Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Makin Perkasa! Ditutup Tembus Rp17.818 per Dolar AS

Rupiah Makin Perkasa! Ditutup Tembus Rp17.818 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali menunjukkan penguatan. Mata uang Indonesia melanjutkan tren positif dan ditutup menguat cukup tajam pada perdagangan Rabu (23/9/2026).

Rupiah ditutup di level Rp17.818 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut menguat 66 poin atau 0,37 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Penguatan rupiah juga sudah terlihat sejak awal perdagangan. Pada pembukaan perdagangan, rupiah tercatat menguat 27 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.857 per dolar AS.

Penguatan pada penutupan perdagangan membuat rupiah semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS yang sebelumnya menjadi perhatian pasar.

Menariknya, penguatan rupiah terjadi ketika indeks dolar AS justru ikut bergerak naik. Indeks dolar AS tercatat menguat 0,2 persen ke level 100,8.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, mengatakan salah satu sentimen yang menopang rupiah berasal dari perkembangan hubungan AS dan Iran.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pejabat AS telah menggelar pertemuan selama tiga jam dengan perwakilan Iran di New York.

“Trump menyebut pertemuan tersebut sangat baik dan produktif, sehingga memunculkan harapan negosiasi dapat membantu meredakan konflik dan gangguan di sekitar Selat Hormuz,” ungkap Ibrahim.

Pertemuan tersebut menjadi kontak langsung pertama antara pejabat AS dan Iran sejak Juni. Iran juga mengisyaratkan kesediaan membuka kembali Selat Hormuz apabila Washington melonggarkan tekanan militer dan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran. Namun, belum terdapat kepastian mengenai kesepakatan final.

Ibrahim menambahkan, sentimen positif lainnya datang dari Arab Saudi. Negara tersebut kembali mengoperasikan jalur pipa Timur-Barat yang mampu mengalirkan minyak mentah ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah tanpa melewati Selat Hormuz. Jalur tersebut sebelumnya sempat ditutup setelah serangan drone pada awal bulan ini.

Di sisi lain, Ibrahim mengatakan, pasar masih mencermati arah kebijakan The Fed. Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin mengatakan tekanan inflasi membutuhkan waktu untuk mereda. Dia juga menyebut kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan untuk membawa inflasi menuju target 2%.

Presiden The Fed Boston Susan Collins turut menegaskan bahwa tekanan harga yang tinggi membutuhkan sikap kebijakan yang lebih restriktif untuk mencapai stabilitas harga dalam jangka panjang.

Dari dalam negeri, Ibrahim mengatakan, BI mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22-23 September 2026. Suku bunga Deposit Facility tetap 4,75%, sedangkan Lending Facility sebesar 6,50%.

BI menyatakan keputusan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi. BI juga akan memperkuat kebijakan untuk mendorong aliran modal asing serta memperdalam pasar uang dan pasar valuta asing.

“Untuk perdagangan Kamis (24/9/2026), rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dan berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp 17.810 – 17.860 per dolar AS,” tutup Ibrahim.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muaro Jambi dan Pertumbuhan Industri: Ketika Lokasi Menjadi Bagian dari Rantai Produksi

    Muaro Jambi dan Pertumbuhan Industri: Ketika Lokasi Menjadi Bagian dari Rantai Produksi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan bisnis tidak selalu terlihat dari ramainya pusat kuliner atau pertokoan. Di balik aktivitas ekonomi Jambi terdapat wilayah yang berperan dalam industri pengolahan dan rantai produksi. Muaro Jambi menjadi salah satu wilayah yang menarik dalam konteks tersebut. BPS sebelumnya mencatat Kabupaten Muaro Jambi sebagai daerah dengan jumlah industri pengolahan terbanyak di Provinsi Jambi, […]

  • IHSG Anjlok 3,06% ke Level 7.152 Sesi I, Saham DSSA, BBTN, dan AMMN Jadi Top Losers LQ45

    IHSG Anjlok 3,06% ke Level 7.152 Sesi I, Saham DSSA, BBTN, dan AMMN Jadi Top Losers LQ45

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan sesi I Jumat (24/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG tercatat anjlok 3,06% ke level 7.152,85 pada perdagangan siang ini. Pelemahan terjadi secara merata di seluruh sektor, mencerminkan tekanan besar di pasar saham domestik. Sektor infrastruktur memimpin penurunan dengan koreksi 4,09%, disusul sektor […]

  • Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja Pasar Modal Indonesia yang solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada dinamika global berupa ketidakpastian kebijakan moneter, tensi geopolitik, tekanan dan sentimen perdagangan pada awal tahun. Ketahanan tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pertumbuhan kapitalisasi pasar, peningkatan aktivitas transaksi dan […]

  • Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

    Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arsitektur yang bertanggung jawab secara sosial dan ekologis kini mendapat sorotan global. Dalam edisi kedua Ammodo Architecture Award 2025 yang diumumkan di Amsterdam Kamis (13/11/2025), sebuah proyek dari Indonesia, Kampung Mrican Phase 1, berhasil meraih penghargaan tertinggi, yaitu Social Architecture Award, mengalahkan ratusan karya dari 60 lebih negara. Penghargaan ini menegaskan praktik arsitektur […]

  • Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis

    Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia tergelincir hampir 3 persen pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menggelar pembicaraan di Oman. Kesepakatan ini meredakan kekhawatiran pasar terkait pasokan minyak mentah Iran. Harga minyak Brent turun USD 1,91 atau 2,75% menjadi USD 67,55 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah […]

  • Mulai Pekan Ini! Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, Lawan Indonesia Siapa Saja?

    Mulai Pekan Ini! Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, Lawan Indonesia Siapa Saja?

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Panggung sepak bola Asia Tenggara memasuki babak baru. FIFA ASEAN Cup 2026 mulai bergulir pekan ini, dengan Timnas Indonesia langsung mendapat ujian pada laga perdana. Garuda dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026). Pertandingan tersebut menjadi laga pembuka Indonesia dalam turnamen yang untuk pertama kalinya digelar FIFA […]

expand_less