Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kinerja usaha sektor pertanian di Provinsi Jambi terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai 191,90, meningkat dibandingkan Januari 2026 yang berada pada level 179,05.

NTUP merupakan salah satu indikator yang menggambarkan kemampuan usaha pertanian dalam menghasilkan pendapatan dibandingkan dengan biaya produksi dan penambahan barang modal. Semakin tinggi nilai NTUP, semakin baik kemampuan pelaku usaha pertanian dalam menjalankan usahanya.

Data BPS yang diperbarui pada 1 Juli 2026 menunjukkan peningkatan NTUP Provinsi Jambi berlangsung secara konsisten sepanjang semester pertama tahun ini. Pada Januari 2026, NTUP tercatat sebesar 179,05. Nilai tersebut meningkat menjadi 182,43 pada Februari, kemudian naik lagi menjadi 184,26 pada Maret.

Tren positif berlanjut pada April dengan NTUP mencapai 188,80, kemudian meningkat menjadi sekitar 191,90 pada Mei dan bertahan di level yang sama pada Juni 2026. Kondisi ini mengindikasikan bahwa secara umum usaha pertanian di Provinsi Jambi masih berada dalam kondisi yang cukup baik.

Kontributor terbesar terhadap tingginya NTUP berasal dari subsektor tanaman perkebunan rakyat. Pada Juni 2026, subsektor ini mencatat NTUP sebesar 214,95, menjadi yang tertinggi dibandingkan subsektor lainnya. Nilainya terus meningkat sejak Januari yang berada pada angka 198,13, kemudian naik menjadi 201,68 pada Februari, 204,49 pada Maret, 211,60 pada April, dan 214,24 pada Mei.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa usaha perkebunan rakyat, terutama komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan pinang, masih menjadi penopang utama perekonomian pertanian di Provinsi Jambi.

Subsektor hortikultura juga mencatat performa yang cukup baik. Setelah mengalami fluktuasi pada awal tahun, NTUP hortikultura meningkat menjadi 130,70 pada Juni 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang semester pertama tahun ini setelah sempat berada di level 114,11 pada Januari, melonjak menjadi 128,02 pada Februari, kemudian turun menjadi 106,97 pada April sebelum kembali menguat.

Sementara itu, subsektor tanaman pangan justru mengalami sedikit pelemahan. NTUP tanaman pangan tercatat sebesar 110,32 pada Juni, lebih rendah dibandingkan Januari yang mencapai 114,07. Meski demikian, nilainya masih berada di atas angka 100 yang menunjukkan usaha tani pada subsektor ini masih memberikan keuntungan.

Berbeda dengan subsektor perkebunan, sektor peternakan mengalami tekanan. NTUP peternakan turun menjadi 97,74 pada Juni 2026 dari 101,94 pada Januari. Nilai yang berada di bawah 100 mengindikasikan biaya usaha yang dikeluarkan peternak lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan yang diterima.

Di subsektor perikanan, kondisi usaha relatif stabil. NTUP perikanan tercatat sebesar 103,83 pada Juni. Pada kelompok perikanan tangkap, nilainya mencapai 103,54, sedangkan perikanan budidaya berada pada level 104,83. Kedua subsektor tersebut masih menunjukkan kemampuan usaha yang cukup baik meskipun pertumbuhannya tidak sebesar subsektor perkebunan rakyat.

Secara keseluruhan, peningkatan NTUP Provinsi Jambi pada semester pertama 2026 menunjukkan sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Namun demikian, perbedaan kinerja antar subsektor menjadi perhatian tersendiri, terutama bagi sektor peternakan yang mengalami penurunan sehingga memerlukan strategi penguatan produktivitas dan efisiensi usaha.

Data NTUP ini juga menjadi salah satu indikator penting dalam melihat tingkat kesejahteraan pelaku usaha pertanian serta efektivitas kegiatan produksi di sektor pertanian Provinsi Jambi.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi 2026. Data diperbarui 1 Juli 2026.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali melonjak. Hari ini harga emas Antam tembus Rp 2.360.000 per gram karena naik Rp 29.000. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa terbaru harga emas Antam. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1,23 juta, sedangkan yang termahal Rp2,3 miliar. Atas kenaikan yang terjadi […]

  • Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

    Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Bahlil menyebutkan, cadangan energi nasional saat ini berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan pemerintah. “Stok BBM kita batas minimumnya 18 hari. Saat ini […]

  • Perak Antam Anjlok Lagi, Sentuh Rp43.050 per Gram

    Perak Antam Anjlok Lagi, Sentuh Rp43.050 per Gram

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali anjlok pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Logam mulia tersebut kini berada di level Rp43.050 per gram. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam anjlok sebesar Rp150 hingga menjadi Rp43.050 per gram, dari semula Rp43.200 per gram. Meski penurunan tergolong tipis, pelemahan ini tetap menjadi perhatian pelaku pasar […]

  • IHSG Dibuka Melemah, Imbas Sentimen Royalti Energi dan Geopolitik

    IHSG Dibuka Melemah, Imbas Sentimen Royalti Energi dan Geopolitik

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Senin (!!/5/2026) dibuka melemah 9,46 poin atau sekitar 0,14 persen ke level 6.959,94. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menilai laju pergerakan IHSG selama tiga hari perdagangan ke depan akan banyak dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global dan kebijakan […]

  • Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

    Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian Daerah Jambi menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, Jumat (13/3/2026), dan diikuti oleh masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran. Program […]

  • Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi-Cumi ke Vietnam Senilai Rp838 Juta, Bukti Potensi Laut Bumi Anoa

    Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi-Cumi ke Vietnam Senilai Rp838 Juta, Bukti Potensi Laut Bumi Anoa

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencatat capaian positif di sektor kelautan dengan mengekspor 11,7 ton cumi-cumi (Loligo sp) ke Vietnam, dengan nilai transaksi mencapai Rp838 juta. Wakil Gubernur Sultra Hugua mengatakan, ekspor ini merupakan bagian dari tren positif sektor kelautan yang terus tumbuh di wilayah Bumi Anoa. “Ekspor hari ini merupakan rangkaian […]

expand_less