Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Rupiah Menguat, Ini Daftar Kurs Dolar AS BCA, Mandiri, BRI dan BNI

Rupiah Menguat, Ini Daftar Kurs Dolar AS BCA, Mandiri, BRI dan BNI

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah berbalik arah pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Setelah ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya, kini mata uang Indonesia kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.955 per dolar AS. Rupiah menguat 11 poin atau 0,06 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.966 per dolar AS.

Penguatan tipis tersebut membuat rupiah kembali menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Namun, jaraknya masih sangat dekat.

Pergerakan rupiah tersebut juga berlangsung di tengah posisi indeks dolar AS yang tercatat berada di level 102,107.

Adapun kurs jual beli dolar AS di bank BCA, Bank Mandiri, hingga bank BRI dan BNI pada Kamis (1/10/2026) sebagai berikut:

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk pada pukul 09.07 WIB menetapkan kurs dolar AS melalui e-rate dengan harga beli sebesar Rp17.920 dan harga jual Rp17.940 per dolar AS.

Sementara itu, untuk transaksi TT counter, BCA mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.755 dan harga jual Rp18.035.

Untuk transaksi melalui bank notes, harga beli dolar AS juga berada di level Rp17.755, sedangkan harga jual ditetapkan sebesar Rp18.035.

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menetapkan kurs dolar AS untuk special rate dengan harga beli Rp17.880 dan harga jual Rp17.910 per dolar AS.

Untuk transaksi TT counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.690 dan harga jual Rp17.990.

Sedangkan melalui bank notes, harga beli dolar AS dipatok Rp17.670 per dolar AS. Adapun harga jualnya mencapai Rp17.970 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.914 per dolar AS.

Sementara harga jual dolar AS berada di level Rp17.941 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada pukul 09.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.935 dan harga jual Rp17.965 per dolar AS untuk transaksi special rates.

Kemudian, untuk TT Counter, BNI mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.735 dan harga jual Rp18.035.

Sementara untuk transaksi bank notes, harga beli dolar AS ditetapkan sebesar Rp17.800, sedangkan harga jual berada di level Rp18.100 per dolar AS.

Perlu dicatat, kurs dolar AS di masing-masing bank dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan kebijakan bank. Perbedaan metode transaksi juga membuat kurs jual dan beli yang berlaku tidak selalu sama.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsumen Tidak Selalu Mencari Harga Murah, Apa yang Sebenarnya Mereka Beli?

    Konsumen Tidak Selalu Mencari Harga Murah, Apa yang Sebenarnya Mereka Beli?

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persaingan bisnis semakin membuat harga bukan satu-satunya faktor yang menentukan keputusan konsumen. Produk yang sama-sama tersedia di pasar dapat memiliki tingkat penjualan berbeda karena pengalaman, lokasi, pelayanan dan reputasi. BPS Jambi dalam publikasi pola konsumsi masyarakat 2025 menempatkan pengeluaran rumah tangga sebagai salah satu indikator untuk membaca kondisi kesejahteraan masyarakat. Data tersebut tersedia […]

  • Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Membuka Usaha di Jambi?

    Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Membuka Usaha di Jambi?

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menentukan modal usaha menjadi salah satu keputusan awal yang menentukan keberlangsungan bisnis. Bagi calon pengusaha di Jambi, kebutuhan modal tidak hanya mencakup biaya menyewa tempat atau membeli peralatan, tetapi juga modal kerja hingga cadangan kas. Data BPS melalui publikasi Profil Industri Mikro dan Kecil Provinsi Jambi 2024 menunjukkan bahwa karakteristik industri mikro dan […]

  • Kereta Cepat Jakarta Bandung

    Soal Utang Kereta Cepat, Menkeu: Untungnya ke Dia, Susahnya ke Kita

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus mengemuka. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa utang tersebut tak bakal ditanggung APBN. Diberitakan Tempo.co, menurut Purbaya Danantara, sebagai lembaga pengelola perusahaan-perusahaan BUMN, sudah mengambil lebih dari Rp 80 triliun dividen BUMN. Seharusnya, kata Menkeu, Danantara menyelesaikan permasalahan dari dividen tersebut. Menurut […]

  • Prabowo Subianto Saksikan MoU Danantara–Hisense, Jajaki Kerja Sama Teknologi

    Prabowo Subianto Saksikan MoU Danantara–Hisense, Jajaki Kerja Sama Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan Hisense Group di Kertanegara, Jakarta. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan MoU tersebut menjadi langkah awal dalam penjajakan kerja sama di bidang teknologi. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, […]

  • IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dalam laporan World Economic Outlook edisi April 2026, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027. Selain itu, tingkat inflasi diproyeksikan naik menjadi 3 persen pada 2026, […]

  • B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menandai langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi, dengan seluruh bahan baku dipastikan berasal dari dalam negeri tanpa impor. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi […]

expand_less