Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sab, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat, 25 Oktober 2025, melanjutkan kenaikan sebelumnya dan tetap berada di jalur penguatan mingguan. Kenaikan harga dipicu oleh sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia, yang menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan global.
Mengutip CNBC, harga minyak Brent berjangka turun tipis 7 sen atau 0,12 persen menjadi USD 65,91 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 32 sen atau 0,52 persen ke level USD 61,47 per barel.
Analis Senior Price Futures Group, Phil Flynn, menyebut kenaikan harga masih dipengaruhi oleh efek sanksi AS terhadap Rusia. “Ini karena sanksi,” ujar Flynn.
Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak lebih dari 5 persen pada Kamis setelah pengumuman sanksi tersebut. Lonjakan itu menempatkan minyak di jalur kenaikan mingguan sekitar 7 persen, menjadi yang tertinggi sejak pertengahan Juni.
Meski beberapa pekan terakhir harga minyak sempat melemah akibat kekhawatiran kelebihan pasokan dari OPEC+, data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan permintaan minyak masih tinggi dan belum ada indikasi surplus pasokan.
Kondisi pasar kini kembali dalam situasi backwardation, di mana harga kontrak jangka pendek lebih tinggi dari kontrak jangka panjang. Ini menandakan pelaku pasar mulai mengantisipasi potensi kekurangan pasokan dalam waktu dekat.
Perubahan tren ini menunjukkan bahwa sanksi dan ketegangan geopolitik masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga energi global, terutama di tengah upaya negara-negara produsen menjaga stabilitas pasokan.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar