Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pelabuhan Ujung Jabung Kembali Dilirik Investor, Proyek Rp222 Miliar Menanti Kelanjutan

Pelabuhan Ujung Jabung Kembali Dilirik Investor, Proyek Rp222 Miliar Menanti Kelanjutan

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelabuhan Ujung Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali mendapat perhatian setelah perusahaan internasional gabungan Amerika Serikat dan Dubai menyatakan minat untuk terlibat dalam pengembangannya. Peluang tersebut muncul ketika proyek yang digagas sejak 2013 itu masih belum beroperasi secara penuh.

Gubernur Jambi Al Haris pada Maret 2026 menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap investor yang ingin melanjutkan pengembangan pelabuhan tersebut. Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya menyerahkan upaya pencarian investor kepada Kementerian Perhubungan karena kemampuan APBD untuk membiayai kelanjutan proyek dinilai terbatas.

Persoalan Ujung Jabung bukan proyek baru. Pembangunannya dimulai pada 2013 di kawasan Sungai Itik, Kecamatan Sadu, dengan kawasan sekitar 4.200 hektare. Sejumlah fasilitas awal telah dibangun, termasuk tiang pancang dan pondasi. Namun pembangunan kemudian mengalami stagnasi.

Nilai investasi pemerintah yang telah masuk juga tidak kecil. Kejaksaan Tinggi Jambi pada 2026 menyebut total dana yang telah dikucurkan untuk pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur Pelabuhan Ujung Jabung ditaksir mencapai Rp222 miliar. Proyek tersebut kini juga menjadi bagian dari penanganan hukum terkait dugaan korupsi pengadaan tanah, yang masih dalam proses penyidikan.

Dalam catatan pembangunan sebelumnya, terdapat pula alokasi sekitar Rp98 miliar dari APBD Provinsi Jambi, Rp201 miliar dari APBN Kementerian Perhubungan periode 2014–2019 dan Rp45 miliar dari Kementerian PUPR. Perbedaan angka tersebut menunjukkan adanya beberapa periode dan komponen pendanaan, sehingga tidak dapat dijumlahkan sebagai satu angka kumulatif tanpa rekonsiliasi dokumen anggaran.

Salah satu persoalan utamanya adalah keterbatasan kemampuan fiskal daerah untuk meneruskan proyek berskala besar. Pada 2025, Pemprov Jambi menyatakan pembangunan diambil alih Kementerian Perhubungan dan pemerintah pusat mencari skema pendanaan serta investor swasta. Kemenhub sendiri disebut belum memiliki dana pembangunan yang cukup untuk melanjutkan proyek tersebut.

Selain persoalan pembiayaan, status kewenangan dan belum tuntasnya pembangunan fasilitas pelabuhan juga menjadi hambatan. Dokumen Pemprov Jambi menyebut pembangunan Ujung Jabung yang belum selesai telah menghambat optimalisasi konektivitas ekonomi kawasan.

Persoalan tersebut menjadi semakin serius karena pembangunan akses menuju kawasan juga pernah menghadapi masalah. Pada 2026, Kejati Jambi mengungkap proyek jalan menuju Ujung Jabung yang direncanakan sejak 2011 tidak menunjukkan progres fisik meski anggaran pembebasan lahannya telah dikucurkan.

Padahal, posisi Ujung Jabung cukup strategis. Pelabuhan ini berada di pesisir timur Jambi dan masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, sehingga berpotensi menjadi pintu keluar-masuk komoditas Jambi menuju pasar domestik maupun internasional.

Potensi ekonominya juga berkaitan langsung dengan struktur produksi Jambi. Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu basis pertanian, perkebunan, perikanan dan sumber daya alam. Jika pelabuhan berfungsi optimal, komoditas seperti kelapa, sawit, hasil perikanan dan produk industri pengolahan dapat memiliki jalur distribusi yang lebih dekat ke pasar.

Manfaat ekonominya tidak berhenti pada aktivitas bongkar muat. Pelabuhan dapat menciptakan kebutuhan terhadap angkutan barang, pergudangan, cold storage, jasa logistik, perbankan, perawatan kapal, perdagangan, perhotelan hingga industri pengolahan.

Karena itu, masuknya investor pada 2026 menjadi peluang untuk menghidupkan kembali proyek yang telah menyerap ratusan miliar rupiah tersebut. Namun, investasi baru tidak cukup hanya membangun dermaga. Pelabuhan harus terhubung dengan jalan, kawasan industri, sumber komoditas dan pasar.

Jika seluruh rantai tersebut terbentuk, Ujung Jabung berpotensi berubah dari proyek infrastruktur yang tertunda menjadi simpul logistik dan perdagangan yang menghubungkan sentra produksi Jambi dengan pasar regional dan internasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US.000

    Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US$89.000

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga Bitcoin kembali tertekan pada perdagangan akhir pekan. Aset kripto terbesar di dunia ini sempat turun ke bawah level US$88.000 di tengah tekanan jual lanjutan, sementara Chairman Strategy Michael Saylor kembali memberi sinyal akan menambah kepemilikan Bitcoin. Mengacu data TradingView, harga Bitcoin sempat anjlok ke level terendah dua pekan di US$87.600 pada perdagangan […]

  • Pinjaman Online untuk Biaya Pendidikan: Solusi Cepat Saat Mendesak

    Pinjaman Online untuk Biaya Pendidikan: Solusi Cepat Saat Mendesak

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Biaya pendidikan, mulai dari uang pangkal, biaya semester, hingga perlengkapan belajar, kerap menjadi tantangan finansial bagi keluarga muda. Ketika dana darurat belum mencukupi, pinjaman online muncul sebagai solusi cepat dan praktis. Layanan ini menawarkan beberapa keuntungan: Cepat dan Praktis – Proses pengajuan bisa dilakukan secara online dari rumah tanpa harus ke bank. Tanpa […]

  • AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

    AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (3/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. AHY menyebutkan, pertemuannya dengan Presiden dilakukan untuk menyampaikan laporan perkembangan proyek dan meminta arahan terkait […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70 Ribu

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70 Ribu

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami perubahan pada Kamis (20/8/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako masih berada dalam kondisi stabil. Namun, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini berada di harga Rp70.000 per kilogram, […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Rp16.573 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Menguat Rp16.573 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (16/10/2025) pagi. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.573 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.576 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,38%, disusul won […]

  • 10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

    10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyakit jantung kerap datang tanpa gejala yang jelas. Banyak penderita baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap serius. Padahal, tanda-tanda awal sebenarnya sering muncul, tetapi kerap diabaikan atau disalahartikan sebagai keluhan ringan. Berdasarkan informasi dari Siloam Hospitals, mengenali gejala awal penyakit jantung sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya. Salah satu gejala […]

expand_less