D’moroy Raih Penghargaan Best Prize Natural Fibers di INACRAFT 2026
- account_circle Fitri Amalia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Deni Moroyati, Founder dari D'moroy (kiri) memperlihatkan penghargaan INACRAFT AwARD 2026. foto:jambisnis
JAMBISNIS.COM – Kabar membanggakan datang dari sektor UMKM. Brand kriya asal Jambi, D’moroy (PT Dmoroy Kreasi Alam Nusantara), berhasil meraih penghargaan dalam ajang INACRAFT Awards 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4 hingga 8 Februari 2026.
D’moroy memenangkan penghargaan Best Prize Natural Fibers (serat alam), yang merupakan salah satu kategori bergengsi dalam industri kerajinan berbasis bahan ramah lingkungan. Adalah Takui, produk yang berhasil memenangkan hati para juri.
Deni Moroyati, Founder dari D’moroy mengatakan Takui sebutan untuk bakul atau trei sebagai wadah serba guna yang terbuat dari daun pandan hutan. “Dalam Takui ini ada filosofi Jambi, kita angkat muatan lokal juga dan produk ini dibuat dan diwarnai dengan bahan alami,” ujar Deni Moroyati, Kamis (19/02/2026).
Dirinya juga tidak menyangka Takui mendapat penghargaan di antara banyak produk unggulan D’moroy lainnya. “Prosesnya cepat sekali, setelang mengikuti prosesnya besoknya kita dikabari produk kita masuk nominasi dan Alhamdulillah kita meraih penghargaan, ini seperti mimpi, kita juga kaget,” kenangnya.
Ajang INACRAFT sendiri dikenal sebagai pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, yang mempertemukan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Keberhasilan D’moroy ini menunjukkan bahwa produk UMKM daerah mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan memiliki potensi untuk menembus pasar global. D’moroy dikenal sebagai produsen kerajinan berbasis serat alam seperti daun pandan, yang diolah menjadi berbagai produk seperti tas, wadah, produk rumah, hingga aksesoris dengan sentuhan desain modern dan nilai budaya lokal.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa tren produk ramah lingkungan dan berbasis kearifan lokal semakin diminati, baik di pasar domestik maupun internasional.
Dengan capaian ini, Deni berharap D’moroy dapat terus berkembang dan menjadi representasi UMKM Indonesia yang mampu naik kelas dan bersaing di pasar global.
“Selain produk yang kita maksimalkan, jangan pernah berhenti belajar dan terus mencari tahu untuk meningkatkan kualitas produk kita dan bagaimana kita menjaga konsistensi untuk tetap fokus, semangat serta capacity building, semua harus selaras dan seimbang,” tutupnya. (*)
Baca berita bisnis Jambi di www.jambisnis.com
- Penulis: Fitri Amalia


Saat ini belum ada komentar