Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kota Tua Jambi Dihidupkan Lagi, UMKM Kuliner Mulai Bergerak, Pasar Jambi Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Kota Tua Jambi Dihidupkan Lagi, UMKM Kuliner Mulai Bergerak, Pasar Jambi Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru

  • account_circle say say
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kawasan Pasar Jambi kembali mendapat perhatian sebagai salah satu titik ekonomi potensial di pusat Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi pada April 2026 resmi meluncurkan Wisata Kuliner Kota Tua di kawasan depan Hotel Duta, Kecamatan Pasar, sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan wisata di kawasan bersejarah tersebut.

Program ini tidak hanya menyasar sektor pariwisata, tetapi juga membuka ruang baru bagi pelaku UMKM kuliner, ekonomi kreatif, fesyen dan usaha berbasis komunitas. Pemerintah menggandeng BUMD PT Siginjai Sakti sebagai pengelola kawasan.

Sebelum pembukaan, jumlah pendaftar tenant disebut hampir mencapai 60 pelaku usaha, sementara tahap awal dibatasi sekitar 40 tenant. Pelaku usaha lokal menjadi prioritas, terutama yang bergerak di bidang kuliner. Tenant mendapatkan fasilitas seperti tenda, listrik, meja dan perlengkapan pendukung dengan retribusi Rp27.500 per hari.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kuliner malam menjadi salah satu bisnis yang paling cepat mendapatkan ruang di kawasan Kota Tua. Selain makanan tradisional dan kuliner kekinian, pemerintah juga membuka peluang bagi kegiatan fesyen, pameran batu akik, pertunjukan seni, live music dan kegiatan komunitas. Aktivitas budaya bahkan mulai rutin digelar untuk menarik pengunjung pada malam hari.

Dari sisi pasar, Kecamatan Pasar memiliki karakter yang cukup unik. Data kependudukan 2025 mencatat jumlah penduduk Kecamatan Pasar Jambi sekitar 10.954 jiwa. Angka tersebut relatif kecil dibandingkan kecamatan lain di Kota Jambi, tetapi kawasan ini memiliki kepadatan penduduk tinggi karena luas wilayahnya hanya sekitar 1,67 kilometer persegi.

Artinya, kekuatan Pasar Jambi bukan semata-mata berasal dari jumlah penduduk yang tinggal di dalam kecamatan. Traffic pekerja, pedagang, konsumen, wisatawan dan masyarakat dari kecamatan lain menjadi faktor yang jauh lebih penting.

Pemerintah sendiri menargetkan kawasan Kota Tua beroperasi setiap hari pukul 17.00–23.00 WIB, sehingga terbentuk aktivitas ekonomi malam yang sebelumnya relatif terbatas.

Jika konsisten dikembangkan, Pasar Jambi berpeluang berubah dari sekadar kawasan perdagangan lama menjadi pusat kuliner malam, wisata sejarah dan ekonomi kreatif.

Dalam perspektif Location Matters 2026, Pasar Jambi menarik bukan karena memiliki populasi terbesar, melainkan karena memiliki history, density, accessibility dan existing traffic yang sudah terbentuk.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Caketum HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Caketum HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI periode 2026–2029, Reynaldo Bryan, menegaskan pentingnya peran pengusaha lokal sebagai motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Reynaldo, penguatan ekonomi tidak dapat hanya bertumpu pada pusat, melainkan harus dimulai dari daerah melalui lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang tangguh dan berdaya saing. “Tidak ada rumus pertumbuhan ekonomi […]

  • Bulog Perkuat Distribusi Beras SPHP ke Wilayah Terpencil Papua Jelang Nataru

    Bulog Perkuat Distribusi Beras SPHP ke Wilayah Terpencil Papua Jelang Nataru

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog memperkuat distribusi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke sejumlah wilayah yang sulit dijangkau di Papua, mencakup Pegunungan Bintang, Nduga, Yahukimo, dan Intan Jaya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari menyampaikan bahwa wilayah […]

  • Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

    Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Roti dengan masa simpan hingga enam bulan kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah masih aman dikonsumsi? Produk roti awet biasanya melalui proses pengolahan, pengemasan, dan penambahan bahan tertentu untuk memperpanjang daya tahan. Ahli Gizi sekaligus Ketua PD Asosiasi Dietisien Indonesia (Asdi) Jakarta Siti Dharma Azizah mengatakan, roti yang mengandung pengawet, dan legal alias […]

  • Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memberitahu bahwa tahun depan tidak ada insentif untuk mobil listrik. Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin pemerintah memiliki solusi terbaik. Alasan pemerintah tidak lagi memberikan insentif untuk mobil listrik adalah karena saat ini sudah banyak mobil listrik yang dirakit secara lokal. Selain itu, banyak juga mobil listrik yang harganya […]

  • Industri Konstruksi Bangkit, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp20 Triliun pada 2026

    Industri Konstruksi Bangkit, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp20 Triliun pada 2026

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) optimistis industri konstruksi nasional akan kembali bergairah pada 2026. Perseroan menargetkan kontrak baru senilai Rp20 triliun, seiring membaiknya kondisi pasar dan restrukturisasi keuangan yang sudah dilakukan sepanjang tahun ini. Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menjelaskan bahwa target tersebut tengah dibahas dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran […]

  • Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS memberikan dampak yang beragam terhadap pasar saham Indonesia. Di tengah tekanan mata uang, sejumlah sektor justru diuntungkan, sementara sektor lainnya menghadapi kenaikan biaya dan tekanan margin. Head of Research RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai prospek pasar saham Indonesia pada 2026 […]

expand_less