Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Kualitas Udara Jambi Memburuk, Asap Karhutla Mulai Ancam Aktivitas Ekonomi

Kualitas Udara Jambi Memburuk, Asap Karhutla Mulai Ancam Aktivitas Ekonomi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi belum sepenuhnya terkendali. Memasuki pertengahan Agustus 2026, dampaknya mulai terasa pada kualitas udara. Kondisi ini tak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga berpotensi menekan aktivitas ekonomi masyarakat.

Data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi sempat berada pada level yang perlu diwaspadai. BMKG menggunakan konsentrasi PM2.5 sebagai salah satu indikator kualitas udara dan mengategorikan kondisi berdasarkan tingkat paparannya.

Sementara itu, pemantauan IQAir pada pertengahan Agustus menunjukkan kualitas udara Kota Jambi sempat masuk kategori tidak sehat. Pada salah satu pemantauan pagi hari, AQI US mencapai 166 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 77,5 mikrogram per meter kubik.

Berdasarkan laporan terbaru, luas karhutla yang telah terdata di Provinsi Jambi mencapai lebih dari 300 hektare pada 12 Agustus 2026. Angka itu masih berpotensi bertambah karena proses pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi masih berlangsung.

Muaro Jambi menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian. Kebakaran di kawasan gambut membuat proses pemadaman lebih sulit karena api dapat bertahan di bawah permukaan tanah.

Kementerian Kehutanan pada 15 Agustus juga memperkuat koordinasi dengan Satgas Karhutla Jambi. Penguatan dilakukan melalui patroli udara, pemantauan wilayah rawan serta dukungan kepada personel Manggala Agni di lapangan.

Dampak karhutla mulai terasa di Kota Jambi. Kabut asap dilaporkan mulai terlihat, sementara aroma asap juga dirasakan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jambi bahkan telah membuka kemungkinan mengeluarkan kebijakan terkait aktivitas sekolah apabila kualitas udara terus memburuk. Pemprov juga mempertimbangkan imbauan penggunaan masker bagi masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa karhutla tidak lagi sebatas persoalan di lokasi kebakaran. Ketika asap bergerak mengikuti arah angin, wilayah perkotaan yang jauh dari titik api pun dapat terkena dampaknya.

Persoalan kualitas udara menjadi semakin penting jika dikaitkan dengan kondisi ekonomi Jambi. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan I 2026 tumbuh 4,33 persen secara tahunan. Sementara sepanjang 2025, ekonomi Jambi tumbuh 4,93 persen. Salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,88 persen.

Artinya, aktivitas mobilitas barang dan manusia menjadi salah satu bagian penting dalam perekonomian Jambi.

Jika kabut asap bertahan lama, sektor transportasi berpotensi menghadapi gangguan. Jarak pandang yang menurun dapat memengaruhi perjalanan darat maupun aktivitas penerbangan. Distribusi barang juga berpotensi mengalami keterlambatan apabila kondisi lingkungan tidak mendukung.

Dampaknya kemudian dapat merembet ke perdagangan, kuliner, jasa transportasi hingga UMKM yang mengandalkan mobilitas masyarakat.

Ketika kualitas udara memburuk, sebagian masyarakat cenderung mengurangi aktivitas di luar rumah. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kunjungan ke pasar, pusat kuliner, tempat wisata dan berbagai ruang publik.

Ancaman ekonomi akibat karhutla memang tidak selalu langsung terlihat dalam angka pertumbuhan ekonomi. Namun, gangguan terhadap mobilitas, produktivitas pekerja, kesehatan masyarakat dan distribusi barang dapat menciptakan biaya tambahan bagi rumah tangga maupun pelaku usaha.

Karena itu, pengendalian karhutla menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekonomi Jambi.

Apalagi pemerintah pusat telah menetapkan Jambi sebagai salah satu provinsi prioritas penanganan karhutla bersama Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Hingga 9 Agustus 2026, luas lahan terbakar di enam provinsi tersebut mencapai sekitar 48.889 hektare.

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, pencegahan dan pemadaman karhutla menjadi semakin krusial.

Sebab, menjaga Jambi dari asap bukan hanya soal membuat langit kembali cerah. Lebih dari itu, kualitas udara yang baik merupakan bagian dari menjaga kesehatan masyarakat, kelancaran aktivitas usaha dan momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT MRT Jakarta berencana menyulap kawasan Blok M Hub menjadi kawasan modern berkelas internasional. Proyek ambisius ini disebut akan menjadi Markas Besar ASEAN yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal ibu kota. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Blok M. […]

  • BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi merilis BYOND by BSI versi 1.2.0, sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital dan memperluas akses investasi syariah di Indonesia. Melalui pembaruan terbaru ini, BSI menghadirkan fitur unggulan Bank Emas, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara digital dengan cara yang aman, syariah, dan semudah top-up e-wallet. Fitur Bank […]

  • MN Rori Muldianto Juara Seleksi Catur Jambi, Siap Wakili Provinsi ke Kejurnas Mamuju

    MN Rori Muldianto Juara Seleksi Catur Jambi, Siap Wakili Provinsi ke Kejurnas Mamuju

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Seleksi atlet catur Provinsi Jambi untuk ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2025 resmi berakhir. Dari lima atlet yang bertanding, Master Nasional (MN) Rori Muldianto berhasil keluar sebagai juara dan berhak mendapatkan tiket menuju Kejurnas yang akan digelar di Mamuju, Sulawesi Barat. Seleksi ini diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) […]

  • Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam naik lagi. Pada perdagangan hari ini, Kamis (9/110/2025), harga emas Antam melonjak sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.303.000 per gram. Ini reli rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) selama lima hari beruntun. Adanya kenaikan tersebut harga emas Antam termurah dengan ukuran 0,5 […]

  • Fitch Pertahankan Rating BBB untuk BCA, Outlook Negatif Bayangi Risiko Eksternal

    Fitch Pertahankan Rating BBB untuk BCA, Outlook Negatif Bayangi Risiko Eksternal

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Fitch Ratings mempertahankan peringkat kredit Bank Central Asia (BCA) di level investment grade. Dalam laporan terbarunya, Fitch menegaskan Long-Term Issuer Default Rating (IDR) BCA tetap di level BBB dengan outlook negatif. Di saat yang sama, Fitch Ratings Indonesia juga menahan National Long-Term Rating BCA di level AAA(idn) dengan outlook stabil. Fitch menyebut, kekuatan […]

  • Eks Dirut Bank Jateng Divonis Bebas, Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Kasus Kredit PT Sritex

    Eks Dirut Bank Jateng Divonis Bebas, Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Kasus Kredit PT Sritex

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung resmi mengajukan kasasi atas putusan bebas mantan Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, dalam perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit kepada PT Sritex. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan permohonan kasasi diajukan pada 11 Mei 2026. “Tim JPU telah menyatakan kasasi terhadap putusan bebas tersebut,” kata […]

expand_less