Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Transaksi Digital Makin Besar, Bagaimana Perubahan Cara Belanja di Jambi?

Transaksi Digital Makin Besar, Bagaimana Perubahan Cara Belanja di Jambi?

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Perubahan perilaku konsumen tidak hanya terlihat dari produk yang dibeli, tetapi juga dari cara pembayaran. Bank Indonesia mencatat transaksi ekonomi dan keuangan digital nasional terus tumbuh pada 2026, termasuk transaksi melalui QRIS yang meningkat sangat tinggi.

Pada Juli 2026, volume transaksi QRIS secara nasional tumbuh 82,42 persen secara tahunan, sementara total volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi atau tumbuh 28,69 persen.

Pertumbuhan pembayaran digital tersebut menjadi bagian dari perubahan ekosistem konsumsi. Bagi konsumen, pembayaran semakin terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari. Bagi pelaku usaha, sistem pembayaran digital menjadi bagian dari customer journey, mulai dari transaksi di toko, restoran hingga layanan berbasis aplikasi.

Di Jambi, perkembangan aktivitas ekonomi digital juga berjalan bersamaan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi daerah. Pada triwulan II 2026, Bank Indonesia mencatat kredit korporasi Jambi tumbuh 14,55 persen secara tahunan. Sektor perdagangan tumbuh 14,36 persen, sedangkan sektor industri tumbuh 19,44 persen.

Baca Juga : Ekonomi Jambi Bergerak ke Mana? Data Kredit, Inflasi dan Konsumsi Jadi Petunjuk

Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya aktivitas dunia usaha yang tetap bergerak. Digitalisasi pembayaran kemudian menjadi salah satu infrastruktur yang mendukung perubahan tersebut.

Bagi pelaku UMKM dan bisnis ritel, pembayaran digital bukan lagi sekadar alternatif pembayaran. Data transaksi dapat membantu bisnis memahami pola pembelian, mengembangkan program loyalitas dan membangun promosi yang lebih terukur.

Namun, digitalisasi tidak otomatis menjamin bisnis berhasil. Produk, lokasi, harga, pelayanan dan pengalaman pelanggan tetap menjadi faktor penting.

Yang berubah adalah cara bisnis berinteraksi dengan konsumennya.

Ketika konsumen semakin terbiasa melakukan transaksi secara digital, pelaku usaha perlu melihat pembayaran bukan hanya sebagai proses “bayar lalu selesai”, tetapi sebagai bagian dari ekosistem data dan customer experience.

Dalam konteks Jambi Economy, perkembangan ekonomi digital membuka pertanyaan baru: ketika cara masyarakat bertransaksi berubah, apakah cara bisnis di Jambi juga ikut berubah?

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap mempertahankan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai, termasuk pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai pemberian insentif fiskal kendaraan […]

  • Nissan X-Trail Hybrid 2027 Resmi Meluncur, Andalkan Teknologi e-Power

    Nissan X-Trail Hybrid 2027 Resmi Meluncur, Andalkan Teknologi e-Power

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nissan resmi meluncurkan generasi terbaru Nissan X-Trail Hybrid 2027 dalam konferensi strategi global yang digelar di Yokohama, Jepang. Model ini disiapkan sebagai tulang punggung penjualan perusahaan di pasar global. SUV terbaru ini mengusung teknologi hybrid e-Power, yakni sistem di mana mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menyuplai tenaga ke motor listrik, bukan langsung […]

  • Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Rakyat Kasang tidak mengalami perubahan signifikan per Jumat (21/2/2026). Di Pasar Talang Banjar, harga beras masih bertahan di kisaran Rp 15.200 hingga Rp 15.400 per […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US4

    Harga Minyak Dunia Tembus US$104

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali memanas. Pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026, harga minyak melonjak lebih dari 2 persen seiring meredupnya harapan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Minyak mentah Brent naik US$2,38 atau 2,3 persen ke level US$104,96 per barel. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat US$1,73 atau 1,8 persen menjadi US$98,08 […]

  • 5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya

    5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan miliar rupiah anggaran digelontorkan Pemerintah Provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir untuk membangun berbagai proyek strategis. Mulai dari Stadion Swarna Bhumi, Islamic Center Jambi, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, hingga pembangunan jalur khusus angkutan batu bara. Namun di balik besarnya investasi tersebut, sejumlah proyek sempat menjadi sorotan publik karena keterlambatan […]

  • Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp16.872 per Dolar AS

    Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp16.872 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026), perkasa. Rupiah dibuka bergerak menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.872 per dolar AS. Sebelumnya mata uang Indonesia ini diposisi Rp16.876 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah membaiknya sentimen risk on […]

expand_less