Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Recall Mobil Listrik Kona dan Ioniq, Hyundai Australia Laporkan Ini

Recall Mobil Listrik Kona dan Ioniq, Hyundai Australia Laporkan Ini

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Hyundai dikabarkan menarik kembali (recall) hampir 5.000 kendaraan listrik di Australia akibat potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Dilaporkan laman Drive seperti dilansir Antara pada Senin (20/4/2026) , penarikan ini diumumkan melalui otoritas setempat yang mencakup sejumlah model kendaraan listrik Hyundai yang dipasarkan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.

Sebanyak 4.888 unit kendaraan listrik (EV) Kona tahun 2018-2023 dan Ioniq tahun 2018-2022 dilaporkan mengalami potensi kerusakan pada perangkat lunak dalam Sistem Manajemen Baterai (BMS).

Dari kedua model tersebut, terdapat 3.478 unit Kona dan 1.402 unit Ioniq yang terpengaruh.

Masalah utama terletak pada battery management system (BMS) yang berpotensi mengalami kesalahan dan memicu korsleting listrik.

Kondisi tersebut dapat terjadi saat kendaraan sedang diisi daya maupun ketika dalam kondisi parkir.

Jika korsleting terjadi, terdapat risiko kebakaran yang dapat membahayakan penumpang, pengguna jalan lain, serta orang di sekitar kendaraan, termasuk potensi cedera serius hingga kematian.

Sebagai langkah penanganan, Hyundai akan menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak untuk melakukan pemeriksaan di diler resmi. Pemeriksaan ini mencakup diagnosis sistem dan pembaruan perangkat lunak, serta perbaikan komponen jika diperlukan tanpa biaya bagi konsumen.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proses evakuasi Kereta Api (KA) Purwojaya 58F yang anjlok di wilayah Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, telah rampung. Jalur hulu arah timur kini sudah kembali dapat dilalui kereta api secara terbatas setelah proses perbaikan selesai dilakukan oleh tim teknis PT KAI. “Pada pukul 04.47 WIB, KA 134 Parahyangan relasi Stasiun Gambir–Bandung menjadi kereta pertama […]

  • 10 Kue Lebaran Favorit di Indonesia

    10 Kue Lebaran Favorit di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hari Raya Idul Fitri tidak lengkap tanpa kue Lebaran. Sajian kue kering ini bukan hanya camilan keluarga, tapi juga bingkisan untuk kerabat dan tamu yang datang ke rumah. Setiap jenis kue memiliki tekstur dan rasa khas, dari manis, gurih, hingga perpaduan keduanya, yang membuat momen mudik dan berkumpul keluarga lebih hangat. 10 kue […]

  • Purbaya Jelaskan Alasan Pemda dan BUMD Kini Boleh Pinjam Dana ke Pemerintah Pusat

    Purbaya Jelaskan Alasan Pemda dan BUMD Kini Boleh Pinjam Dana ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan pemerintah pusat memberikan izin pinjaman kepada pemerintah daerah (pemda) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, kebijakan ini diterapkan untuk membantu daerah yang mengalami kekurangan kas sementara, terutama pada awal atau akhir tahun anggaran. “Kadang-kadang untuk awal tahun atau akhir tahun pemda kekurangan uang, ya untuk […]

  • Plus Minus Skema Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

    Plus Minus Skema Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah dan Danantara resmi mempertimbangkan skema baru untuk menangani utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Dalam skema tersebut, pemerintah akan mengambil alih pembiayaan infrastruktur, sementara Danantara menangani operasional. Model ini disebut selaras dengan Undang-Undang Perkeretaapian, namun para ekonom mengingatkan adanya risiko besar bagi APBN. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menjelaskan bahwa pembagian […]

  • Rupiah Melemah Tipis, Kini Rp16.605 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Tipis, Kini Rp16.605 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis pada Senin (27/10/2025). Rupiah melemah 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.605 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.602 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,11% ke level 98,84. Sementara mata uang di Asia bervariasi, seluruhnya menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi […]

  • Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah. CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian […]

expand_less