Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » 5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara besar dipastikan absen di ajang Piala Dunia 2026 setelah gagal melewati babak kualifikasi. Hasil ini menjadi kejutan besar dalam peta persaingan sepak bola dunia.

Turnamen empat tahunan tersebut memang selalu menghadirkan drama, termasuk tersingkirnya tim-tim unggulan yang selama ini menjadi langganan tampil di putaran final.

Italia Kembali Gagal

Sorotan utama tertuju pada Timnas Italia yang kembali gagal lolos. Italia tersingkir usai kalah 1-4 dari Bosnia dan Herzegovina di babak playoff.

Kegagalan ini menjadi yang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya absen pada edisi 2018 dan 2022. Bahkan, penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim tidak mampu menyelamatkan langkah Italia.

Polandia Tersingkir Dramatis

Timnas Polandia juga harus menelan pil pahit. Meski diperkuat pemain bintang seperti Robert Lewandowski, mereka kalah 2-3 dari Swedia di final playoff zona Eropa.

Denmark Gagal Lewat Adu Penalti

Nasib serupa dialami Timnas Denmark. Tim yang kerap menjadi kuda hitam ini harus mengakui keunggulan Republik Ceko lewat adu penalti.

Padahal, Denmark sebelumnya tampil cukup konsisten di turnamen besar seperti Piala Dunia 2018 dan 2022.

Nigeria Tumbang di Afrika

Dari Afrika, Timnas Nigeria gagal melangkah ke putaran final setelah kalah adu penalti dari Republik Demokratik Kongo.

Tim berjuluk Super Eagles itu sebelumnya dikenal sebagai salah satu kekuatan utama Afrika yang rutin tampil di Piala Dunia sejak 1994.

Chile Terpuruk di Klasemen

Sementara itu, Timnas Chile kembali gagal setelah hanya finis di peringkat ke-10 kualifikasi zona Amerika Selatan. Performa Chile memang terus menurun dalam satu dekade terakhir, membuat mereka absen tiga edisi berturut-turut sejak 2018.

Absennya tim-tim besar ini menjadi bukti ketatnya persaingan di kualifikasi Piala Dunia. Selain faktor teknis, minimnya regenerasi pemain hingga tekanan laga tandang menjadi tantangan besar bagi setiap negara.

Di sisi lain, kegagalan tim besar membuka peluang bagi negara-negara baru untuk tampil dan menciptakan kejutan di panggung dunia.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melejit, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 2.360.000 per Gram

    Melejit, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 2.360.000 per Gram

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melejit pada Selasa (11/11/2025). Nilai emas Antam melejit sebesar Rp 27.000 menjadi Rp 2.360.000 per gram. Sementara, harga emas kepingan Antam terkecil berukuran 0,5 gram mencapai Rp1.216.500. Sedangkan emas terbesar berukuran 1.000 gram dibanderol Rp2.273.600.000. Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam   sebesar […]

  • Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

    Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan gubernur dan wakil gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia mendatangi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10/2025). Pertemuan itu berlangsung panas setelah para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (Appsi) menyampaikan protes keras atas kebijakan pemotongan transfer ke daerah (TKD) dalam APBN […]

  • Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Percasi Kabupaten Bungo memastikan diri sebagai juara umum dalam Turnamen Catur Bulanan Non Master Seri II yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci. Dari total 106 pecatur yang ambil bagian, Bungo tampil konsisten dan dominan hingga babak terakhir yang berlangsung dramatis. Penentuan juara berlangsung menegangkan di dua […]

  • Pagi Ini Rupiah Melemah Jadi Rp16.726 per Dolar AS

    Pagi Ini Rupiah Melemah Jadi Rp16.726 per Dolar AS

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah di awal perdagangan hari ini, Senin (17/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.726 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.707 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 99,38. Penurunan terhadap rupiah juga dialami mata uang di kawasan […]

  • Danantara Buka Lelang Proyek Sampah jadi Listrik di 7 Kota per 6 November

    Danantara Buka Lelang Proyek Sampah jadi Listrik di 7 Kota per 6 November

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Danantara Investment Management (Persero) atau Danantara akan mulai melaksanakan lelang proyek pengolahan sampah menjadi listrik (waste to energy/WtE) di tujuh kota dan kabupaten di Indonesia pada 6 November 2025 mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur energi terbarukan berbasis sampah perkotaan sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 […]

  • Jangan Tahan Gas di Tanjakan! Begini Cara Aman Berhenti Pakai Mobil Matik Menurut Ahli

    Jangan Tahan Gas di Tanjakan! Begini Cara Aman Berhenti Pakai Mobil Matik Menurut Ahli

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saat berkendara di jalan menanjak, banyak pengemudi mobil transmisi otomatis atau matik masih memilih menahan gas agar mobil tidak mundur. Namun, kebiasaan ini justru bisa menimbulkan kerusakan serius pada sistem transmisi. Pemilik bengkel Dokter Mobil, Lung Lung, menjelaskan bahwa menahan mobil di tanjakan dengan gas membuat transmisi bekerja ekstra keras. “Kalau mobil matik […]

expand_less