Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IPG Jambi Merosot, Ketimpangan Gender Naik: Tantangan Ekonomi pada 2026

IPG Jambi Merosot, Ketimpangan Gender Naik: Tantangan Ekonomi pada 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pembangunan gender di Provinsi Jambi menghadapi tantangan serius. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jambi turun dari 89,31 pada 2024 menjadi 88,93 pada 2025. Penurunan tersebut menjadi perhatian karena IPG menggambarkan perbandingan capaian pembangunan manusia antara perempuan dan laki-laki, yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan dan standar hidup.

Memasuki 2026, angka IPG tahunan terbaru belum tersedia. Karena itu, angka 88,93 pada 2025 masih menjadi data resmi terbaru yang dapat digunakan sebagai pembanding memasuki 2026. Data 2026 baru dapat dibandingkan setelah BPS menerbitkan capaian IPG tahun berjalan.

Kondisi tersebut semakin menarik jika dilihat dari Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Berdasarkan data BPS, IKG Jambi tercatat 0,558 pada 2024 dan meningkat menjadi 0,575 pada 2025. Kenaikan ini menunjukkan masih adanya persoalan kesenjangan gender dalam aspek kesehatan reproduksi, pemberdayaan dan pasar tenaga kerja.

Kesenjangan juga terlihat dalam partisipasi perempuan di pasar kerja. Data BPS menunjukkan TPAK perempuan Jambi pada 2025 sekitar 50,63 persen, sedangkan laki-laki mencapai sekitar 85,60 persen. Selisih yang lebar tersebut menunjukkan masih besarnya potensi tenaga kerja perempuan yang belum masuk atau belum aktif dalam pasar kerja.

Dari sisi ekonomi, kondisi ini tidak bisa dianggap sekadar angka statistik. Rendahnya partisipasi perempuan dapat memengaruhi kapasitas rumah tangga dalam meningkatkan pendapatan sekaligus membatasi potensi pertumbuhan pelaku usaha perempuan, termasuk UMKM.

Dengan demikian, memasuki 2026, tantangan Jambi bukan hanya meningkatkan IPG, tetapi juga menekan ketimpangan gender dan memperbesar akses perempuan terhadap pekerjaan, pendidikan, pembiayaan serta kesempatan berusaha.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi

Tags
  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan kondisi daya beli masyarakat Jambi masih relatif terjaga. Namun, tekanan biaya hidup, pasar kerja dan harga kebutuhan pokok membuat ruang belanja rumah tangga tetap perlu mendapat perhatian. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi pada Februari 2026 sebesar 3,99 persen, turun 0,50 poin persentase […]

  • Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki peluang ekspor ikan patin sebanyak 600 hingga 700 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji pada musim haji mendatang. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud mengatakan rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi dan […]

  • Wali Kota Sungai Penuh Perintahkan Verifikasi Data BPJS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    Wali Kota Sungai Penuh Perintahkan Verifikasi Data BPJS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Kota Sungai Penuh bergerak cepat memperbaiki data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Wali Kota Alfin menginstruksikan agar dilakukan verifikasi ulang secara menyeluruh terhadap data kepesertaan yang selama ini ditanggung pemerintah. Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Alfin pada Rabu (11/3/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat […]

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

  • Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Antam mengalami koreksi hari ini, Selasa (27/1/2026). Meskipun harga emas spot global (XAU/USD) sedang dalam tren positif menembus level USD 5.000 per troy ounce, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mampu menahan lonjakan harga emas hari ini di pasar domestik. Tercatat, harga emas Antam pecahan 1 gram turun […]

  • Pemangkasan Dana Transfer Daerah 2026, RI Disebut Kembali ke Pola Sentralisasi Ala Orde Baru

    Pemangkasan Dana Transfer Daerah 2026, RI Disebut Kembali ke Pola Sentralisasi Ala Orde Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026 memicu gelombang protes dari para kepala daerah. Langkah itu dinilai sebagai titik balik desentralisasi fiskal, bahkan dianggap mengarah kembali ke pola sentralisasi ala Orde Baru. Puluhan kepala daerah yang datang menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyuarakan keresahan atas pemangkasan TKD […]

expand_less