Harga Perak Antam Hari Ini Naik Rp350, Simak Harga Batangan 250 dan 500 Gram
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Perak produksi Antam kembali naik harganya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali menguat pada perdagangan Rabu (28/10/2026). Harga logam mulia berwarna putih keperakan tersebut naik Rp350 per gram, meski harga perak di pasar spot global terpantau melemah.
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga perak murni hari ini dibanderol Rp37.100 per gram. Angka tersebut meningkat dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp36.750 per gram.
Antam menyediakan sejumlah pilihan produk perak, mulai dari perak batangan hingga perak butiran murni dengan kadar kemurnian 99,95 persen.
Untuk perak batangan ukuran 250 gram, harga dasar pada perdagangan hari ini mencapai Rp9.675.000. Setelah dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen, total harga yang harus dibayarkan pembeli menjadi Rp10.739.250.
Sementara itu, perak batangan dengan berat 500 gram dibanderol Rp18.550.000 sebelum pajak. Setelah ditambah PPN 11 persen, harga akhirnya mencapai Rp20.590.500.
Di pasar internasional, pergerakan harga perak justru menunjukkan arah berbeda. Dipantau dari laman Kitco, harga perak spot melemah 0,21 persen menjadi USD54,18 per troy ounce saat berita ini ditulis.
Sebelumnya, harga emas dan perak di pasar spot sempat menguat pada akhir perdagangan di Amerika Serikat, Selasa. Kedua logam mulia tersebut bangkit setelah mengalami tekanan pada awal sesi.
Penurunan harga minyak mentah meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan mendorong minat beli baru terhadap logam mulia. Pergerakan tersebut terjadi menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Pada sesi perdagangan tersebut, harga emas spot berada di sekitar USD4.058,20 per troy ounce, naik USD42 atau 1,05 persen. Sementara itu, harga perak spot mencapai sekitar USD54,20 per troy ounce, meningkat USD0,353 atau 0,66 persen.
Pergerakan harga perak domestik dan global yang berbeda menunjukkan bahwa investor perlu mencermati lebih dari satu faktor sebelum mengambil keputusan.
Selain harga internasional, nilai tukar rupiah, kebijakan pajak, serta harga jual produk di dalam negeri turut memengaruhi biaya pembelian perak.(*)
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
