Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Bukan Sekadar Pelepas Dahaga, 5 Minuman Khas Jambi Ini Punya Khasiat

Bukan Sekadar Pelepas Dahaga, 5 Minuman Khas Jambi Ini Punya Khasiat

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Berkunjung ke Jambi rasanya belum lengkap jika belum mencicipi kuliner khasnya. Tak hanya makanan, provinsi yang dikenal dengan kekayaan rempah ini juga memiliki beragam minuman tradisional yang menggoda lidah.

Menariknya, minuman khas Jambi tak sekadar menawarkan cita rasa yang berbeda. Sejumlah minuman berbahan rempah, buah, hingga kopi juga dikenal masyarakat memiliki khasiat tertentu.

Salah satu yang cukup populer adalah sirup kayu manis. Minuman ini memanfaatkan komoditas unggulan Jambi yang banyak dihasilkan dari Kabupaten Kerinci dan Merangin.

Dilansir dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, kayu manis merupakan salah satu rempah asli Indonesia. Bahkan, sebagian besar kebutuhan kayu manis dunia dipasok dari Indonesia.

Kerinci menjadi salah satu daerah penghasil kayu manis terbesar dan dikenal dengan produk Korintje Cinnamon. Selain Kerinci, Kabupaten Merangin juga menjadi daerah penghasil kayu manis di Provinsi Jambi.

Melimpahnya bahan baku membuat masyarakat berkreasi mengolah kayu manis menjadi berbagai produk. Salah satunya sirup yang memiliki aroma harum serta cita rasa manis dan khas.

Namun, bukan hanya sirup kayu manis yang layak dicoba. Ada sejumlah minuman tradisional lain yang tak kalah menarik.

1. Sirup Kayu Manis

Sirup kayu manis menjadi salah satu minuman yang cocok dinikmati dingin maupun hangat. Aroma rempahnya terasa kuat dengan sensasi manis yang khas.

Untuk membuatnya, kayu manis direbus bersama air dan gula hingga sari rempahnya keluar. Air rebusan kemudian disaring dan dapat disajikan sebagai minuman.

Kayu manis sendiri mengandung senyawa dan antioksidan yang membuatnya banyak digunakan dalam berbagai olahan tradisional. Namun, khasiat kesehatan tidak berarti dapat menggantikan pengobatan medis.

2. Jus Buah Pinang

Minuman khas lainnya adalah jus buah pinang. Sesuai namanya, bahan utamanya berupa buah pinang muda yang diolah bersama bahan pelengkap lainnya.

Minuman ini cukup dikenal di tengah masyarakat Jambi dan biasanya dikonsumsi sebagai minuman tradisional.

Cara membuatnya sederhana. Buah pinang yang telah disiapkan diolah atau diblender bersama air dan bahan tambahan sesuai selera. Setelah halus, jus dapat disaring sebelum disajikan.

3. Aye Kawo

Ada pula aye kawo, minuman tradisional yang memanfaatkan bahan dari tanaman kopi. Minuman ini menjadi bagian dari kekayaan tradisi masyarakat Jambi.

Aye kawo memiliki cita rasa yang khas dan biasa dinikmati sebagai minuman hangat. Proses pembuatannya dilakukan dengan menyeduh bahan yang telah diolah menggunakan air panas.

Keberadaan minuman ini sekaligus menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan hasil tanaman lokal menjadi sajian yang memiliki nilai budaya.

4. Kopi Tuak Tulo

Bagi pencinta kopi, Jambi juga memiliki minuman tradisional yang dikenal dengan nama kopi tuak tulo.

Minuman ini memiliki karakter rasa yang berbeda dibandingkan kopi pada umumnya. Kopi menjadi bagian utama, sementara bahan pelengkapnya memberikan cita rasa khas yang menjadi identitas minuman tersebut.

Namun, karena menggunakan bahan yang dapat mengandung alkohol dalam proses atau penyajiannya, konsumsinya perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan aturan serta kondisi masing-masing.

5. Teh Talua

Minuman yang satu ini juga cukup dikenal di kawasan Sumatera, termasuk Jambi. Teh talua dibuat dari campuran teh dan telur yang dikocok hingga menghasilkan tekstur berbusa.

Cara membuatnya dengan mengocok kuning telur bersama gula hingga mengembang. Setelah itu, seduhan teh panas dituangkan secara perlahan. Beberapa penyajian menambahkan perasan jeruk untuk memberikan sensasi rasa yang lebih segar.

Teh talua dikenal sebagai minuman tradisional yang mengenyangkan karena menggunakan telur sebagai salah satu bahan utamanya.

Beragam minuman tersebut menjadi bukti bahwa kekayaan Jambi bukan hanya tersimpan pada komoditas rempah dan hasil perkebunan. Dari kayu manis hingga kopi, bahan-bahan lokal diolah menjadi sajian yang memiliki cita rasa sekaligus cerita.

Bagi wisatawan yang datang ke Jambi, mencicipi minuman tradisional tersebut bisa menjadi pengalaman tersendiri. Bukan sekadar melepas dahaga, tetapi juga mengenal kekayaan kuliner dan budaya masyarakat Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.(*)

 

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMP Jambi 2026 Naik Jadi Rp3,47 Juta

    UMP Jambi 2026 Naik Jadi Rp3,47 Juta

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Gubernur Jambi Al Haris telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi 2026 sebesar Rp3.471.497. Berarti UMP Jambi naik Rp236.962 dari tahun sebelumnya yang sebesar 3.234.535. Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor 1153/KEPGUB.DISNAKERTRANS-3.3/2025 yang ditandatangani langsung oleh Al Haris pada 19 Desember 2025. Dalam keputusan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa UMP 2026 menjadi […]

  • BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BRI bersama Danantara Indonesia resmi menyalurkan 600 unit Hunian Darurat (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Penyerahan Huntara dilakukan oleh Managing Director Danantara, Rohan Hafas, dan disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta sejumlah pejabat BUMN. Setiap unit Huntara dibangun sesuai standar hunian darurat, […]

  • 204 Petani Sawit di Jambi Ikuti Pelatihan, Belajar Teknik Budidaya hingga Panen

    204 Petani Sawit di Jambi Ikuti Pelatihan, Belajar Teknik Budidaya hingga Panen

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS – Sebanyak 204 petani kelapa sawit dari 4 kabupaten di wilayah Provinsi Jambi mengikuti pelatihan budidaya, panen, dan pascapanen untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola perkebunan. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, 7–12 Oktober 2026, di Hotel Aston Kota Jambi. Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali petani dengan pengetahuan teknis mengenai pengelolaan kelapa sawit, mulai dari […]

  • Rupiah Makin Perkasa! Ditutup Tembus Rp17.818 per Dolar AS

    Rupiah Makin Perkasa! Ditutup Tembus Rp17.818 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali menunjukkan penguatan. Mata uang Indonesia melanjutkan tren positif dan ditutup menguat cukup tajam pada perdagangan Rabu (23/9/2026). Rupiah ditutup di level Rp17.818 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut menguat 66 poin atau 0,37 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan rupiah juga sudah terlihat sejak awal perdagangan. Pada pembukaan perdagangan, rupiah […]

  • PAD Kota Jambi Tembus 101 Persen, DPRD Apresiasi Kinerja Fiskal Pemkot

    PAD Kota Jambi Tembus 101 Persen, DPRD Apresiasi Kinerja Fiskal Pemkot

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sepanjang 2025 menuai apresiasi dari DPRD Kota Jambi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target hingga 101,45 persen, sementara realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menembus lebih dari Rp2 triliun. Capaian tersebut dinilai menjadi tonggak sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah Kota Jambi. Apresiasi itu disampaikan […]

  • Pemerintah Amankan 14.239 Hektare Tanah Bermasalah Sepanjang 2025

    Pemerintah Amankan 14.239 Hektare Tanah Bermasalah Sepanjang 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat pada tahun 2025 melalui Satgas pusat telah menetapkan 185 orang tersangka, dengan total bidang tanah seluas 14.239 hektare. Adapun potensi nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 23,265 triliun. Tindakan tegas, kerja sama komprehensif, serta kolaborasi lintas institusi menjadi kunci memastikan penegakan hukum […]

expand_less