Minggu, 26 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ekspor Indonesia Tumbuh 8,14 Persen, Tapi Masih Kalah dari Vietnam dan Singapura

Ekspor Indonesia Tumbuh 8,14 Persen, Tapi Masih Kalah dari Vietnam dan Singapura

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa kinerja ekspor Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Namun, dibandingkan dengan negara tetangga seperti Vietnam dan Singapura, posisi Indonesia masih tertinggal dalam hal nilai dan struktur ekspor.

Dalam paparannya di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Budi menyebut total nilai ekspor Indonesia tahun ini telah mencapai US$209 miliar, meningkat 8,14 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, surplus perdagangan Indonesia juga meningkat signifikan hingga 50,94 persen, dari US$22,16 miliar pada 2024 menjadi US$33,48 miliar tahun ini.

“Ekspor kita meningkat 8,14 persen dibanding tahun lalu. Ini tren positif di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian,” ujar Budi.

Meski capaian tersebut menunjukkan kemajuan, Mendag menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh berpuas diri. Menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah masih cukup besar dalam memperkuat sektor industri manufaktur agar bisa bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya.

“Kalau dibandingkan dengan Vietnam dan Singapura, kita masih tertinggal. Ekspor Singapura mencapai US$550 miliar, sementara Vietnam sudah US$350 miliar,” kata Budi.

Budi menjelaskan bahwa keunggulan ekspor Singapura dan Vietnam terletak pada struktur ekonomi yang berbasis manufaktur bernilai tambah tinggi. Negara-negara tersebut mampu mengolah bahan baku menjadi produk akhir yang lebih kompetitif untuk pasar global.

“Singapura mengimpor bahan baku dan bahan setengah jadi, kemudian mengolahnya di dalam negeri dan mengekspornya kembali sebagai produk bernilai tambah. Vietnam juga menunjukkan transformasi industri yang luar biasa selama dua dekade terakhir,” jelasnya.

Mendag Budi menegaskan bahwa Indonesia sebenarnya sudah berada di jalur yang benar dalam melakukan transformasi ekonomi. Saat ini, sekitar 70 persen ekspor Indonesia berasal dari industri pengolahan, berbanding terbalik dengan kondisi 15 tahun lalu yang didominasi ekspor bahan mentah.

“Kalau 15 tahun lalu, 70 persen ekspor kita bahan mentah dan 30 persen industri pengolahan. Sekarang sudah terbalik, ini artinya ada kemajuan,” ucapnya.

Meski demikian, Budi menilai kualitas industri pengolahan Indonesia masih perlu ditingkatkan agar setara dengan Singapura dan Vietnam. Ia menekankan pentingnya penguatan basis industri manufaktur dalam negeri untuk mendorong ekspor bernilai tinggi dan memperluas pasar global.

“PR kita masih besar. Yang penting sekarang bagaimana memperkuat basis industri supaya bisa bersaing, seperti yang dilakukan Vietnam dan Singapura,” pungkas Budi.

Pemerintah akan terus berupaya memperkuat hilirisasi industri, menarik investasi di sektor manufaktur, serta memperluas pasar ekspor nontradisional, termasuk ke kawasan Afrika dan Timur Tengah.

Dengan langkah tersebut, diharapkan ekspor Indonesia ke depan tidak hanya meningkat secara nilai, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hashim Ungkap Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Terkait Banjir Sumatra

    Hashim Ungkap Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Terkait Banjir Sumatra

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM -Hashim Djojohadikusumo sebut ada 4 dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut pemerintah mengajukan keberatan kepada Presiden Prabowo Subianto. Keberatan itu disampaikan lantaran perusahaan menilai pencabutan izin tidak tepat sasaran. Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan keempat perusahaan tersebut menilai aktivitas usaha mereka tidak berada di wilayah terdampak banjir di Aceh, […]

  • Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

    Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali turun pada perdagangan Kamis (6/11/2025) atau Jumat pagi waktu Jakarta. Penurunan ini terjadi karena investor menimbang potensi kelebihan pasokan serta pelemahan permintaan dari Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia. Mengutip CNBC, harga minyak mentah Brent turun 0,22% atau 14 sen menjadi USD 63,38 per barel. Sementara itu, harga […]

  • Cek Sebelum Beli! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini

    Cek Sebelum Beli! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian kompak berada di level tinggi pada perdagangan hari ini. Tiga produk logam mulia, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, sama-sama mempertahankan harga di atas Rp2,5 juta per gram, dengan emas Antam menjadi yang paling mahal. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (20/7/2026), emas Antam dibanderol Rp2.715.000 per gram. […]

  • Bahlil Pastikan Rp 618 Triliun Proyek Hilirisasi Jalan Terus

    Bahlil Pastikan Rp 618 Triliun Proyek Hilirisasi Jalan Terus

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proyek hilirisasi nasional senilai Rp 618 triliun bukan sekadar program ekonomi, tetapi merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Menurut Bahlil, pemerintah berkomitmen untuk memastikan seluruh proyek hilirisasi berjalan sesuai rencana, sebagai bagian dari strategi jangka panjang […]

  • BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

    BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan ribuan akun dan tautan penjualan produk pangan olahan ilegal di berbagai marketplace sepanjang Januari–Juni 2025. Temuan ini merupakan hasil patroli siber rutin yang dilakukan BPOM terhadap e-commerce dan media sosial. BPOM menyebut seluruh tautan yang teridentifikasi telah diajukan untuk takedown melalui Kementerian Komunikasi dan Digital […]

  • Mobil Listrik Diprediksi Dominasi 90 Persen Pasar China pada 2040

    Mobil Listrik Diprediksi Dominasi 90 Persen Pasar China pada 2040

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan kendaraan listrik di China diproyeksikan akan semakin dominan dalam dua dekade mendatang. Bahkan, mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) diprediksi mampu menguasai hingga 90 persen pangsa pasar otomotif negara tersebut pada tahun 2040. Prediksi ini disampaikan oleh pakar otomotif dari Universitas Tsinghua, Ouyang Minggao, yang menilai kendaraan listrik berbasis baterai […]

expand_less