dorongan Presiden Prabowo Subianto terhadap […]

  • Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian global. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik […]

  • Harga Emas Antam Melonjak Rp20.000, Cek Daftar Terbaru

    Harga Emas Antam Melonjak Rp20.000, Cek Daftar Terbaru

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Harga emas Antam kembali melonjak pada perdagangan Senin, (9/2/2026). Harga emas Antam naik Rp20.000. Dengan demikian, selama dua hari berturut harga emas Antam sudah melonjak Rp 50.000. Melansir  logammulia.com, harga emas Antam hari ini dipatok Rp2.940.000,00 per gram. Pada perdagangan Sabtu pekan lalu, harga emas Antam dibanderol Rp2.920.000 per gram. Sementara itu, harga buyback […]

  • Prabowo Subianto ke AS, Fokus Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

    Prabowo Subianto ke AS, Fokus Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi, termasuk perundingan dan perjanjian dagang. Menurut Teddy, Presiden Prabowo tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di […]

expand_less